Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro
- PNM Peduli
Di tengah usaha yang nyaris terhenti itu, dan biaya pengobatan anak yang tak kunjung ringan, titik balik sesungguhnya datang pada 2018.
Leni bertemu program pembiayaan dan pemberdayaan Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero).
Pembiayaan ultra mikro tanpa agunan yang dirancang khusus bagi perempuan dengan usaha kecil seperti dirinya.
Modal awal Rp2.500.000 menjadi benih yang tumbuh bertahap hingga Rp10.000.000, sejalan dengan usaha pengolahan sampah yang kini mempekerjakan empat karyawan tetap.
Modal itu tidak berhenti mengubah usahanya saja, tetapi juga mengubah wajah komunitas di sekitarnya.
Lima belas perempuan yang mulanya bergabung dan menjalani proses pembekalan sebelum pencairan dana kini menjelma kelompok yang perlahan menggerakkan ekonomi warga sekitar Danau Sipin.
Kepercayaan yang tumbuh dari sana membuka pintu lebih lebar bagi Leni untuk terus berkembang, bukan hanya sebagai penerima modal, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem layanan keuangan yang lebih luas.
Dari Mekaar, langkah Leni berlanjut ke layanan lain dalam satu ekosistem yang sama.
"Sekarang alhamdulillah sayang dapat tambahan pemasukan jadi agen BRILink Mekaar, tetangga yang mau bayar listrik dan biaya sekolah anak tidak perlu jauh-jauh ke kota," ceritanya.
Selain itu, sebagai bekal masa depan keluarganya, Leni juga mulai menabung emas lewat Tabungan Emas Pegadaian, yang kini semakin mudah diakses dan dipantau lewat aplikasi digital.
Tiga layanan, tiga entitas, satu ekosistem yang sama, hadir dalam satu perjalanan hidup yang dulu nyaris putus asa.
Kerja keras yang dulu dipandang sebelah mata kini menuai pengakuan, termasuk penghargaan Kalpataru.
Namun bagi Leni, penghargaan sesungguhnya bukan piala di atas rak, melainkan danau yang kembali hidup dan anak-anak yang memiliki masa depan lebih cerah.
"Saya menangis, kenapa Allah punya cerita untuk saya begitu. Jadi saya bisa membantu teman-teman," ujarnya, mengenang perjalanan yang berawal dari satu perahu dan satu genggam sampah.
Perjalanan Leni yang berawal dari satu perahu dan satu genggam sampah itu, pada akhirnya bukan cerita tunggal.
Load more