News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IMF Peringatkan Utang Dunia Makin Berat, AS hingga Negara Berkembang Terancam Tertekan

IMF memperingatkan utang publik dunia hampir 100% PDB global. Beban bunga meningkat dan menekan ruang fiskal sejumlah negara.
Senin, 21 September 2026 - 19:31 WIB
Logo Dana Moneter Internasional (IMF) di kantor pusatnya di Washington
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Utang pemerintah kembali menjadi perhatian di tengah berbagai tekanan yang dihadapi perekonomian global pada 2026. Saat krisis muncul, pemerintah membutuhkan tambahan dana untuk menjaga aktivitas ekonomi. Namun, peningkatan utang yang terjadi ketika krisis tidak selalu diikuti penurunan yang sebanding setelah kondisi membaik.

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menyampaikan peringatan tersebut setelah menghadiri pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 di Asheville, Amerika Serikat, pada 1 September 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Georgieva mengatakan perekonomian dunia diperkirakan masih tumbuh sekitar 3 persen pada 2026. Namun, pertumbuhan tersebut berlangsung ketika risiko gangguan energi dan tekanan utang masih tinggi.

Menurut Georgieva, kondisi utang publik global kini perlu mendapat perhatian karena rasionya hampir menyentuh 100 persen dari produk domestik bruto (PDB) dunia.

Utang Naik Saat Krisis, Sulit Kembali Turun

Georgieva menggambarkan pergerakan utang pemerintah seperti anak tangga. Utang cenderung melonjak ketika terjadi guncangan, tetapi setelah kondisi kembali membaik, penurunannya tidak selalu mengikuti kenaikan sebelumnya.

"Pergerakan utang menyerupai anak tangga: naik tajam saat guncangan terjadi, lalu hanya sedikit turun atau tidak turun sama sekali setelahnya," ujar Georgieva dalam pernyataan resminya.

Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan rasio utang publik dunia terus meningkat. Ketika krisis terjadi, pemerintah membutuhkan pembiayaan lebih besar. Setelah krisis mereda, kewajiban yang sudah terlanjur bertambah tetap harus dibayar atau dikelola kembali.

Utang publik dunia kini disebut hampir mencapai 100 persen dari PDB global. Georgieva mengatakan rasio tersebut telah melampaui puncak yang tercatat setelah Perang Dunia II dan masih diperkirakan meningkat.

Data Trading Economics menunjukkan besarnya rasio utang terhadap PDB sejumlah negara pada 2025. Jepang berada pada sekitar 249 persen, Singapura 171 persen, Italia 137 persen, dan Amerika Serikat 123 persen. Sementara rasio utang Indonesia tercatat 41 persen.

Bunga Tinggi Persempit Ruang Anggaran

Persoalan utang tidak hanya berkaitan dengan besarnya pinjaman pemerintah. Negara yang harus membayar atau melakukan pembiayaan kembali utang lama juga menghadapi biaya pinjaman yang semakin tinggi.

Georgieva mengatakan imbal hasil obligasi di negara maju telah berada di level tertinggi dalam beberapa tahun. Kondisi tersebut turut meningkatkan biaya pinjaman di berbagai negara lainnya.

Tekanan tersebut dapat semakin terasa bagi negara berkembang dan negara berpendapatan rendah. Ketika anggaran pemerintah semakin banyak digunakan untuk membayar utang dan bunga, ruang untuk membiayai kebutuhan lain menjadi lebih terbatas.

Dana untuk pembangunan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan berpotensi menghadapi tekanan ketika pembayaran utang menyerap porsi anggaran yang lebih besar.

Pada saat bersamaan, pembiayaan dari luar negeri juga mengalami penurunan. Georgieva menyebut bantuan pembangunan resmi berkurang, begitu pula aliran dana baru dari sejumlah kreditur.

IMF menilai kondisi utang negara berkembang memang menunjukkan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, perkembangan tersebut belum terjadi secara merata.

Untuk negara yang sudah tidak mampu menanggung beban utangnya, Georgieva mendorong perbaikan proses penataan ulang utang. Ia juga meminta negara lebih transparan mengenai data utang dan memperkuat pengelolaannya agar lebih siap menghadapi guncangan berikutnya.

Utang AS Capai US$40,18 Triliun

Tekanan utang juga dihadapi Amerika Serikat (AS), meski negara tersebut merupakan perekonomian terbesar di dunia.

Secara nominal, utang pemerintah AS tercatat sekitar US$40,18 triliun pada Agustus 2026.

Pemerintah AS sebelumnya sempat mencatat penurunan defisit anggaran. Berdasarkan Fiscal Monitor IMF edisi April 2026, defisit turun dari 7,9 persen PDB pada 2024 menjadi 6,8 persen PDB pada 2025.

Salah satu faktor yang mendorong peningkatan penerimaan adalah pendapatan dari tarif impor. Penerimaan tersebut mencapai US$264 miliar sepanjang 2025.

Namun, penurunan defisit belum menghentikan kenaikan utang pemerintah AS. IMF memperkirakan defisit pemerintah AS masih berada di kisaran 7-8 persen PDB dalam beberapa tahun mendatang.

Pada saat yang sama, pembayaran bunga diperkirakan terus meningkat dan mendekati 5 persen PDB pada 2031.

Rasio Utang AS Diproyeksi 142 Persen PDB

Beban bunga yang semakin besar membuat pengelolaan anggaran pemerintah AS menghadapi tekanan tambahan. Ketika pengeluaran melampaui penerimaan, pemerintah perlu mencari pembiayaan tambahan melalui pinjaman.

Utang yang semakin besar kemudian menghasilkan kewajiban pembayaran bunga yang semakin tinggi.

IMF memperkirakan rasio utang publik AS dapat meningkat dari 123,9 persen PDB pada 2025 menjadi sekitar 142 persen PDB pada 2031.

IMF juga menyoroti perubahan struktur pembiayaan utang AS. Porsi surat utang berjangka pendek meningkat dalam satu dekade terakhir.

Surat utang berjangka pendek memiliki masa jatuh tempo lebih cepat sehingga pemerintah perlu lebih sering kembali ke pasar untuk mendapatkan pembiayaan. Ketika tingkat bunga sedang tinggi pada saat utang tersebut diperpanjang, biaya pembiayaan pemerintah dapat ikut meningkat.

Direktur Departemen Fiskal IMF Rodrigo Valdés kemudian meminta AS menyiapkan rencana yang jelas untuk menurunkan defisit. Menurutnya, penyesuaian yang diperlukan mencapai sekitar 4 poin persentase dari PDB.

Ia menyebut pasar masih memberikan waktu kepada AS, tetapi ruang tersebut tidak akan tersedia selamanya.

"AS tidak bisa menunggu selamanya," kata Valdés dalam pernyataannya pada 15 April 2026 yang dikutip Reuters.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini, 21-27 September 2026: Ada yang Dapat Peluang Tak Terduga

5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini, 21-27 September 2026: Ada yang Dapat Peluang Tak Terduga

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pekan ini, 21-27 September 2026: Ada yang dapat peluang tak terduga.
Data Coretax Diklaim Bocor, DJP Buka Suara dan Ungkap Kejanggalan

Data Coretax Diklaim Bocor, DJP Buka Suara dan Ungkap Kejanggalan

Data wajib pajak di Coretax diklaim bocor dan viral di media sosial. DJP membantah serta menyebut ada kejanggalan dalam data yang beredar.
Belum Tampil di V-League, Kondisi Megawati Hangestri Dipertanyakan Media Korea, Megatron Akhirnya Buka Suara

Belum Tampil di V-League, Kondisi Megawati Hangestri Dipertanyakan Media Korea, Megatron Akhirnya Buka Suara

Megawati Hangestri hingga kini belum tampil dalam pertandingan resmi V-League 2026-2027 bersama Hyundai Hillstate. Media Korea sempat pertanyakan Megatron.
Kompetisi Sudah Masuk Masa Jeda Internasional, Ini Update Pemain Timnas Indonesia yang Sudah Berkumpul Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Kompetisi Sudah Masuk Masa Jeda Internasional, Ini Update Pemain Timnas Indonesia yang Sudah Berkumpul Jelang FIFA ASEAN Cup 2026

Baik pemain yang tampil di Super League hingga abroad pun sudah mulai berkumpul bersama Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. 
KNPI Riau Dukung Realisasi Asta Cita Era Prabowo

KNPI Riau Dukung Realisasi Asta Cita Era Prabowo

Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Riau mendukung program penataan perkebunan kelapa sawit yang gencar dilakukan oleh pemerintah.
Rupiah Tertekan ke Rp17.847 per Dolar, BI Ungkap Biang Keroknya

Rupiah Tertekan ke Rp17.847 per Dolar, BI Ungkap Biang Keroknya

Bank Indonesia mengungkap faktor pelemahan rupiah ke Rp17.847 per dolar AS, mulai dari gejolak Timur Tengah hingga kebutuhan valas importir.

Trending

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video Mesum "A Day in My Life" Pasangan Sesama Jenis di Bogor Viral, Polisi Pastikan Keduanya Bukan Pelajar

Video mesum pasangan sesama jenis di Bogor berkedok “A Day in My Life” viral di jagat maya. Keduanya dipastikan bukan pelajar.
Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Resmi! Bilal Hasan Tarung di UFC 334, The IndoNinja Lawan Petarung Senior

Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan resmi akan kembali bertarung di UFC 334. The Indo Ninja akan berhadapan dengan atlet yang lebih senior Luis Gurule.
Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Gaji Megawati Hangestri di Liga Voli Korea Naik, Ini Rinciannya dari Red Sparks hingga Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri ternyata mengalami kenaikan gaji saat akan menjalani musim ketiganya di Liga Voli Korea 2026-2027. Nominal yang diterima Megatron bersama Hyundai Hillstate dikabarkan lebih tinggi ketimbang saat masih membela Red Sparks.
Soal Penyebutan Underbow PKI, DPP GMNI Laporkan Pejabat Kemenag Jatim ke Bareskrim, Ahmad Sruji Bahtiar Bilang Ini

Soal Penyebutan Underbow PKI, DPP GMNI Laporkan Pejabat Kemenag Jatim ke Bareskrim, Ahmad Sruji Bahtiar Bilang Ini

Ketua Umum DPP GMNI, Sujahri Somar menyebutkan bahwa DPP GMNI melaporkan sejumlah pihak dari lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) ke Bareskrim Polri. Hal ini
Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Satu Warga Lumajang Diduga Jadi Korban Kecelakaan KM Virgo

Seorang warga Kabupaten Lumajang, diduga ikut menjadi korban kecelakaan laut Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan.
Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Top 3 Voli: Pevoli Top Korea Ucapkan Selamat Ultah ke Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Hadirkan Food Truck, hingga Megatron Pecahkan Rekor

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut. 
Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang Tak Terduga! 5 Zodiak Ini Diprediksi Makin Bersinar Soal Karier Besok 22 September 2026

Peluang baru menanti! 5 zodiak ini diprediksi paling beruntung soal karier besok, 22 September 2026. Ada yang dilirik atasan hingga panen apresiasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT