News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahlil Ungkap Investasi PLTS 100 GW Tembus Rp1.306 Triliun, Ditarget Rampung 3 Tahun

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap investasi PLTS 100 GW mencapai US$70-73 miliar atau Rp1.306 triliun dan ditargetkan rampung tiga tahun
Selasa, 22 September 2026 - 19:30 WIB
Pabrik Furnitur di Jawa Timur Gunakan PLTS Atap
Sumber :
  • tim tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap kebutuhan investasi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt (GW) mencapai sekitar US$70 miliar hingga US$73 miliar.

Jika dikonversikan menggunakan asumsi kurs Rp17.895,94 per dolar AS, nilai investasi tersebut mencapai sekitar Rp1.252 triliun hingga Rp1.306 triliun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program pengembangan PLTS 100 GW tersebut menjadi salah satu program energi hijau yang diandalkan pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah menargetkan pembangunan proyek tersebut dapat diselesaikan dalam waktu tiga tahun.

Bahlil menyampaikan rencana tersebut dalam acara MKI Electricity Connect 2026 pada Selasa (22/9/2026). Menurutnya, pengembangan PLTS dengan kapasitas besar menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam menjalankan komitmen Indonesia terhadap target net zero emission (NZE).

Indonesia Tetap Kejar Target Net Zero Emission

Bahlil mengatakan pemerintah tetap mempertahankan komitmen terhadap target pengurangan emisi meskipun terdapat perubahan komitmen dari sejumlah negara terhadap Paris Agreement.

Ia menyebut Presiden Prabowo telah memberikan arahan agar Indonesia tetap konsisten mengejar target net zero emission yang telah ditetapkan.

"Forum ini menurut saya sangat penting untuk menyampaikan ini. Sekalipun negara-negara lain keluar daripada Paris Agreement untuk net zero emission dengan menggantikan fosil mereka kepada energi baru terbarukan, Bapak Presiden Prabowo memerintahkan kepada kita bahwa Indonesia, sekalipun negara yang hebat-hebat itu keluar, Indonesia tetap akan konsisten untuk memenuhi target net zero emission kita di 2050 sampai dengan 2060," kata Bahlil.

Komitmen tersebut kemudian diterjemahkan pemerintah melalui sejumlah program konkret di sektor ketenagalistrikan. Salah satunya melalui revisi dan implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL).

Dalam RUPTL tersebut, pemerintah mendorong porsi energi baru terbarukan (EBT) sekaligus menambah kapasitas PLTS hingga 100 GW.

"Caranya apa? Di RUPTL kita-kita dorong 70% adalah energi baru terbarukan dan kita menambah 100 gigawatt PLTS," ujar Bahlil.

Bahlil Sebut Ini Bukan Pasar Kecil

Bahlil menjelaskan kebutuhan investasi untuk membangun PLTS dengan kapasitas total 100 GW telah dihitung oleh Kementerian ESDM.

Nilai investasi yang berada di kisaran US$70 miliar hingga US$73 miliar tersebut menunjukkan besarnya peluang dalam pengembangan energi surya di Indonesia.

Ia menilai skala investasi tersebut membuat proyek PLTS 100 GW menjadi pasar yang besar. Karena itu, pemerintah tidak dapat menjalankan program tersebut sendirian dan membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Ini total investasi yang ada. Ini bukan bukan pasar kecil, Bapak Ibu semua. Ini pasar yang sangat besar. Nah, untuk bisa kita melakukan ini, maka harus ada kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pengusaha," kata Bahlil.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah merealisasikan pengembangan PLTS berkapasitas besar sesuai target yang telah ditetapkan.

Prabowo Sebut PLTS 100 GW untuk Kemandirian Energi

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan program PLTS 100 GW merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk memperkuat kemandirian dan swasembada energi Indonesia.

Presiden menyebut Indonesia memiliki kekayaan sumber daya energi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Potensi tersebut mencakup tenaga surya, panas bumi, gas, hingga minyak.

Menurut Prabowo, seluruh sumber energi tersebut perlu dimanfaatkan secara terpadu untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat meluncurkan sekaligus melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.

"Intinya 100 gigawatt kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri! Kita tidak akan takut perkembangan apa pun di bagian mana pun dunia," ujar Prabowo.

PLTS 100 GW dan Upaya Kurangi Impor Energi

Prabowo juga menekankan bahwa pengembangan energi surya tidak berdiri sendiri. Pemerintah akan mengoptimalkan berbagai sumber energi yang tersedia di dalam negeri.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi panas bumi, cadangan gas, serta sumber minyak yang harus terus dikembangkan. Pemanfaatan berbagai sumber tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.

"Dengan 100 gigawatt, dengan geothermal yang kita punya, dengan ladang-ladang gas yang kita sudah ketemukan, dengan lifting minyak yang harus naik terus, kita tidak boleh impor lagi 1 barel pun minyak!" tegas Prabowo.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasokan Batu Bara untuk Industri Semen Tersendat Akibat Sungai di Kalimantan Surut, ESDM Cari Alternatif

Pasokan Batu Bara untuk Industri Semen Tersendat Akibat Sungai di Kalimantan Surut, ESDM Cari Alternatif

ESDM mengalihkan pasokan batu bara dari sumber lain untuk memenuhi kebutuhan industri semen yang terganggu akibat sungai surut. Pemerintah menargetkan masalah tuntas pekan depan.
Siap-siap, Daerah Ini Bakal Jadi yang Pertama Rasakan Puncak Musim Hujan di Indonesia

Siap-siap, Daerah Ini Bakal Jadi yang Pertama Rasakan Puncak Musim Hujan di Indonesia

BMKG memprediksi puncak musim hujan di Indonesia mulai Desember 2026. Simak wilayah yang akan lebih dulu mengalami puncak musim hujan.
‎Bukan Malaysia, Kevin Diks Beberkan Fokus Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

‎Bukan Malaysia, Kevin Diks Beberkan Fokus Pertama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Ketiga negara tersebut akan menjadi penghalang pertama skuad Garuda dalam upaya melangkah lebih jauh di turnamen.
John Herdman Ingatkan Timnas Indonesia Waspadai 'Permainan Kotor' dalam Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Ingatkan Timnas Indonesia Waspadai 'Permainan Kotor' dalam Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026

John ‎Herdman mengaku mulai memahami karakter persaingan sepak bola Asia Tenggara setelah menangani Timnas Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Pengalaman di Piala AFF 2026 turut memberinya gambaran mengenai tantangan yang bisa kembali dihadapi skuad Garuda.
Tak Lagi Seperti di Man United, Ruben Amorim Mulai Beradaptasi dengan Skuad AC Milan

Tak Lagi Seperti di Man United, Ruben Amorim Mulai Beradaptasi dengan Skuad AC Milan

Ruben Amorim mulai menunjukkan perubahan pendekatan sejak menangani AC Milan. Pelatih asal Portugal itu kini terlihat lebih terbuka dalam menyesuaikan taktik.
Bandara Soetta Uji Coba Teknologi Baru Pengelolaan Sampah Tanpa Asap, Menuju "Zero Waste Zero Emisi"

Bandara Soetta Uji Coba Teknologi Baru Pengelolaan Sampah Tanpa Asap, Menuju "Zero Waste Zero Emisi"

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) melangkah makin progresif dalam pengelolaan lingkungan modern. Teknologi insinerator ramah lingkungan tanpa asap -

Trending

Siapa Savanna Azzahra? Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Sang Calon Suami, Kini Dikabarkan Meninggal Dunia

Siapa Savanna Azzahra? Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Sang Calon Suami, Kini Dikabarkan Meninggal Dunia

Sosok Savanna Azzahra mendadak buat simpati warganet setelah curhat jika calon suaminya berselingkuh dengan sang kakak. Kini, gadis itu dikabarkan telah wafat.
Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Perbandingan Gaji Megawati Hangestri di Red Sparks dan Hyundai Hillstate, Segini Nominalnya

Menilik perbandingan gaji Megawati Hangestri saat bergabung dengan Red Sparks dan Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea. Pevoli berjuluk Megatron itu dikabarkan mengalami kenaikan bayaran jelang tampil di musim ketiganya.
Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Pilu! Gadis Meninggal Dunia Tak Lama Setelah Calon Suaminya Selingkuh dengan Sang Kakak hingga Hamil

Viral di TikTok kisah memilukan dari gadis bernama Savanna Azzahra yang meninggal dunia setelah calon suaminya selingkuh dengan sang kakak hingga hamil 3 bulan.
Heboh, Video Viral ‘A Day in My Life’ Ternyata Cuma Satu dari 20 Konten, Polisi Ungkap Ada Bisnis Berbayar

Heboh, Video Viral ‘A Day in My Life’ Ternyata Cuma Satu dari 20 Konten, Polisi Ungkap Ada Bisnis Berbayar

Video ‘A Day in My Life’ yang viral di media sosial ternyata hanya satu dari sekitar 20 konten yang dibuat sejak Juli 2026. Polisi juga mengungkap sistem akses
Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett Sentil Keras Kemenangan Arman Tsarukyan di UFC 331

Paddy Pimblett memberi sorotan tajam terhadap kemenangan Arman Tsarukyan atas Mauricio Ruffy di UFC 331, meski mengakui brutalnya serangan siku yang mengakhiri
Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Heboh Video 'A Day In My Life' Tanpa Sensor Diburu di X, Polisi Ungkap Keduanya Bukan Pelajar dan Mengidap HIV

Berkaca dari kasus video a day in my life yang viral dikatakan polisi, kedua pemeran mengidap HIV. Penyakit yang perlu diwaspadai dan diketahui pencegahannya.
6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 23 September 2026: Pisces Siap-siap Banjir Cuan

6 Zodiak Ini Diprediksi Paling Berlimpah Rezeki pada 23 September 2026: Pisces Siap-siap Banjir Cuan

Memasuki Rabu, 23 September 2026, urusan keuangan menjadi salah satu hal yang menarik perhatian dalam ramalan zodiak. Siapa saja yang bakal berlimpah rezeki?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT