News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar Kota Bandung

BRI melalui BRI Peduli mengembangkan BRInita atau BRI Bertani di Kota, yaitu program pemberdayaan masyarakat berbasis urban farming yang mendorong pemanfaatan lahan terbatas menjadi ruang produktif.
Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:35 WIB
BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar Kota Bandung
Sumber :
  • istimewa

Bandung, tvOnenews.com - Di tengah perkembangan kawasan perkotaan yang semakin pesat, keterbatasan lahan menjadi salah satu tantangan dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus kualitas lingkungan. 

Konsep urban farming menjadi salah satu pendekatan yang dapat dilakukan dengan mengoptimalkan ruang terbatas di tengah permukiman menjadi lahan produktif untuk bertani dan berkebun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BRI melalui BRI Peduli mengembangkan BRInita atau BRI Bertani di Kota, yaitu program pemberdayaan masyarakat berbasis urban farming yang mendorong pemanfaatan lahan terbatas menjadi ruang produktif.

Program ini tidak hanya diarahkan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar mampu mengelola pertanian perkotaan secara mandiri dan berkelanjutan.

BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar Kota Bandung
BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar Kota Bandung
Sumber :
  • istimewa

Sebagai bagian dari rangkaian Inaugurasi BRI Fellowship Journalism 2026, pada Jumat, 30 Oktober 2026, BRI mengajak jurnalis terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia untuk melihat secara langsung praktik pemberdayaan masyarakat dan pengelolaan lingkungan melalui kegiatan Fellowship Journalism Menanam di BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar RW 03, Kota Bandung.

Para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep urban farming, tetapi turut terlibat dalam aktivitas masyarakat mulai dari menyemai benih, menanam bibit, melakukan penyiraman hingga memanen tanaman.

Melalui kegiatan ini, para jurnalis dapat melihat bagaimana ruang terbatas di kawasan perkotaan dapat dikelola secara kolaboratif untuk menghasilkan manfaat pangan, sosial, dan lingkungan.

BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar

BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar berlokasi di RW 03, Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung menjadi salah satu titik pelaksanaan Program BRInita dari BRI Peduli.

Memanfaatkan area sepanjang sekitar 60 meter dengan lebar 5 meter, masyarakat mengembangkan beragam tanaman pangan, buah, serta tanaman herbal dan rempah. Pengelolaan dilakukan bersama masyarakat, termasuk melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) Buruan Sae Pajajaran Hegar.

Saat ini terdapat beragam komoditas yang dikembangkan, di antaranya:
•    14 jenis sayuran dan umbi, antara lain terong, pakcoy, kangkung, bayam, tomat, brokoli, sawi romaine, kacang merah, buncis kenya, paria, katuk, ubi jalar, dan ubi yakon.
•    8 jenis buah-buahan, yaitu jeruk sambal, jeruk angka 8, jambu batu, jambu air, sawo, lengkeng, belimbing, dan pisang.
•    8 jenis tanaman herbal dan rempah, yakni cengkeh, sirih, lidah buaya, pandan, daun salam, serai, kunyit, dan jahe.

Hasil panen dari kawasan tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat untuk kebutuhan pangan sehari-hari dan mendukung kegiatan sosial di lingkungan sekitar, termasuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Posyandu dan masyarakat lanjut usia.

Dengan demikian, keberadaan BRInita tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi turut membangun ekosistem pangan pada tingkat komunitas dengan mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Dukungan BRI untuk BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar

BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar Kota Bandung
BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar Kota Bandung
Sumber :
  • istimewa

Pengembangan BRInita Buruan Sae Pajajaran Hegar turut diperkuat melalui dukungan sarana pertanian, perlengkapan budidaya, serta pengembangan produk yang diberikan secara bertahap pada 2025–2026.

Beberapa dukungan yang telah diberikan antara lain:
•    Pada 2025, BRI menyalurkan 16 jenis bantuan yang mencakup infrastruktur kebun, media tanam dan pupuk, bibit, pot tanaman, serta alat kebun.
•    Bantuan tersebut termasuk 200 tanaman siap tanam, 250 pot tanaman, benih kangkung, pupuk, tandon air 500 liter, instalasi siram tetes, serta berbagai peralatan kebun.
•    BRI juga mendukung pengembangan vertical garden melalui 3.460 pot dan bibit tanaman beserta teralis pendukung.
•    Pada 2026, dukungan diperluas menjadi 28 jenis barang dan perlengkapan, mulai dari polybag dan pot, tray semai, bibit sayuran, perlengkapan perawatan tanaman, hingga sarana pengelolaan sampah.
•    Dukungan budidaya juga mencakup bibit pakcoy, sawi, dan kangkung, perlengkapan budikdamber, serta 200 bibit lele untuk mendukung pengembangan pertanian terpadu.
•    Pada aspek pengelolaan lingkungan, disediakan tempat sampah organik dan anorganik serta berbagai perlengkapan perawatan tanaman.
•    BRI juga memberikan dukungan untuk pengembangan kemasan produk olahan, termasuk desain dan cetak kemasan untuk produk seperti minuman bunga telang dan cheese stick pakcoy.

Dukungan tersebut melengkapi kegiatan pemberdayaan dan pelatihan yang diberikan kepada masyarakat, sehingga pengelolaan BRInita tidak hanya berfokus pada budidaya tanaman, tetapi juga mencakup pengolahan hasil, pengelolaan lingkungan, dan pengembangan produk.

Dari Infrastruktur hingga Pemberdayaan Masyarakat

Dukungan BRI tidak berhenti pada penyaluran sarana fisik. Selain memberikan support berupa rumah tanaman atau green house serta bibit tanaman urban farming, BRI Peduli juga berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan.

Melalui pendampingan, masyarakat sekitar juga memperoleh pelatihan terkait pengelolaan urban farming sehingga dapat mengembangkan dan merawat lahan secara mandiri. 

Edukasi budidaya buah-buahan juga diberikan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghasilkan produk pertanian yang berkualitas, memiliki nilai gizi, serta berpotensi memberikan nilai ekonomi.

Kegiatan panen raya menjadi bagian dari proses tersebut. Panen tidak hanya menjadi momentum menikmati hasil pertanian, tetapi turut menjadi ruang interaksi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, serta kesadaran mengenai pentingnya membangun ketahanan pangan dari lingkungan terdekat.

Kontribusi terhadap Ketahanan Pangan dan Lingkungan

Selain menghasilkan pangan, pengelolaan BRInita turut memberikan manfaat bagi lingkungan perkotaan. Kehadiran tanaman membantu menambah ruang hijau dan keasrian lingkungan, sementara pengelolaan limbah organik menjadi bagian dari praktik pertanian yang diterapkan masyarakat.

Melalui berbagai lokasi pelaksanaan BRInita, masyarakat juga mengembangkan pupuk organik cair, eco enzyme, produk olahan pupuk hingga budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF). Pendekatan tersebut menghubungkan kegiatan pertanian dengan pengelolaan sampah rumah tangga sehingga sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan kembali secara produktif.

Pelaksanaan BRInita juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain terkait ketahanan pangan, kehidupan sehat dan sejahtera, pemberdayaan perempuan, kota dan permukiman berkelanjutan, konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta penanganan perubahan iklim.

Program ini turut mendukung Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan serta pengembangan ekonomi hijau berbasis pemberdayaan masyarakat.

Capaian Program BRInita

Sejak dijalankan pada 2021, Program BRInita telah berkembang di 40 kelompok penerima manfaat yang tersebar di 17 Regional Office dan 16 provinsi.

Beberapa capaian utama Program BRInita sepanjang 2021–2026 antara lain:
•    Menjangkau 764 penerima manfaat langsung dan 961 penerima manfaat tidak langsung.
•    Menghasilkan lebih dari 31,7 ton sayur dan buah dengan nilai sekitar Rp914,5 juta.
•    Menghasilkan 4,7 ton hasil perikanan senilai sekitar Rp56,5 juta.
•    Mengembangkan 70 produk olahan turunan, dengan pendapatan kelompok mencapai hingga Rp5,2 juta per bulan.
•    Menyelenggarakan 62 sesi pelatihan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam urban farming, pengelolaan sampah organik, dan pengembangan produk.
•    Menghadirkan 40 titik ruang terbuka hijau dengan luas sekitar 4.000 meter persegi.
•    Mengolah 4,7 ton limbah organik dan menghasilkan lebih dari 12 ribu liter pupuk organik cair.
•    Mencatat efisiensi emisi gas rumah kaca sebesar 792,63 kg CO2-eq.
•    Mendukung 31 balita memperoleh makanan sehat dari olahan sayur dan buah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian tersebut menunjukkan bahwa BRInita dikembangkan tidak hanya sebagai kegiatan bercocok tanam di kawasan perkotaan, tetapi sebagai program pemberdayaan yang menghubungkan aspek pangan, kesehatan, lingkungan, kapasitas masyarakat, dan kualitas hidup.

Melalui BRInita, BRI Peduli mendorong agar ruang-ruang terbatas di tengah kota dapat berkembang menjadi sumber pangan sekaligus ruang kolaborasi yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terduga Pelaku Pembacokan Terhadap Tiga Orang Warga Kampung Ambon Serahkan Diri

Terduga Pelaku Pembacokan Terhadap Tiga Orang Warga Kampung Ambon Serahkan Diri

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Imron Ermawan mengatakan pelaku pembacokan di Kampung Ambon tersebut berinisial FDM.
Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran Pemain ACL 2, Persib Berniat Tambah Amunisi?

Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran Pemain ACL 2, Persib Berniat Tambah Amunisi?

Persib Bandung punya kesempatan terakhir menambah maksimal tiga pemain di ACL 2 2026/2027 pada 31 Oktober. Simak syarat pendaftaran terbaru yang ditetapkan AFC.
Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Boy Arnez Kembali Starter! Berhasil Bawa LPBank Ninh Binh Taklukan TP Ho Chi Minh

Hasil Liga Voli Vietnam 2026: Boy Arnez Kembali Starter! Berhasil Bawa LPBank Ninh Binh Taklukan TP Ho Chi Minh

Hasil Liga Voli Vietnam 2026, Sabtu 31 Oktober laga LPBank Ninh Binh yang diperkuat hitter Indonesia, Boy Arnez menghadapi TP Ho Chi Minh di Phu Tho Stadium.
Mees Hilgers Dapat Peringatan dari Pelatih SC Heerenveen usai Comeback, Bek Timnas Indonesia Harus Lakukan Ini untuk Tembus Starting XI

Mees Hilgers Dapat Peringatan dari Pelatih SC Heerenveen usai Comeback, Bek Timnas Indonesia Harus Lakukan Ini untuk Tembus Starting XI

Mees Hilgers kembali merasakan atmosfer pertandingan resmi bersama SC Heerenveen. Namun, perjuangannya belum selesai karena ia masih harus membuktikan diri.
Viral Video Perempuan Diduga Injak Al-Qur'an saat Live TikTok, Pensiunan Guru di Pamekasan Ditangkap

Viral Video Perempuan Diduga Injak Al-Qur'an saat Live TikTok, Pensiunan Guru di Pamekasan Ditangkap

Video berdurasi 1 menit 30 detik yang memperlihatkan seorang perempuan diduga melakukan penistaan agama dengan menginjak kitab suci Al-Qur'an saat siaran langsung di TikTok viral di media sosial.
PBNU Kecam Keras Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo, Singgung Kapolri hingga Propam

PBNU Kecam Keras Penggerebekan Ponpes Putri di Sukoharjo, Singgung Kapolri hingga Propam

Viral di media sosial aksi penggerebekan pondok pesantren putri di Sukoharjo, Jawa Tengah yang dilakukan oleh puluhan personel polisi bersenjata lengkap...

Trending

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Bocah bernama Bumi (7), warga Sunter Jaya, Jakarta Utara, viral karena mendukung Persija Jakarta kontra Persik sambil mengerjakan tugas sekolah dari kursi JIS.
Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengungkap kondisi terkini cucu yang dibakar neneknya di Depok. Kondisi korban yang terbakar hampir 80 persen masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Fatmawati.
Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Sedia Payung, BMKG Sebut Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Seharian

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberitahukan prakiraan cuaca hari ini untuk wilayah DKI Jakarta ada potensi hujan seharian.
Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Noor Korompot menyebut pemain keturunan di Belanda bukan lagi prioritas naturalisasi Timnas Indonesia. PSSI dikabarkan melirik diaspora di lima negara lain.
Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Nambo Hari Ini 31 Oktober 2026

Simak Sebelum Berangkat, Inilah Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Nambo Hari Ini 31 Oktober 2026

Inilah jadwal KRL rute Jakarta Kota-Nambo hari ini 31 Oktober 2026 dilansir dari aplikasi Melansir C-Access.
Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Sabtu 31 Oktober: Tiga Hitter Indonesia Beraksi Lagi! Rivan Nurmulki Main Siang Ini

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026, Sabtu 31 Oktober: Tiga Hitter Indonesia Beraksi Lagi! Rivan Nurmulki Main Siang Ini

Jadwal Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua yang kini memasuki hari ketiga dimana 8 tim peserta akan kembali bermain.
10 Ucapan Happy Halloween 2026 dalam Bahasa Inggris, Cocok untuk Caption Media Sosial

10 Ucapan Happy Halloween 2026 dalam Bahasa Inggris, Cocok untuk Caption Media Sosial

Berikut 10 contoh ucapan Happy Halloween 2026 dalam bahasa Inggris, cocok digunakan sebagai caption media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT