News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lewat Klasterku Hidupku, BRI Dorong Peningkatan Ekonomi Petani Alpukat di Sumberejo

Melalui program Klasterku Hidupku, BRI bantu petani alpukat di Sumberejo, Lampung, perluas akses pasar dan mengembangkan usaha dengan pertumbuhan penjualan.
Minggu, 8 November 2026 - 14:30 WIB
Komoditas Alpukat Angkat Taraf Hidup Petani di Kecamatan Sumberejo
Sumber :
  • BRI

tvOnenews.com - Kebun alpukat milik warga di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, menyimpan potensi ekonomi yang cukup besar.

Komoditas tersebut menjadi salah satu hasil pertanian unggulan yang mampu memberikan nilai tambah bagi kehidupan petani setempat, terlebih ketika hasil panennya dapat dipasarkan ke wilayah yang lebih luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi alpukat Sumberejo didukung oleh kualitas buah yang dihasilkan petani.

Alpukat dari daerah ini memiliki daging buah bertekstur lembut dengan cita rasa yang kaya, sehingga cukup diminati konsumen. Meski demikian, petani masih menghadapi tantangan pemasaran, terutama ketika memasuki masa panen raya.

Pada periode tersebut, hasil panen dari berbagai kebun meningkat secara bersamaan. Kondisi ini membuat petani membutuhkan jaringan pembeli yang lebih luas agar seluruh hasil produksi dapat terserap pasar dengan optimal.

BRI membantu petani alpukat di Sumberejo, Lampung, memperluas akses pasar
BRI membantu petani alpukat di Sumberejo, Lampung, memperluas akses pasar
Sumber :
  • BRI

Tantangan tersebut juga dirasakan Prayitno, salah satu penggerak kelompok tani alpukat di Sumberejo.

Sebagai seseorang yang mengawali perjalanan dari dunia pertanian, ia memahami bahwa keberhasilan petani tidak hanya ditentukan oleh proses menanam dan merawat tanaman, tetapi juga kemampuan memasarkan hasil panen.

“Saya berangkat dari petani, jadi paham betul tantangannya. Petani sudah menanam, merawat, lalu ketika panen yang dipikirkan berikutnya ya bagaimana hasil ini bisa terjual dengan baik. Karena itu kami coba berkembang bersama, merangkul petani di sekitar supaya hasil panennya bisa sama-sama kita pasarkan,” cerita Prayitno.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Prayitno mulai membangun jalur pemasaran dengan mengumpulkan hasil panen dari sejumlah petani di sekitarnya.

Alpukat yang terkumpul kemudian didistribusikan ke pasar induk agar dapat menjangkau lebih banyak pembeli.

Upaya yang awalnya dilakukan untuk membantu pemasaran hasil kebun itu kemudian berkembang menjadi sebuah jaringan usaha bersama.

Melalui pola tersebut, petani di lingkungan sekitar memiliki kesempatan lebih besar untuk menjual hasil panen mereka.

Dalam perjalanannya, Prayitno menyadari bahwa kebutuhan petani tidak hanya berkaitan dengan pemasaran saat musim panen.

Mereka juga memerlukan dukungan agar aktivitas budi daya tetap berjalan dan dapat berlanjut hingga musim panen berikutnya.

Atas dasar itu, ia sesekali memberikan bantuan modal kepada petani yang menjadi mitranya ketika menghadapi kebutuhan pembiayaan.

“Kalau ada petani yang butuh modal, kadang kami bantu. Karena kalau petaninya bisa terus jalan, hasilnya juga bisa terus kami pasarkan bersama. Jadi memang kami tumbuhnya dari lingkungan sendiri,” lanjutnya.

Kerja sama tersebut menciptakan pola usaha yang saling mendukung. Petani dapat lebih berkonsentrasi pada perawatan kebun dan pemeliharaan kualitas alpukat, sedangkan Prayitno membantu memperluas jalur pemasaran agar hasil produksi memiliki peluang lebih besar untuk terjual.

Seiring berkembangnya usaha, Prayitno terus berupaya memperluas jangkauan pasar. Baginya, akses terhadap lebih banyak pembeli menjadi faktor penting untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.

Dengan pasar yang semakin luas, peluang penyerapan hasil panen juga meningkat. Perputaran modal dapat berlangsung lebih baik sehingga petani memiliki kesempatan untuk kembali menjalankan kegiatan usaha pada musim tanam berikutnya.

Perjalanan usaha tersebut kemudian mempertemukan Prayitno bersama kelompok tani di wilayahnya dengan program Klasterku Hidupku yang diinisiasi BRI.

Kerja sama ini berawal dari kegiatan survei yang dilakukan BRI terhadap kelompok tani sekaligus membuka kesempatan untuk menjalin kemitraan.

Kehadiran program Klasterku Hidupku memberikan peluang bagi kelompok tani untuk mengembangkan jaringan usaha.

Dukungan tersebut turut membuka kesempatan dalam memperluas akses pasar sehingga hasil perkebunan masyarakat Sumberejo dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

Dampak perkembangan usaha mulai terlihat dari peningkatan aktivitas penjualan. Prayitno mengungkapkan bahwa omzet dan penjualan yang dijalankannya mengalami tren pertumbuhan. Ia memperkirakan kenaikan tersebut berada di kisaran 30%.

Peningkatan itu turut memperbesar kapasitas usaha dalam menampung hasil panen dari petani sekitar. Semakin luas jaringan pemasaran yang dimiliki, semakin besar pula peluang bagi hasil kebun masyarakat untuk terserap pasar.

Dengan demikian, perkembangan usaha yang dirintis Prayitno tidak hanya memberikan manfaat bagi dirinya, tetapi juga membuka kesempatan ekonomi bagi petani lain di lingkungan sekitarnya.

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa program Klasterku Hidupku merupakan salah satu bentuk komitmen BRI dalam memperkuat kelompok usaha yang bertumpu pada potensi ekonomi daerah.

Melalui program tersebut, kelompok usaha didorong untuk meningkatkan kemampuan bisnis, memperluas jaringan, serta memperoleh akses pasar yang lebih baik.

“Potensi ekonomi daerah akan semakin kuat ketika pelaku usaha di dalamnya dapat tumbuh bersama. Dengan demikian, pengembangan klaster tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga bagaimana membuka akses pasar, memperkuat jaringan usaha, dan menciptakan lebih banyak peluang agar manfaat pertumbuhan dapat dirasakan masyarakat di sekitarnya,” ujar Dhanny.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga September 2026, BRI tercatat telah membina lebih dari 45 ribu klaster usaha di berbagai wilayah Indonesia melalui program Klasterku Hidupku.

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam membangun ekosistem usaha produktif yang berbasis komunitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat daerah.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kompetisi Memasak Pertamina BGCC 2026 Tuntaskan Babak Final, Angkat Tema Kuliner Nusantara

Kompetisi Memasak Pertamina BGCC 2026 Tuntaskan Babak Final, Angkat Tema Kuliner Nusantara

Ajang kompetisi memasak Bright Gas Cooking Competition (BGCC) 2026 telah mencapai babak puncak pada Sabtu (7/11). 
Segera Rapat dengan Kapolri, Komisi III DPR RI Siap Bedah Motif dan Dalang di Balik Penyadapan Ilegal

Segera Rapat dengan Kapolri, Komisi III DPR RI Siap Bedah Motif dan Dalang di Balik Penyadapan Ilegal

Komisi III DPR RI dijadwalkan akan menggelar rapat kerja bersama Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto pada Kamis (12/11). 
Bursa Transfer AC Milan: Serius Kejar Nicolo Tresoldi, Gerry Cardinale Siapkan Langkah Jitu pada Januari

Bursa Transfer AC Milan: Serius Kejar Nicolo Tresoldi, Gerry Cardinale Siapkan Langkah Jitu pada Januari

AC Milan siapkan langkah untuk memperkuat lini depan pada bursa transfer Januari 2027. Nama penyerang Club Brugge, Nicolo Tresoldi, masuk dalam radar Rossoneri.
Kronologi Oki Rengga Ribut dengan Suporter PSMS Medan gegara Spanduk Karhutla, Akhirnya Minta Maf

Kronologi Oki Rengga Ribut dengan Suporter PSMS Medan gegara Spanduk Karhutla, Akhirnya Minta Maf

Komika Oki Rengga akhirnya angkat bicara setelah video dirinya bersitegang dengan sesama suporter PSMS Medan viral di media sosial. Begini kronologinya.
Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Kalsel Saat Misi Pemadaman Karhutla, Satu Kru WNI Masih Dicari

Helikopter BNPB Jatuh di Sungai Barito Kalsel Saat Misi Pemadaman Karhutla, Satu Kru WNI Masih Dicari

BNPB mengungkap fakta baru di balik jatuhnya helikopter di Sungai Barito, Desa Tabatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada Minggu (8/11).
Ibunda Tomy Winata Meninggal Dunia, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Sampaikan Belasungkawa

Ibunda Tomy Winata Meninggal Dunia, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie Sampaikan Belasungkawa

Ibunda Tomy Winata, Yuliana Winata, meninggal dunia, Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie sampaikan belasungkawa.

Trending

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Hendak Nonton Persib ke Semarang, Mobil Rombongan Bobotoh Kecelakaan di Tol Tegal Satu Orang Meninggal Dunia

Kabar duka menyelimuti para pendukung Persib Bandung. Mobil yang membawa rombongan Bobotoh kecelakaan di KM 282 Jalur A Tol Tegal, Jawa Tengah, Minggu (8/11).
Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Bahlil Lahadalia Geram Dicatut Isu Penyadapan Presiden Prabowo, Ancam Somasi 3x24 Jam Penyebar Fitnah

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, secara tegas dan terbuka membantah keras segala tuduhan miring yang mengaitkan nama
Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar Duka, Yuliana Winata Ibunda Tomy Winata Owner Hotel Borobudur Jakarta Meninggal Dunia

Kabar duka, Yuliana Winata ibunda dari Tomy Winata founder Artha Graha Peduli sekaligus owner Hotel Borobudur Jakarta, meninggal dunia.
Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Viral Nenek di Bogor Diarak Warga setelah Diduga Curi Mie Instan hingga Minyak Goreng Demi Kebutuhan Hidup

Seorang nenek diarak warga akibat diduga menggasak sejumlah sembako demi kebutuhan hidup di Pasar Sabtu, Pamijahan, Kabupaten Bogor, viral di media sosial.
Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Media Inggris Soroti Messi yang Tak Beri Ucapan atas Pensiunnya Cristiano Ronaldo dari Timnas Portugal

Cristiano Ronaldo mengakhiri kiprahnya bersama tim nasional Portugal mendapat banyak ucapan dari dunia sepak bola. Namun, absennya respons La Pulga Lionel Messi
Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

Partai Gelora Dorong Parliamentary Threshold 0 Persen dan Penyederhanaan Administrasi Pemilu 2029

Wacana penghapusan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold kembali menjadi perhatian menjelang Pemilu 2029.
Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Bung Ropan Ungkap Keunggulan Balsa Sekulic Dibanding Ramon Tanque di Persib Bandung

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan, mengungkapkan keunggulan Balsa Sekulic dibandingkan Ramon Tanque saat perkuat Persib Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT