Tutup Menu
LIVESTREAM
Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim
Sulawesi Lainnya
Artikel
Pansus BLBI DPD nilai penjualan BCA rugikan negara
Sumber :
  • antara

Pansus BLBI DPD Nilai Penjualan BCA Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Minggu, 25 September 2022 - 00:54 WIB

Jakarta, tvOne

Ketua Panitia Khusus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia Dewan Perwakilan Daerah (Pansus BLBI DPD) Bustami Zainudin dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, menilai penjualan PT Bank Central Asia (BCA) pada akhirnya justru merugikan negara triliunan rupiah.
 
Adapun proses tersebut dilakukan melalui penjualan saham pemerintah di BCA melalui program divestasi kepada konsorsium Farallon Capital pada 2002 lalu. Penjualan saham murah ini diduga kuat atas intervensi Dana Moneter Internasional (IMF), sehingga dinilai tidak tepat dan terlalu murah.

Hal ini disampaikan Bustami di sela-sela rapat dengan Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2003-2008 Burhanudin Abdullah Harahap di Gedung Nusantara III, Jakarta, Kamis (22/9). Burhanudin Abdullah hadir memenuhi undangan Pansus BLBI DPD untuk didengar pendapatnya terkait divestasi BCA beberapa waktu lalu.

Dalam rapat kali ini, Pansus BLBI menyampaikan beberapa pertanyaan kunci terkait pengucuran BLBI, penjualan BCA pada 2003, dan kemungkinan moratorium obligasi rekap ex BLBI yang merugikan negara hingga ribuan triliun rupiah. Ia memaparkan konteks pembelian 51 persen saham BCA pada tanggal 31 Desember 2002, dimana nilai aset BCA berdasarkan laporan keuangan auditor independen tercatat Rp117 triliun.

Namun saat transaksi penjualan saham BCA diduga terjadi suatu rekayasa intelektual dalam buku BCA, yang terdapat obligasi rekap pemerintah senilai Rp60 triliun. Padahal, saham pemerintah yang dimiliki sebesar 93 persen berasal dari pemilik saham BCA lama yakni Anthony Salim.
 
Hal tersebut sebagai sisa pelunasan utang BLBI senilai Rp33 triliun yang hanya mampu dibayar Rp8 triliun saja. Dengan demikian harga saham BCA sebesar 93 persen adalah Rp25 triliun, sehingga sesungguhnya nilai BCA pada tahun 2003 saat dijual dalam posisi untung sebesar Rp4 triliun.
 
Rinciannya, nilai bersih riil BCA sebesar Rp60 triliun, Rp25 triliun, dan Rp4 triliun, sehingga totalnya Rp 89 triliun. Namun anehnya, transaksi penjualan 51 persen saham BCA kepada Farallon (pemilik PT Djarum Budi Hartono) hanya dengan harga Rp5 triliun saja.
 
Menurut Bustami, transaksi ini sangat janggal sebab BCA menerima bunga obligasi rekap pemerintah sebesar Rp7 triliun sejak tahun 2003 sampai tahun 2009. Hal ini diakui oleh Direktur BCA Subur Tan.
 
“Atas pengakuan tersebut, ditemukan fakta suatu kejanggalan kasus kerugian keuangan negara senilai Rp49 triliun (subsidi bunga obligasi rekap ex BLBI) ditambah Rp89 triliun (nilai BCA tahun 2003 di luar profit BCA yang diterima oleh Budi Hartono sebagai pemegang saham pengendali BCA sejak tahun 2003) sehingga totalnya Rp138 triliun. Bagaimana menurut saudara?," tanya dia.

Menjawab pertanyaan itu, Gubernur BI periode 2003-2008 Burhanudin Abdullah Harahap mengatakan pada dasarnya, perusahaan-perusahaan yang diserahkan kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) oleh bank direncanakan akan diserahkan atau dijual kepada pemilik lama.
 
IMF menyarankan agar bank-bank itu untuk dijual ke pemilik lama meski akhirnya akan mengalami kerugian 30 persen, karena jika dijual ke pemilik baru harganya akan lebih murah. Namun ironisnya, kata Burhanudin, faktanya justru bank dibeli oleh pemilik lama yang menggunakan baju baru.
 
Dirinya pun mengungkapkan sebenarnya menginginkan adanya moratorium, namun lingkungan dan waktunya tidak tepat lantaran situasi global sedang sangat sulit seperti terjadinya inflasi di Amerika dan Eropa serta peningkatan inflasi di dalam negeri dengan adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), pangan, dan energi.
 
“Maka di saat kita melakukan moratorium kita akan dianggap default. Jadi terlihat akan aneh,” ujar Burhanudin.
 
Bustami menuturkan jawaban Burhanudin ini akan menjadi bahan bagi Pansus untuk memanggil pemangku kepentingan terkait BLBI lainnya. Sebelumnya, Pansus BLBI DPD sudah mengundang Anthony Salim, Budi dan Robert Hartono, serta Sjamsul Nursalim.
 
Pansus BLBI DPD bertindak berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan bukti-bukti berikutnya bersama dengan undangan kepada semua pihak yang mengetahui duduk persoalan BLBI dan obligasi rekap.
 
"Kami akan jalan terus dan pantang mundur karena rakyat sedang susah, konglomerat hitam yang merugikan negara ribuan triliun ini harus kita hentikan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. Siapa pun itu sama di mata hukum,” tegas Bustami.

Berita Terkait :
Topik Terkait
Saksikan Juga
Jangan Lewatkan
Review Piala Dunia 2022: Belanda vs Qatar, Tuan Rumah Kian Terpuruk

Review Piala Dunia 2022: Belanda vs Qatar, Tuan Rumah Kian Terpuruk

Tuan rumah Piala Dunia Qatar tersisih cepat dan pada akhir perjalanannya pun masih harus menghadapi tim kuat Belanda yang kemungkinan kian memperpuruk mereka
Serbu! Disnaker Depok Sediakan 2.555 Lowongan Kerja

Serbu! Disnaker Depok Sediakan 2.555 Lowongan Kerja

Disnaker Kota Depok Jawa Barat menyediakan 2.555 lowongan kerja untuk berbagai jenis pekerjaan di gelaran Bursa Kerja yang dimulai 29 November hingga 30 November 2022
Kemenkumham Luncurkan Fitur Baru, Mendaftarkan Kekayaan  Kini Lebih Mudah

Kemenkumham Luncurkan Fitur Baru, Mendaftarkan Kekayaan Kini Lebih Mudah

DJKI Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia meluncurkan tiga fitur baru untuk mempermudah layanan perlindungan kekayaan intelektual bagi masyarakat
Wapres Ma'ruf Amin Dorong Kopi Papua Mendunia

Wapres Ma'ruf Amin Dorong Kopi Papua Mendunia

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menginginkan agar kopi Papua dapat menjadi produk unggulan dari Indonesia yang mendunia.
Update Klasemen Grup H, Piala Dunia 2022 Qatar: Membalas Kekalahan dari Portugal, Ghana Melesat Ke Posisi 2

Update Klasemen Grup H, Piala Dunia 2022 Qatar: Membalas Kekalahan dari Portugal, Ghana Melesat Ke Posisi 2

Grup H di Piala Dunia 2022 Qatar memasuki laga kedua, pertandingan antar tim besar semakin memanas. Portugal merajai klasemen Grup H dengan poin tertinggi.
Pembatasan Covid-19 Guncang Pasar, Investor Minta Beijing Cabut Lockdown

Pembatasan Covid-19 Guncang Pasar, Investor Minta Beijing Cabut Lockdown

Protes yang jarang terjadi di seluruh China atas kebijakan nol Covid-19 Beijing telah menimbulkan gelombang baru ketidakpastian politik
Trending
Timnas Ghana Sukses Atasi Perlawanan Korea Selatan dengan Skor 3-2 dalam Laga Kedua Grup H Piala Dunia 2022

Timnas Ghana Sukses Atasi Perlawanan Korea Selatan dengan Skor 3-2 dalam Laga Kedua Grup H Piala Dunia 2022

Timnas Ghana sukses mengatasi perlawanan Korea Selatan dengan skor 3-2 dalam laga kedua Grup H Piala Dunia 2022 di Education City Stadium, Doha pada Senin Malam
Timnas Brasil Pastikan Diri Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022 Usai Kalahkan Swiss dengan Skor Tipis 1-0

Timnas Brasil Pastikan Diri Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2022 Usai Kalahkan Swiss dengan Skor Tipis 1-0

Timnas Brasil memastikan diri lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Swiss dengan skor 1-0 pada pertandingan Grup G di Stadion 974, Doha.
Hasil Piala Dunia 2022: Timnas Brasil Klaim Tiket 16 Besar Usai Tekuk Swiss

Hasil Piala Dunia 2022: Timnas Brasil Klaim Tiket 16 Besar Usai Tekuk Swiss

Tim Samba Brasil memastikan diri menyusul Prancis lolos 16 besar Piala Dunia 2022, Hasil Piala Dunia 2022: Timnas Brasil klaim tiket 16 besar usai tekuk Swiss
JPU Kejari Badung Bali Tuntut Terdakwa NAWP Pegawai BUMN 7 Tahun Bui Soal Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Rp1,7 Miliar

JPU Kejari Badung Bali Tuntut Terdakwa NAWP Pegawai BUMN 7 Tahun Bui Soal Kasus Dugaan Korupsi Dana KUR Rp1,7 Miliar

JPU Kejari Badung Bali tuntut terdakwa berinisial NAWP tuhuh tahun penjara, karena terbukti korupsi dana KUR sebesar Rp1,7 miliar pada salah satu bank BUMN.
Portugal Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022, Uruguay Masih Punya Peluang

Portugal Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2022, Uruguay Masih Punya Peluang

Dua gol Bruno Fernandes pastikan Portugal lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022. Tim Fernando Santos mengalahkan Uruguay yang terdampar di posisi terbawah Grup H.
Mohammed Kudus, Sosok Suci Bintang Hitam Ghana di Piala Dunia 2022

Mohammed Kudus, Sosok Suci Bintang Hitam Ghana di Piala Dunia 2022

Mohammed Kudus jadi bintang Ghana saat mengalahkan Korea Selatan di Grup H Piala Dunia 2022. Kudus kini ibarat sosok suci bagi pasukan berjuluk Bintang Hitam.
Hasil Piala Dunia 2022: Portugal Bungkam Uruguay, Klaim Tiket 16 Besar Susul Brasil

Hasil Piala Dunia 2022: Portugal Bungkam Uruguay, Klaim Tiket 16 Besar Susul Brasil

Selecao Das Quinas tumbangkan Uruguay melalui Bruno Fernandes, Adapun Hasil Piala Dunia 2022: Portugal bungkam Uruguay, klaim tiket 16 Besar susul Brasil, 29/11
Selengkapnya
Viral
Jadwal Hari Ini
Jam
Jadwal Acara
Rumah Mamah Dedeh
09:00 - 10:00
Hidup Sehat
10:00 - 10:30
Coffee Break
10:30 - 11:00
Sidik Jari
11:00 - 13:00
Kabar Siang
13:00 - 14:00
Damai Indonesiaku
Selengkapnya