News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pasangan Sineas Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen Produksi Film Padukan Sepak Bola dan Keindahan Alam

Pasangan sineas Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen Sihasale dibawah bendera Alenia Picture dan Bhinneka Multi Media kembali memproduksi film.
Sabtu, 9 Desember 2023 - 21:56 WIB
Pasangan sineas Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen Sihasale membuat film bertemakan sepak bola Indonesia yang dipadukan dengan visualisasi keindahan alam nusantara di tanah Papua dengan judul Film Indonesia Dari Timur.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Pasangan sineas Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen Sihasale dibawah bendera Alenia Picture dan Bhinneka Multi Media kembali memproduksi film. Film yang dibuat oleh pasangan suami istri tersebut bertemakan sepak bola Indonesia yang dipadukan dengan visualisasi keindahan alam nusantara di tanah Papua dengan judul Film Indonesia Dari Timur.

Dalam pemutaran perdana yang dilakukan di Epicentum XXI Kuningan Jakarta pada Sabtu (9/12), Ari Sihasale selaku produser, sutradara dan sekaligus pemain menuturkan bahwa Film Indonesia Dari Timur menyuarakan gudang talenta sepak bola di Indonesia yang diwakilkan warga Papua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Produksi Film Indonesia Dari Timur diselenggarakan di Wamena, Timika dan Jayapura disertai dengan pengambilan gambar di stadion yang megah dengan penokohan yang kuat," ungkap Ari Sihasale disela-seal sesi konferensi pers yang digelar didalam gedung bioskop.

Ari pun menambahkan bahwa dalam Film Indonesia Dari Timur terdapat banyak adegan yang begitu mengagumkan dengan keindahan tanah Papua. Film ini dibuat untuk diingat oleh banyak khalayak khususnya anak muda Indonesia dengan segudang talenta.

Sementara itu Nia Zulkarnaen selaku produser berpendapat bahwa Film Indonesia Dari Timur adalah bentuk cintanya kepada tanah air Indonesia termasuk Papua dan juga dunia olahraga sepak bola. "Terinspirasi dari olahraga sepak bola sebagai olahraga pemersatu bangsa yang dicintai seluruh rakyat Indonesia dimana warga Papua juga banyak tersebar diberbagai klub di tanah air," ungkap Nia Zulkarnaen yang juga memiliki darah sineas dari kedua orang tuanya.

Dalam catatan Helmalia Putri sebagai eksekutif produser, Film Indonesia Dari Timur selain bicara keindahan alam Papua dan sepak bola, film ini juga menggambarkan kehangatan sebuah keluarga, kebersamaan dan kesetiaan.

"Film ini mampu mengorbankan api yang 'manyala' untuk generasi muda Indonesia yang terinspirasi dari semangat Indonesia bagian timur," tandas Helmalia.

Seperti diketahui sebelumnya Film Indonesia Dari Timur mengisahkan Edu seorang pilot senior yang melayani rute-rute perintis di Papua, mendapatkan tugas dari Simon, pemilik perusahaan penerbangan untuk membangun sebuah tim sepakbola. Tim sepakbola tersebut dipersiapkan untuk bertanding dalam sebuah turnamen bergengsi tahun depan.

Edu yang semula enggan, menyetujui tugas tersebut, namun akhirnya berubah. Edu dijanjikan akan memimpin sebuah anak perusahaan yang akan didirikan Simon, dengan satu syarat bahwa ia harus bisa mendirikan sebuah klub sepakbola remaja yang akan disponsori oleh perusahaan mereka dan akan merekrut bakat-bakat muda Papua yang tercerai-berai tanpa pembinaan meskipun tim mereka baru saja memenangkan pertandingan nasional belum lama ini.

tvonenews

Anak perusahaan itu akan mengibarkan kebanggaan tim sepakbola tersebut dan menjadi satu-satunya pihak yang sanggup merawat simbol harga diri masyarakat Papua. Usaha Edu terbentur oleh kekecewaan para pemain sepak bola tim binaan coach John karena hadiah yang dijanjikan tidak diberikan sponsor saat kemenangan turnamen sebelumnya. Hal inilah yang menyebabkan mereka berpencar pulang entah kemana. Akankah Edu dan coach John berhasil mengumpulkan mereka semua kembali, bisa disaksikan sepenuhnya di Film Indonesia Dari Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Film garapan Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen ini turut dibantu oleh eksekutif produser Helmalia Jelita Putri serta Co produser Ahmad Syahrul Fadhil dan Usman Sani Lubis. Adapun para pemain yang turut terlibat diantaranya adalah Ibnu Jamil, Ari Sihasale, Donny Alamsyah, Damara Finch, Marcelino Lefrandt serta Dinda Ghania. 

Film Indonesia Dari Timur turut memperkenalkan bintang-bintang muda sepak bola dari Papua seperti Yesaya Kogoya, Richardo Youwe, Yulianus Yual, Karel Fonataba, Michael Twenty serta sejumlah bintang muda lainnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Temuan 995 senjata di ruangan adalah legal sesuai Surat Izin SI/5483-XII/2008 diterbitkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) milik dari PT Lokta Karya Perbakin.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Peta Cinta Jadi Andalan Jember, Dapat Apresiasi dari Dirjen Dukcapil

Peta Cinta Jadi Andalan Jember, Dapat Apresiasi dari Dirjen Dukcapil

Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan inovasi PETA CINTA yang menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga tingkat kecamatan. 
Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Setiap kilometer serat optik yang dibangun menjadi langkah nyata dalam hadirkan konektivitas yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.
Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T

Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T

Zulhas tegaskan evaluasi tidak hanya bertujuan memperbaiki tata kelola, tetapi memastikan manfaat program benar-benar dirasakan kelompok yang paling membutuhkan
Niatnya Menonton Pawai Kemerdekaan Berujung Celaka, Seorang Ibu Histeris Diduga Ditabrak Oknum Polisi

Niatnya Menonton Pawai Kemerdekaan Berujung Celaka, Seorang Ibu Histeris Diduga Ditabrak Oknum Polisi

Media sosial tengah dihebohkan oleh video seorang ibu yang histeris usai ditabrak oleh oknum polisi.

Trending

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT