News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tubuh sehat ala Diet Meditarania

pola Diet Meditarania tidak boleh dikonsumsi daging merah dan seluruh makanan olahan termasuk gula olahan, tepung rafinasi (mie, pasta serta roti) dan minyak sayur.
Selasa, 18 Mei 2021 - 17:16 WIB
ilustrasi makanan sehat
Sumber :
  • Antara

Jakarta, 18/5  - Pada umumnya diet dilakukan banyak orang untuk mencapai berat badan ideal, namun bagi sebagian orang, diet dilakukan untuk menjaga organ dalam tubuh tetap sehat dan terjaga baik.

Hal serupa juga dilakukan oleh para penganut diet mediterania, tidak hanya mendapatkan bobot tubuh ideal namun juga kondisi jantung dan otak yang sehat. Pola makan mediterania ini sebetulnya sangat mudah, murah dan sederhana karena pada dasarnya para penganut diet ini hanya mengonsumsi panganan nabati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian besar makanan difokuskan pada buah-buahan dan sayuran, umbi-umbian, kacang-kacangan dan biji-bijian. Lemak selain minyak zaitun, seperti mentega, jarang dikonsumsi. Sesekali boleh mengonsumsi daging unggas, telur dan produk susu serta turunannya seperti yoghurt dan keju, namun dibatasi jumlahnya.

Dilihat sekilas, pola makan ini tampak seperti pola makan orang kebanyakan. Namun ada beberapa jenis bahan makanan yang tidak boleh dikonsumsi yaitu daging merah dan seluruh makanan olahan termasuk gula olahan, tepung rafinasi (mie, pasta serta roti) dan minyak sayur.

Ahli diet di Klinik Cleveland Kristin Kirkpatrick mengatakan kepada MedicalNewsToday bahwa pola makan mediterania banyak berkontribusi pada meningkatnya asam lemak omega-3, polifenol, mineral spesifik, serat, dan protein yang dapat mendukung kesehatan dan perlindungan otak selama bertahun-tahun.

"Tapi yang harus diingat, adalah jumlah panganan yang dikonsumsi. Makanlah dengan porsi yang masuk akal dan tidak berlebihan atau terlalu sedikit, bila Anda ingin pola makan ini menunjukkan manfaat pada tubuh," kata Kirkpatrick.

Mengingat pola makan ini tinggi akan kandungan asam lemak omega 3 yang memberikan banyak perlindungan otak, hal ini kemudian membuat sejumlah ilmuwan meneliti manfaat lain di balik diet mediterania. Dan terbukti, beberapa penelitian telah menyimpulkan bahwa pola makan mediterania dapat membantu mengurangi risiko demensia dan penurunan kognitif, selain bermanfaat bagi kesehatan jantung dan membantu menurunkan berat badan.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pola makan mediterania dapat membantu mencegah penumpukan dua protein dan penyusutan volume otak yang berhubungan dengan penyakit alzheimer termasuk demensia.

"Dalam studi penting ini, para peneliti menunjukkan bahwa pola makan mediterania tidak hanya meningkatkan fungsi kognitif, terutama memori, tetapi juga mengurangi risiko patologi penyakit alzheimer termasuk demensia," kata dokter spesialis neurologi Richard Isaacson seperti dikutip laman CNNHealth. Isaacson merupakan salah satu pimpinan di Klinik Pencegahan Alzheimer di Weill Cornell Medicine dan Rumah Sakit NewYork-Presbyterian.

Hasil penelitian

Studi yang diterbitkan di jurnal medis American Academy of Neurology pada beberapa pekan lalu, telah meneliti 343 orang yang berisiko tinggi mengalami gangguan kognitif yang mengacu pada demensia dan alzheimer. 343 responden ini kemudian dibandingkan dengan 169 subjek kognitif normal.

Pertama, para peneliti menguji keterampilan kognitif setiap orang, termasuk bahasa, memori dan fungsi eksekutif dan menggunakan pemindaian otak untuk mengukur volume otak. Cairan tulang belakang dari 226 partisipan juga diuji untuk mengetahui kondisi protein amiloid dan protein tau di dalam tubuhnya.

Kemudian orang-orang ditanyai seberapa baik mereka mengikuti pola makan mediterania. Setelah menyesuaikan faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan pendidikan, studi tersebut menemukan bahwa orang yang tidak mengikuti pola makan dengan cermat memiliki lebih banyak tanda penumpukan amiloid dan tau di cairan tulang belakang mereka daripada mereka yang mematuhi pola makan nabati.

Selain itu, untuk setiap poin yang hilang dari seseorang karena gagal mengikuti pola makan mediterania, pemindaian otak mengungkapkan satu tahun tambahan penuaan otak di area yang terkait dengan alzheimer, seperti hipokampus.

"Hasil ini menambah bukti yang menunjukkan apa yang Anda makan dapat memengaruhi keterampilan ingatan Anda di kemudian hari," kata penulis penelitian ini Tommaso Ballarini, yang merupakan peneliti di German Center for Neurodegenerative Diseases di Bonn, Jerman, dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, Isaacson menambahkan bahwa pola makan mediterania dapat meningkatkan fungsi kognitif dan mencegah alzheimer, karena protein nabati yang menjadi fokus utama pola makan ini dapat mengurangi peradangan, meningkatkan antioksidan pelindung otak, dan memasok otak dengan lemak sehat dari ikan yang tinggi omega3.

Memulai diet mediterania

Bagi para pecinta daging merah, pola makan ini menjadi sangat sulit dilakukan meski tampak sederhana. Kendati demikian, pola makan ini dapat dimulai perlahan-lahan hingga lidah dan tubuh dapat menyesuaikan setiap perubahan secara bertahap. Mulailah dengan perubahan yang menurut Anda paling mudah.

Alihkan minyak sayur ke minyak zaitun. Cobalah menggunakan minyak zaitun dalam menumis, lalu ganti beberapa saus salad dengan minyak zaitun atau gunakan minyak zaitun sebagai pengganti mentega pada roti. Perlahan-lahan kurangi makanan yang digoreng.

Konsumsi segenggam kacang atau buah setiap hari sebagai pengganti camilan olahan seperti keripik. Kemudian pilihlah roti gandum yang padat tanpa tambahan gula atau mentega. Bereksperimenlah dengan pasta organik seperti pasta gandum utuh, bulgur, barley, farro, couscous.

Setiap makan, sediakanlah salad untuk dikonsumsi sebagai panganan pembuka atau sesudah konsumsi panganan berat. Pilih sayuran hijau yang renyah dengan warna hijau gelap dan sayuran apa pun yang dapat dimakan mentah. Bila sulit untuk konsumsi salad, cobalah untuk menambahkan lebih banyak sayuran dengan varian yang berbeda di menu makanan Anda. Tambahkan satu porsi sayuran ekstra untuk makan siang dan makan malam, dengan target tiga hingga empat porsi sehari.

Makan setidaknya tiga porsi kacang polong seminggu. Pilihannya termasuk lentil, buncis, kacang hijau, kacang hitam, kacang merah dan kacang polong.

Kurangi konsumsi daging merah, dan sebagai gantinya pilihlah unggas tanpa lemak dalam porsi sedang atau sekitar 300 gram hingga 400 gram untuk sehari. Simpan daging merah untuk konsumsi sesekali atau gunakan daging sebagai bumbu, ditemani dengan banyak sayuran, seperti dalam semur, tumis, dan sup. Makan lebih banyak ikan, targetkan dua hingga tiga porsi seminggu. Baik ikan kalengan seperti sarden maupun ikan segar tidak masalah.

Kurangi minuman manis terutama minuman dalam kemasan. Bila Anda terbiasa dengan tidak konsumsi minuman dalam kemasan, ganti soda dan jus dengan air putih.

Kurangi makanan pencuci mulut tinggi lemak dan tinggi gula seperti kue atau puding. Cobalah untuk menggantinya dengan buah segar dan targetkan tiga porsi buah segar dalam sehari. (mii)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Bursa Transfer Inter Milan: Mika Godts Pernah Ditawarkan ke Nerazzurri, tetapi Terkendala Taktik yang Kurang Cocok

Mika Godts menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Timnas Belgia di Nations League. Winger muda itu menunjukkan kemampuan sepanjang musim lalu.
AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

AI Bantu Analisis Saham, Keputusan Tetap di Tangan Investor: Data Pasar Jadi Lebih Mudah Dipahami

Posisi tersebut penting karena teknologi tidak menghilangkan risiko pasar saham. AI dapat membantu menyusun informasi, tetapi tidak dapat menjadikan
Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Timnas Italia Mulai Bersinar, Giorgio Scalvini Akui Senang Jadi Tandem Alessandro Bastoni di Lini Belakang Gli Azzurri

Giorgio Scalvini bicara mengenai pengalamannya bermain bersama Alessandro Bastoni di Timnas Italia. Bek Atalanta itu merasa sistem empat bek Sarri membantunya.
Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Jadi Target Serius Inter Milan, Pilar Penting AS Roma Buka Suara: Saya Senang di Olimpico

Manu Kone buka suara mengenai rumor transfer yang mengaitkan dirinya dengan Inter Milan. Gelandang asal Prancis itu menegaskan fokusnya saat ini tetap bersama AS Roma.

Trending

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

The Temple of Champions Hadirkan Pertandingan Tinju di Kawasan Candi Prambanan

Pertandingan tinju dengan konsep berbeda akan digelar di Yogyakarta. The Temple of Champions akan berlangsung di Candi Prambanan pada 7 November 2026 mendatang.
Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Sidang Lanjutan Dugaan Kasus Pemerasan, Saksi Akui Akan Hal Ini

Paulus Bangun Tudungta selaku pengacara yang memeras pengusaha muda Vincent Leo Ca diduga melakukan pemerasan atas arahan sang ayah.
Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT