Polusi Udara Tak Hanya di Luar Ruangan, Ancaman Tersembunyi di Dalam Gedung Mulai Jadi Sorotan
- Istimewa
PM2.5 merupakan partikel polusi berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan bahkan ke aliran darah.
Menurut Piotr, kualitas udara dikatakan baik jika kadar PM2.5 berada di bawah angka 12.
Namun kondisi di Jakarta sering kali jauh di atas angka tersebut.
“Rata-rata Jakarta tahun lalu berada di atas 40. Pada musim kemarau bahkan bisa naik sampai 80–100, dan kadang-kadang bisa mencapai 200,” jelasnya.
Karena itu, pemantauan kualitas udara berbasis data menjadi sangat penting agar masyarakat dan pengelola gedung dapat mengetahui kondisi udara secara akurat.
Transparansi Data Jadi Kunci Pengelolaan Udara
Piotr juga menyoroti bahwa banyak perangkat pemurni udara yang beredar di pasaran belum memberikan informasi yang jelas kepada pengguna.
Sering kali indikator kualitas udara hanya ditampilkan dalam bentuk warna, tanpa penjelasan detail mengenai kondisi udara yang sebenarnya.
Menurutnya, transparansi data menjadi faktor penting dalam pengelolaan kualitas udara.
“Sering kali kita melihat air purifier yang indikatornya hanya berupa warna-warna, tetapi tidak jelas arti dari warna tersebut,” katanya.
Karena itu, sistem pemantauan udara yang berbasis data dan menampilkan angka PM2.5 secara langsung dinilai lebih membantu dalam memastikan kualitas udara yang sehat.
ecoCare Hadirkan Solusi Udara Bersih Berbasis Teknologi
Kesadaran akan pentingnya kualitas udara juga mendorong inovasi di sektor teknologi lingkungan.
Perusahaan ecoCare Group Company bersama Nafas resmi meluncurkan solusi baru bernama ecoCare Pure Air Powered by Nafas pada 13 Maret 2026 di Jakarta Design Center.
Kolaborasi ini menghadirkan sistem pengelolaan kualitas udara dalam ruangan yang menggabungkan teknologi filtrasi udara dan pemantauan berbasis data.
![]()
CEO ecoCare Group Company, Wincent Yunanda, mengatakan bahwa kualitas udara kini menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan.
Menurutnya, udara bersih tidak lagi sekadar fasilitas tambahan, tetapi menjadi investasi jangka panjang.
“Udara bersih bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan investasi strategis. Ketika kualitas udara terjaga, produktivitas meningkat, risiko kesehatan menurun, dan citra perusahaan ikut terangkat,” ujar Wincent.
Load more