GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada! Hindari 5 Hal Berikut agar Keuangan Rumah Tangga Tidak Jebol

Saat berumah tangga, akan banyak yang kita butuhkan dibandingkan ketika masih sendiri. Maka, penting untuk bisa mengelola keuangan rumah tangga dengan baik.
Senin, 2 Januari 2023 - 05:00 WIB
ilustrasi kehabisan uang
Sumber :
  • iStockPhoto/Doucefleur

tvOnenews.com - Memasuki kehidupan berumah tangga, akan ada banyak kebutuhan yang kita perlukan dibandingkan ketika masih sendiri. Maka, sangat penting untuk bisa mengelola keuangan rumah tangga dengan baik.

Untuk itu, kita harus bisa memprioritaskan kebutuhan bersama atau kebutuhan keluarga, terlebih lagi ketika sudah memiliki anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menikah dan membuka lembaran baru tentu akan butuh banyak penyesuaian. Salah satunya diantaranya berkaitan dengan hal finansial. Sebelumnya milik pribadi, sekarang menjadi kebutuhan bersama.

Dirangkum dari akun resmi BKKBN, berikut beberapa hal yang harus kamu hindari agar keuangan rumah tangga tidak jebol.

1. Membeli rumah di luar kemampuan finansial


Freepik/jcomp

Setiap pasangan yang sudah menikah, pasti memiliki keinginan untuk memiliki rumah sendiri. Tak jarang pula beberapa pasangan memutuskan akan menikah ketika sudah memiliki rumah.

Namun, bukan berarti kamu memaksakan diri untuk membeli atau membangun rumah sendiri jika belum sanggup. Kamu bisa menyewa kontrakan terlebih dahulu sambil menabung dana untuk membelinya.

Ketika memutuskan untuk membeli rumah, pastikan untuk menyesuaikan biayanya dengan kemampuan finansial kamu dan pasangan. Tipsnya adalah punya DP paling tidak 30% dan juga biaya cicilannya harus 30% dari penghasilan.

2. Memiliki keinginan untuk mencicil isi rumah


Freepik/kidzcorner

Salah satu masalah yang kerap kali menjadi faktor yang mempengaruhi jebolnya keuangan rumah tangga adalah berkeinginan untuk mencicil isi rumah.

Tidak jarang beberapa pasangan yang masih mengontrak atau belum memiliki rumah, justru terlebih dahulu membeli dan mencicil isi rumah. Padahal hal tersebut justru berpotensi boros.

Meski kamu dan pasangan sudah memiliki bayangan untuk tempat tinggal nantinya, ada baiknya kamu menahan dulu keinginan untuk membeli perabotan maupun pernak-pernik isi rumah. Fokus menyimpan uangnya untuk tabungan membangun/membeli rumah.

3. Gaya hidup berlebihan


Freepik/benzoix

Ingat, ketika sudah menikah kamu tidak lagi menjalani hidup untuk dirimu sendiri, melainkan harus memikirkan kehidupan bersama pasangan. Maka sesuaikan gaya hidupmu dengan bijak, apalagi jika sebelumnya kamu hobi berbelanja.

Suka makan di luar, jalan-jalan, belanja demi mengikuti tren kekinian atau berlangganan ini dan itu sangat mempengaruhi besarnya pengeluaran. Namun bukan berarti kamu tidak boleh melakukan semua hal tersebut.

Boleh dilakukan asalkan hanya sesekali, kamu dan pasangan harus pandai membuat pos-pos pengeluaran dan juga rencana alokasi pengeluaran yang tepat agar tidak berlebihan setiap bulannya.

4. Memberi kepada orang tua


Freepik/koldunova_anna

Menyisihkan sebagian penghasilan untuk orang tua merupakan hal terpuji dan merupakan bentuk bakti kepada orang tua. Namun hal tersebut boleh kamu lakukan ketika kebutuhan rumah tangga kamu dan pasangan sudah tercukupi dengan baik.

Berbakti kepada orang tua memang baik, asal jangan sampai harus mengorbankan diri sendiri. Kamu harus bisa menyesuaikan dengan kemampuan keuangan keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penting makanya untuk mendiskusikan semuanya bersama pasangan dan juga orang tua, jelaskan kondisi finansial kalian. Terlebih sebagai keluarga baru, kamu dan pasangan tentu memiliki pengeluaran sendiri dan masih butuh banyak penyesuaian.

(Mzn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Nasarudin selaku Ketua Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran menilai kritik Sudirman Said perlu dipahami secara objektif dengan mempertimbangkan situasi gejolak geopolitik saat ini.
Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Banyak bisnis masih memisahkan fungsi advertising dengan sistem operasional yang menangani pelanggan setelah iklan berjalan. Akibatnya, banyak potensi transaksi hilang
Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Secara garis besar, Children of Heaven versi Indonesia tetap mempertahankan inti cerita dari film aslinya. Film ini berkisah tentang dua kakak beradik, Ali dan Zahra, yang hidup dalam
Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.
Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Jorge Martin Tak Percaya Bisa Menang di MotoGP Prancis 2026, Pembalap Aprilia Racing Akui Sangat Emosional

Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin mengaku sangat emosional usai berhasil meraih kemenangan pada MotoGP Prancis 2026, yang berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (10/5/2026).

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT