News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bahaya! Bukan Kanker atau Diabetes, Ternyata Ini Penyakit Paling Mematikan di Dunia Kata dr Zaidul Akbar, Orang Tak Sadar Mengidapnya

Ternyata bukan kanker, diabetes atau jantung, dr Zaidul Akbar mengungkapkan penyakit paling mematikan di dunia. Banyak orang tak sadar mengidapnya, ternyata...
Kamis, 8 Juni 2023 - 05:30 WIB
dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • Kolase tvonenews

tvOnenews.comBerbahaya, bukan kanker atau diabetes, menurut dr Zaidul Akbar ada penyakit paling mematikan di dunia.

Banyak penyakit di dunia yang mengintai manusia, tak memandang usia dari yang muda hingga tua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah kanker, diabetes hingga jantung. Namun, ternyata ada lagi penyakit lain yang paling mematikan di dunia.

dr Zaidul Akbar (sumber: Youtube dr Zaidul Akbar Official)

Dikutip dari kanal Youtube dr Zaidul Akbar Official, kebanyakan orang di dunia merasa resah dan gelisah menghadapi rintangan hidup. Hal ini ternyata bisa melemahkan imunitas tubuh.

“Banyak orang yang kehidupannya selalu dalam kondisi gelisah-gelisah ini menyebabkan dirinya semakin lemah, bahkan dunia ini semakin sempit untuknya,” kata dr Zaidul Akbar.

Setiap ada masalah kecil, umumnya orang tidak bersemangat dalam beraktivitas lagi.

 “Bukan kegelisahan yang kaitannya dengan akhirat, ini menjadi hal yang tidak sehat. Sesuatu yang kadang hal kecil saja itu bisa melemahkan dirinya. Kadang hal kecil itu bisa membuat dia tidak semangat lagi,” jelas dr Zaidul Akbar.

Dr Zaidul Akbar menyampaikan nabi selalu berlindung dari sifat buruk diantaranya rasa malas, pengecut, dan sebagainya.

 “Nabi menjelaskan kepada kita bahwa beliau selalu berlindung dari beberapa hal yaitu malas, takut, sedih, pengecut dan bakhil,” ungkap dr Zaidul Akbar.

Semua penyakit hati ternyata memberikan pengaruh fisik.

“Maka sebenarnya inilah penyakit-penyakit hati. Itu akan menjadi masalah buat organ kita ata fisik kita,” ujar dr Zaidul Akbar.

Bahkan, penyakit hati bisa berpengaruh buruk untuk ibu hamil. Kesehatan wanita hamil bisa terganggu jika sedih berkepanjangan. Ini juga bisa berimbas ke menurunnya imunitas bayi.

“Seorang yang misalkan katakanlah sedih ya atau mungkin berkepanjangan, itu dalam penelitian disebutkan ternyata ibu hamil saja yang terus-menerus merasakan sedih maka anak yang dia kandung itu akan memiliki imunitas yang lemah sampai akan muncul masalah pada genetikanya,” tutur dr Zaidul Akbar.

Dr Zaidul Akbar mengatakan bahwa ad acara mudah untuk mengatasi penyakit hati.

 “Ini semua masalah-masalah atau penyebab emosi atau perasaan yang tidak nyaman harus ditanggulangi dengan cara apa? Tentunya dengan Al-Qur’an,” kata dr Zaidul Akbar.

Selain itu, dr Zaidul Akbar mengatakan bahwa penyakit paling mematikan, ternyata bukanlah kanker atau diabetes namun toksin atau racun hati.

“Lalu yang kedua, hal lain yang menyebabkan itu harus dibuang. Kata nabi dosa itu sesuatu yang menggelisahkan, maka dua poin tadi membicarakan tentang toksin hati menjadi hal yang sangat krusial,” lanjut dr Zaidul Akbar.

Ia menjelaskan umumnya orang mengalami kecemasan karena khawatir dengan berbagai segi kehidupan, mulai dari pekerjaan, kehidupan dan lain-lain.

“Sekarang banyak orang-orang yang mengeluh dengan anxiety atau kecemasan. Kalau saya boleh menyimpulkan dalam versi saya, bisa jadi anxiety itu muncul karena dosa yang dia lakukan,” kata dr Zaidul Akbar.

Orang yang memiliki kecemasan berlebih biasanya kerap berburuk sangka dengan Allah.

“Mungkin pada kategori yang bisa kita anggap kecil saja, bisa jadi itu menimbulkan anxiety atau kecemasan tadi. Contoh dia berburuk sangka dengan Allah, terlalu khawatir dengan urusan dunianya, pekerjaannya sehingga hati it uterus was-was,” ungkap dr Zaidul Akbar.

Ternyata Ini Paling Mematikan di Dunia Kata dr Zaidul Akbar

Dr Zaidul Akbar mengungkapkan seorang wanita yang cemas bisa berujung terkena penyakit fisik.

“Misal ibu atau wanita yang was-was luar biasa terhadap suaminya begini begitu, padahal suaminya baik-baik saja. Maka cepat atau lambat akan menjadi penyakit fisik salah satunya darah tinggi,” ujar dr Zaidul Akbar.

Tak banyak yang tahu bahwa penyakit seperti kista, kanker hingga tumor ternyata disebabkan oleh masalah emosi.

“Dari yang saya pelajari beberapa waktu belakangan ini ya seperti kasus tumor, kista, kanker yang menimpa kaum wanita dari yang saya pelajari ternyata tidak lepas dari masalah ketika anak itu masih dalam kandungan dan masa zona pengasuhannya, mulai dari kurangnya kasih sayang, dendam dan seterusnya,” kata dr Zaidul Akbar.

dr Zaidul Akbar (sumber: Youtube dr Zaidul Akbar Official)

Dr Zaidul Akbar mengungkapkan bahwa penyakit hati adalah penyakit mematikan yang bisa menyebabkan timbulnya autoimun dan kanker.

“Penyakit yang paling berat menimpa seseorang berkaitan dengan emosi, penyakit yang berkaitan dengan hasad dan dendam kebencian, itu penyakit paling berat karena bisa sampai ke penyakit yang seperti kanker, autoimun itu dari asal muasalnya di situ,” ujar dr Zaidul Akbar.

Menurut dr Zaidul Akbar, ada obat penyembuh terbaik untuk penyakit hati yang dinilai paling mematikan.

Obat penawarnya antara lain adalah sabar dan ikhlas.

“Terus antitoksinnya apa? Maka detoxnya adalah ikhlas ya sabar,” tutup dr Zaidul Akbar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, klik di sini.

(rka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Puluhan Uang Rupiah Lama Resmi Dicabut BI, Ini Daftar dan Batas Waktu Penukarannya

Bank Indonesia cabut puluhan uang rupiah lama dari peredaran. Cek daftar uang rupiah yang ditarik dan batas waktu penukarannya sebelum hangus.
Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya: Tekanan Ada di Persija Jakarta, Mereka Belum Menang 3 Pertandingan!

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyebut jika Persija Jakarta memiliki tekanan sangat besar jelang menghadapi skuad asuhannya.
Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

Diduga Perawat Lalai, RSHS Bandung Minta Maaf ke Nina Saleha Ibu yang Nyaris Kehilangan Bayinya

RSHS Bandung menyampaikan permohonan maafnya kepada Nina Saleha ibu yang nyaris kehilangan anaknya.
Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wamendagri Ribka Dorong Sinkronisasi Percepatan Pembangunan Kawasan Pusat Pemerintahan Papua Pegunungan

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah (Pemda).
Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menkeu Purbaya Sebut Rp11,4 Triliun Hasil Sikat Hutan Ilegal Bisa Tambal Defisit hingga Biayai LPDP

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa aliran dana hasil penguasaan kembali kawasan hutan berpotensi digunakan untuk memperkuat fiskal.
Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Hasil Kejuaraan Asia 2026: Belum Mampu Atasi Unggulan Pertama, Devin/Faathir Terhenti di Perempat Final

Devin/Faathir gagal melewati hadangan unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae di perempat final Kejuaraan Asia 2026

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Oknum Kepsek SMK di Brebes Ditangkap, Gudang Sekolah Jadi Tempat Oplos Tabung Gas

Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiansyah mengatakan, bahwa hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan pengoplosan tabung gas sejak bulan Februari yang lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT