News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rahasia Lemak Perut Rontok, Bau Badan Lenyap, Jauh-jauh dari Kanker, Lakukan ini kata dr Zaidul Akbar

dr. Zaidul Akbar membagikan rahasia agar lemak perut rontok, bau badan lenyap dan jauh dari kanker, yakni dengan mengurangi makan nasi, asam, tepung, minyak goreng dan gula pasir.
Sabtu, 8 Juli 2023 - 01:02 WIB
Lemak Perut Rontok, Bau Badan Lenyap, Jauh-jauh dari Kanker, Lakukan ini kata dr Zaidul Akbar
Sumber :
  • tvOnenews.com

tvOnenews.com - Memiliki lemak di perut, bau badan serta resiko penyakit seperti kanker merupakan ketakukan banyak orang saat ini.

Bukan tanpa alasan, gaya dan pola hidup tidak sehat bisa meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ternyata, ada cara mudah agar tubuh kita sehat, bebas dari lemak perut, bau badan, dan jauh dari penyakit berat seperti kanker.

Rahasia Lemak Perut Rontok, Bau Badan Lenyap, Jauh-jauh dari Kanker, Lakukan ini kata dr Zaidul Akbar. Source: istockphoto

Simak penjelasan dr. Zaidul Akbar tentang bagaimana cara menghilangkan lemak perut, bau badan dan kembali kepada pola hidup sehat berikut ini.

Dilansir Jumat (07/07/23) dari tayangan YouTube channel Nasehat hidup sehat dengan judul "Tips agar lemak perut bisa rontok kolesterol asam urat kanker bau badan hilang - dr. Zaidul Akbar," yang diunggah pada 3 Juli 2023.

"Mulai mengurangi kalori yang masuk. Contohnya sarapan pagi, gak usah makan banyak-banyak. Sarapan tuh apa? Breakfast, nah fast-nya di break." papar dr. Zaidul Akbar.

dr. Zaidul Akbar kemudian menerangkan bahwa saat tidur juga tubuh berpuasa. Hal itu juga yang dilakukan oleh Rasulullah, yakni tidur setelah isya. 

Menurutnya salah satu cara untuk mengurangi lemak dalam tubuh adalah tidur dalam waktu yang cukup, itu adalah cara paling mudah.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa makan pagi dengan porsi standar orang Indonesia itu tidak tepat. Karena pada jam 7-8 pagi, tubuh sedang tidak dalam kondisi hormon laparnya. 

"Artinya, makan pagi kalau menggunakan porsi standar kita, tidak tepat," papar dr. Zaidul Akbar.

Hal inilah yang kemudian banyak disalah pahami oleh masyarakat, bahwa makan dengan porsi besar dipandang baik.

"Glukosa gak kepake diubah jadi glilkogen. Glikogen gak kepake diubah jadi lemak. Jadi zaman sekarang itu orang gemuk gara-gara apa? Gara-gara teh manis," ujar dr. Zaidul Akbar.

Selain itu, dokter sekaligus pendakwah tersebut menerangkan mengapa seseorang bisa memiliki aroma atau bau badan yang kurang sedap.

"Makanya ASI itu salah satu makanan terbaik ya. Makanya bayi usia 0-2 tahun itu ya mereka bau mulutnya wangi, badannya wangi, terserap dengan baik," terang dr. Zaidul Akbar.

Menurutnya, itu yang saat ini menjadi perubahan pola hidup pada tiap orang. 

"Bayi pake deodoran gak? Gak. Sekarang kita pake deodorant. Bukan kita sih, Anda. Saya sih gak pake," papar dr. Zaidul Akbar seraya tersenyum.

"Baunya (bau badan) karena apa? Kan sudah saya bilang tadi kan, karena makannya asam. Nasinya asam, gula asam, tepung asam, minyak asam, susunya asam. Bau," terang dokter yang mempopulerkan Jurus Sehat Rasulullah tersebut.

Hal ini yang kemudian menjadi perhatian para relasi dokter Zaidul Akbar, dengan kembali makan sayur dan buah serta mengonsumsi air putih, bau badannya hilang.

"Karena bau badan itu, salah satu tanda tubuhnya sudah terintoksikasi atau sudah keracunan dengan makanan. Karena makanannya tidak sehat," tegas dr. Zaidul Akbar. 

dr. Zaidul Akbar kemudian menjelaskan hal yang baik dikerjakan untuk mengurangi lemak perut, bau badan, dan mendapat kesehatan tubuh yang lebih baik. 

"Maka, Anda harus menghentikan dulu, atau menyetop dulu yang bikin sakit tadi. Bukan bikin sakit, bikin masalah kalau dikonsumsi terus menerus," pungkas dr. Zaidul Akbar.

Menurutnya, sehat itu adalah buah dari ketaatan, sedangkan yang harus dilakukan adalah bersyukur dan taat kepada Allah. 

"Kalau orang rajin tahajud, rajin dhuha, rajin sedekah, rajin kebaikan, mana mungkin dia kena penyakit berat," terang dr. Zaidul Akbar.

"Orang yang sibuk dzikir, mana mungkin kena penyakit jantung. Logikanya begitu secara normal. Meskipun dengan atau tanpa hidup sehat secara takdir tetap akan ada peluang penyakit," terangnya lagi.

Menurutnya, ikhtiar yang dilakukan seseorang, bisa menghindarkan kita dari satu takdir ke takdir yang lain.

Menurutnya yang pertama, Anda bisa coba dalam 7 hari kedepan, dengan mengonsumsi nasi hanya 3 sendok makan perhari. 

"Pagi satu sendok, siang satu sendok, dan malam satu sendok saat makan malam. Tapi kalau saya biasanya langsung stop sih," ujarnya mencontohkan.

Kedua, hindari semua jenis produk yang menggunakan tepung. Ketiga, semua produk yang menggunakan minyak goreng. Keempat yaitu hindari semua produk yang menggunakan gula pasir.
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Lakukan Pertemuan dengan BI-DEN, DPR RI: Rapat Koordinasi Mitigasi

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI melakukan pertemuan khusus dengan pemerintah membahas terkait menjaga stabilitas perekonomian nasional.
Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketum Demokrat AHY Soal Pemilu 2029: Masih Jauh, Fokus Isu di Masyarakat

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa partai belum terlalu fokus untuk menatap Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Karyawan Percetakan di Jakpus Disekap Selama 21 Hari, Alami Trauma Fisik Hingga Psikis

Polisi mengungkapkan, tiga karyawan percetakan berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) yang disekap di tempat kerjanya, di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, mengalami trauma.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).

Trending

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Jerman Vs Paraguay

Jerman melangkah ke babak 32 besar dengan predikat juara Grup E Piala Dunia 2026. Di kubu lawan, Paraguay berhasil mengamankan tiket ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi UU Desa: Batas Usia 25 Tahun Calon Kades Tetap Berlaku

Baru-baru ini Mahkamah Konstitusi (MK) tolak pengujian materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) yang minta aturan batas usai calon kades
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
PKS Siapkan Legislator Muda 2029 Lewat Jalan Muda Parlemen: Target DPR RI di Bawah 40 Tahun

PKS Siapkan Legislator Muda 2029 Lewat Jalan Muda Parlemen: Target DPR RI di Bawah 40 Tahun

Ketua DPP PKS Bidang Pemuda, Pelajar, dan Mahasiswa (BPPM), Aang Kunaifi menjelaskan bahwa proses pencalegan tidak boleh dipandang semata-mata sebagai upaya
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT