News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makanlah Makanan Penghuni Surga, Niscaya Bau Badan Tak Akan Muncul Lagi, dr Zaidul Akbar Jelaskan Maksudnya

Praktisi kesehatan herbal dr Zaidul Akbar menyarankan orang-orang dengan bau badan tidak sedap untuk mengonsumsi makanan penghuni surga. Hal tersebut juga ber-
Minggu, 30 Juli 2023 - 13:14 WIB
Makanlah Makanan Penghuni Surga, Niscaya Bau Badan Tak Akan Muncul Lagi, dr Zaidul Akbar Jelaskan Maksudnya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com -  Praktisi kesehatan herbal dr Zaidul Akbar menyarankan orang-orang dengan bau badan tidak sedap untuk mengonsumsi makanan penghuni surga. Hal tersebut juga berlaku bagi mereka yang mengeluhkan bau mulut.

Menurut dr Zaidul Akbar bau badan dan bau mulut banyak muncul di manusia modern lantaran mereka banyak mengonsumsi makanan tinggi asam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‘’Itu pertanda perutnya banyak masalah di situ. Kalau dibandingkan dengan bayi yang masih mengonsumsi asi, kan beda aromanya wangi itu,’’ kata dr Zaidul Akbar.

Dengan konsumsi makanan yang tidak alami, seseorang yang mengalami bau badan akhirnya membutuhkan deodoran. Padahal deodoran mengandung banyak bahan kimia yang tidak diperlukan oleh tubuh.

‘’Saya juga pernah seperti Anda. Pakai deodoran segala macam gitu kan apalagi tergiur dengan iklan-iklan yang luar biasa,’’ kata dr Zaidul Akbar.  

“Tapi setelah saya perbaiki pola-pola makan ternyata bau badan tidak muncul. Jadi kita nggak perlu deodoran,’’ imbuhnya.

Semakin banyak tubuh berinteraksi dengan bahan kimia maka akan semakin tinggi risiko terserang penyakit. Lantas bagaimana solusi membersihkan perut sehingga tidak terjadi bau badan dan bau mulut?

“Maka makanlah makanan penghuni surga, seperti jahe, madu, kacang-kacangan, dan seterusnya. Al Quran sudah menerangkan itu semua,” kata dr Zaidul Akbar. 

Kemudian itu hentikan mengonsumsi makan yang tinggi asam, gula, dan minyak. Sebab makanan-makanan itulah yang juga akan memicu banyak masalah kesehatan.

‘’Jangan makan yang asam-asam. Contoh yang asam apa? Tepung, minyak, nasi, gula. Makanan tiap hari kan? Jengkol apalagi kan,’’ ujar dr Zaidul Akbar. 

Deodoran alami ala dr Zaidul Akbar

Penulis buku Jurus Sehat Rasulullah itu kemudian mengajak untuk mencoba mengonsumsi lebih banyak sayur dan buah dalam satu pekan ke depan. Nisacaya akan netral bau badannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‘’Nanti teman-teman coba deh dalam satu minggu itu atau tiga hari aja porsi makan Anda lebih banyak sayur sama buah nanti bau badannya mulai hilang perlahan,’’ katanya.  

Namun apabila masih dirasa perlu menggunakan deodoran, gantilah dengan deodoran alami. Dr Zaidul Akbar menyarankan penggunaan jeruk nipis.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Lolos ke Babak Final Panjat Tebing Men's Lead Asian Games 2026, Srondeng Optimistis Tambah Medali untuk Indonesia

Indonesia berhasil menampilkan seluruh wakilnya di babak final panjat tebing nomor lead putri dan putra Asian Games 2026.
Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Program pemberdayaan, PNM mendorong para pembatik, khususnya perempuan pelaku usaha, agar tidak hanya mampu mempertahankan keterampilan membatik

Trending

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Literasi Keuangan Anak Muda Masih 73,32 Persen, BI Buka Gerai CERDAS PeKA di Surabaya

Tingkat inklusi keuangan kelompok usia muda yang tinggi belum sepenuhnya diikuti pemahaman terhadap layanan dan risiko keuangan.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Sokong Program 3 Juta Rumah, Ratusan RTLH di Sultra Bakal Direnovasi

Ratusan rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di 17 kabupaten dan kota yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) direnovasi.
Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Buntut Kekalahan Tak Masuk Akal 6-0 dari Malaysia, Poin FIFA Singapura Terkuras dan Ranking Berpotensi Melorot

Timnas Singapura mengakhiri kiprahnya di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan hasil pahit. The Lions dihajar Malaysia enam gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat.
Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional: PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Program pemberdayaan, PNM mendorong para pembatik, khususnya perempuan pelaku usaha, agar tidak hanya mampu mempertahankan keterampilan membatik
Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Dua Pengusaha Muda Indonesia Unjuk Gigi di STRON Shanghai 2026

Berbagai pihak turut mengambil peran dalam menyokong perkembangan pengusaha muda di Indonesia.
Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Hari Batik Nasional, PNM Perkuat Pembatik Perempuan Lewat Klasterisasi di Berbagai Daerah

Memperingati Hari Batik Nasional, PNM memperkuat pembatik perempuan melalui pembiayaan, pelatihan, klasterisasi, dan akses pemasaran di berbagai daerah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT