News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengapa Orang Jepang Makan Nasi Putih Setiap Hari tapi Jarang Kena Diabetes atau Obesitas? Ternyata Ini 3 Alasannya

Nasi putih telah lama diketahui menyebabkan obesitas dan diabetes. Namun di Jepang orang makan nasi setiap hari tapi tingkat diabetes dan obesitasnya rendah ...
Senin, 13 November 2023 - 05:27 WIB
Kolase foto orang Jepang - nasi putih
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Nasi putih telah lama diketahui menyebabkan obesitas dan diabetes. Namun di Jepang orang makan nasi setiap hari tapi tingkat diabetes dan obesitasnya tidak tinggi. 

Jepang merupakan salah satu negara dengan tingkat obesitas terendah di dunia dan rata-rata harapan hidup tertinggi di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Soha, Professor Fan Zhihong asal Sekolah Ilmu Pangan dan Teknik Gizi Universitas Pertanian Tiongkok menjelaskan  bahwa diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh berbagai penyebab. 

Ada orang terkena karena dipengaruhi oleh faktor genetik, namun ada juga orang yang karena gemar makanan tinggi gula, lemak, dan pati tanpa berolahraga.

Lantas mengapa orang Jepang tetap sehat-sehat meski setiap hari makan nasi putih? Jawabannya adalah mereka punya 3 cara makan nasi yang jarang dimiliki negara lain:

1. Orang Jepang makan nasi dengan hidangan ringan

Orang Jepang rutin makan nasi setiap kali makan, namun kunci agar berat badan mereka tidak bertambah adalah jumlah nasi dalam sekali makan tidak terlalu banyak hanya sekitar 100g. 

Sebaliknya, mereka lebih banyak makan makanan sampingan. Apalagi makanannya cukup hambar, jarang dibumbui gula dan garam. 

(Foto: Freepik)

Mereka bahkan makan sayur dan ikan mentah karena ingin mempertahankan nutrisi terbaik dari makanan.

Di Jepang, piring makanan seringkali berukuran sangat kecil sehingga secara tidak langsung menyebabkan mereka mengonsumsi lebih sedikit makanan.

2. Makan nasi dengan suhu rendah

Berbeda dengan orang Indonesia yang biasanya suka menyantap hidangan panas, di Jepang lebih banyak mengonsumsi nasi dingin dalam bentuk sushi atau nasi kepal. 

Orang Jepang percaya bahwa nasi dingin mengandung pati resisten seperti serat, zat ini tidak mudah dicerna dan bila masuk ke dalam tubuh akan memperlambat penyerapan glukosa dalam tubuh. 

Oleh karena itu, kadar gula darah tidak akan meningkat terlalu cepat sehingga membantu menstabilkan kadar gula darah.

(Foto: Pexels-Valeria Boltneva)

Dilansir dari Soha, Direktur Departemen Gastroenterologi Rumah Sakit Zhejiang Dokter Zheng Peifen menjelaskan bahwa makan nasi dingin dan makanan dingin membantu menunda peningkatan kadar gula darah dan lipid setelah makan. 

Nasi dingin juga membantu meningkatkan mikroflora, bakteri usus, dan banyak lagi manfaat bagi kesehatan usus.

Namun perlu diperhatikan bahwa nasi yang dibiarkan dalam suhu ruangan dalam waktu lama dapat terkontaminasi bakteri dan meningkatkan risiko keracunan makanan.

3. Orang Jepang sering memasak nasi yang dicampur cuka

Setelah menanak nasi, masyarakat Jepang kerap mencampurkan nasi dengan cuka untuk membuat sushi, bola nasi, atau untuk menambah rasa pada nasi. 

Asam asetat dalam cuka dapat menghambat aktivitas amilase dan memperlambat konversi pati menjadi glukosa. 

Menurut orang Jepang, menambahkan cuka pada nasi bisa menyebabkan kadar gula darah meningkat lebih lambat.

Selain itu, satu hal yang jarang diperhatikan orang adalah meskipun orang Jepang makan banyak nasi namun semangat olah raga mereka sangat tinggi. 

Hal itu membantu mereka mencegah obesitas dan diabetes. Menurut statistik dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 98 persen anak-anak Jepang berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang Jepang menyukai metode berjalan 10.000 langkah sehari dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa ini juga merupakan salah satu faktor yang menentukan umur panjang mereka. (amr)

Temukan artikel menarik tvOnenews.com lainnya di sini, Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla Masih Terjadi, Andrew Kalaweit Ungkap Lokasi di Kalteng, Ada Tambang Emas Ilegal

Karhutla masih terjadi di Kalteng, Andrew Kalaweit ungkap lokasi dan temuan Tambang Emas Ilegal dari foto drone di jalur Palangkaraya-Muarateweh.
CPNS 2026 Belum Dibuka, Cek Syarat Umum dan Formasi yang Sudah Tersedia

CPNS 2026 Belum Dibuka, Cek Syarat Umum dan Formasi yang Sudah Tersedia

Pendaftaran CPNS 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat umum, dokumen, materi SKD, serta informasi formasi sekolah kedinasan.
Kata Petinggi Yamaha Setelah Berhasil Boyong Jack Miller ke WorldSBK Musim Depan: Peluang yang Tak Bisa Dilewatkan!

Kata Petinggi Yamaha Setelah Berhasil Boyong Jack Miller ke WorldSBK Musim Depan: Peluang yang Tak Bisa Dilewatkan!

Yamaha menyambut kedatangan Jack Miller ke proyek mereka di WorldSBK 2027 dengan menyebut rider asal Australia itu sebagai aset penting hadapi musim depan.
Dituding Merusak Cagar Budaya, Wali Kota Gorontalo Akan laporkan Menteri Fadli Zon Ke Bareskrim

Dituding Merusak Cagar Budaya, Wali Kota Gorontalo Akan laporkan Menteri Fadli Zon Ke Bareskrim

Langkah hukum itu diambil buntut dari beredarnya video pernyataan Menteri Kebudayaan di media sosial yang menuding dirinya melakukan pengrusakan dan pembongkaran bangunan situs cagar budaya di wilayah Kota Gorontalo.
Resmi! Persija Umumkan Striker Asing Baru Jelang Lawan Persib

Resmi! Persija Umumkan Striker Asing Baru Jelang Lawan Persib

Ivan Mamut resmi bergabung dengan Persija untuk Super League 2026-2027. Striker Kroasia itu langsung membidik posisi teratas dan siap tampil habis-habisan.
Fajar Sahrudin: Semoga Dunia Ini Lebih Baik Bagi Mereka yang Rentan

Fajar Sahrudin: Semoga Dunia Ini Lebih Baik Bagi Mereka yang Rentan

Kisah Fajar Sahrudin menyisakan pesan tentang perjuangan yang tak selalu terlihat. Ia berharap dunia menjadi tempat yang lebih ramah bagi mereka yang rentan

Trending

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

6 Fakta Terbaru Kematian Fajar Sahrudin yang Diduga Akhiri Hidupnya, dari Kirim SOS hingga Reaksi Pengelola GBK

Kabar kematian Fajar Sahrudin alias FS (31), pria asal Lampung yang viral meninggal dunia diduga akibat bunuh diri di GBK memunculkan sejumlah fakta terbaru.
Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

Reaksi REMISI usai Ditandai dalam Pesan Perpisahan Pria yang Tewas Diduga Akhiri Hidup di GBK: Rest In Love Fajar Sahrudin

REMISI org, organisasi wadah penyandang disabilitas psikosial merespon ucapan terima kasih Fajar Sahrudin (31), warga Lampung yang tewas akhiri hidup di GBK.
Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal Mula Fajar Sahrudin Ditemukan Tewas di GBK Terungkap, Kirim Sinyal SOS dan Tulis Pesan Perpisahan di Media Sosial

Awal mula Fajar Sahrudin ditemukan tewas di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, mulai terungkap. Ini penjelasan pihak kepolisian.
Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Bukan Cuma Hoki! 5 Zodiak Ini Diprediksi Kariernya Makin Bersinar Besok 11 September 2026

Karier 5 zodiak ini diprediksi makin moncer besok, 11 September 2026. Ada yang dilirik atasan, dapat peluang baru, hingga ide yang bikin namanya diperhitungkan!
Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Siap-Siap Digempur Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 11 September 2026: Gemini Panen Dana Segar

Jumat, 11 September 2026, diprediksi menjadi hari yang cukup menarik bagi sejumlah zodiak dalam urusan finansial. Siapa saja yang bakal berlimpah cuan besok?
Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Ditemukan Tak Bernyawa di GBK, Fajar Sahrudin Sempat Divonis Bipolar Disorder, Ini Penyebabnya

Viral Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT