News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akses Terapi Apheresis, Harapan Baru untuk Pasien Penyakit Darah dan Autoimun di Indonesia

Terapi apheresis kini menjadi salah satu alternatif pengobatan yang menjanjikan untuk kondisi-kondisi tersebut. Sayangnya, akses terhadap terapi ini di Indonesia
Minggu, 15 Juni 2025 - 22:06 WIB
Akses Terapi Apheresis, Harapan Baru untuk Pasien Penyakit Darah dan Autoimun di Indonesia
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Penyakit darah seperti leukemia dan gangguan neurologis autoimun seperti Guillain-Barré Syndrome atau myasthenia gravis menjadi tantangan serius dalam dunia medis. 

Menurut data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN), kasus leukemia di Indonesia mencapai lebih dari 10.000 kasus per tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, berbagai gangguan neurologis autoimun tergolong langka namun sering kali bersifat kronis dan progresif, menyebabkan disabilitas hingga kematian jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. 

Terapi apheresis kini menjadi salah satu alternatif pengobatan yang menjanjikan untuk kondisi-kondisi tersebut. Sayangnya, akses terhadap terapi ini di Indonesia masih sangat terbatas.

Sebagai bentuk upaya memperluas jangkauan layanan terapi apheresis, PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menjalin kemitraan dengan Mandaya Royal Hospital Puri. 

Kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran layanan terapi apheresis di rumah sakit tersebut pada Sabtu, 14 Juni 2025. 

Acara bertema “Discovering Apheresis: A Therapy for Blood Cancers and Neurological Autoimmune Disorders” ini menghadirkan para dokter spesialis neurologi dan penyakit dalam subspesialisasi hematologi-onkologi, serta dihadiri oleh sekitar 200 tenaga medis.

Terapi apheresis merupakan prosedur yang memisahkan komponen darah tertentu yang mengandung patogen atau unsur berbahaya, lalu menggantinya dengan zat yang lebih aman. 

Akses Terapi Apheresis, Harapan Baru untuk Pasien Penyakit Darah dan Autoimun di Indonesia
Akses Terapi Apheresis, Harapan Baru untuk Pasien Penyakit Darah dan Autoimun di Indonesia
Sumber :
  • Ist

 

Metode ini telah terbukti efektif dalam menangani berbagai kondisi medis serius, mulai dari kanker darah, hingga krisis neurologis seperti gagal napas akibat myasthenia gravis. 

Namun, minimnya fasilitas dan tenaga ahli di Indonesia membuat terapi ini masih sulit diakses, terutama di luar kota besar.

Direktur Utama IRRA, Heru Firdausi Syarif, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Mandaya merupakan bentuk konkret komitmen perusahaan dalam mendukung modernisasi layanan medis. 

“Setiap pasien berhak mendapatkan terapi terbaik. Teknologi apheresis ini kami hadirkan agar benar-benar bisa diakses oleh masyarakat, bukan sekadar menjadi wacana,” ujar Heru, dikutip dari siaran pers resmi perusahaan, Sabtu (14/6/2025).

Mandaya Royal Hospital Puri sendiri dikenal unggul dalam penanganan penyakit darah, neuromuskular, dan kasus langka lainnya. 

Presiden Direktur Mandaya Hospital Group, Dr. Ben Widaja, menuturkan bahwa hadirnya layanan apheresis menjadi pelengkap penting bagi pusat kanker dan neurologi yang sudah dimiliki rumah sakit. 

“Dengan ini, pasien tidak perlu lagi kesulitan mencari tempat terapi. Kami siap memberikan perawatan terbaik dengan teknologi terkini,” jelasnya.

IRRA sebelumnya juga dikenal sebagai distributor alat kesehatan mutakhir. 

Dalam proyek ini, mereka turut menghadirkan perangkat medis canggih yang memungkinkan prosedur apheresis dilakukan secara presisi dan real-time, menyesuaikan dengan kondisi klinis pasien. 

Teknologi ini diyakini mampu meningkatkan efektivitas terapi sekaligus mempercepat proses pemulihan.

Lebih lanjut, Heru menyampaikan bahwa IRRA memiliki rencana jangka panjang untuk memperluas teknologi medis modern ke berbagai wilayah Indonesia. 

“Kami tidak hanya ingin menyediakan alat, tetapi juga berperan dalam edukasi dan pelatihan tenaga kesehatan, serta mendorong kebijakan kesehatan berbasis teknologi,” ungkapnya.

Dengan kehadiran layanan apheresis di Mandaya Royal Hospital Puri, diharapkan lebih banyak pasien dengan penyakit berat bisa memperoleh penanganan yang sesuai. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

IRRA pun membuka peluang kerja sama dengan rumah sakit lain untuk menjangkau lebih banyak daerah. 

“Kami ingin terapi ini menjadi standar penanganan kasus-kasus berat. Jika didukung teknologi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa,” tutup Heru.
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Bukan Soal Kartu Merah, Ini Respons Gavin Lee usai Singapura Tumbang dari Timnas Indonesia

Singapura kalah 0-2 dari Timnas Indonesia, Gavin Lee tak mau persoalkan kartu merah dan penalti. Ia menegaskan mentalitas tim harus terjaga hingga Piala Asia.
Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hillstate Terpukau, Power Smash Megatron Jadi Sorotan

Megawati Hangestri mulai menunjukkan kualitasnya di hadapan rekan-rekan barunya di Hyundai Hillstate. Libero utama tim, Kim Yeon-gyeon, mengaku terpukau power.
Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Dedi Mulyadi Sambut Baik FIFA ASEAN Cup 2026 diselenggarakan di Jawa Barat: Bisa Berefek ke Ekonomi

Perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 akan memberikan dampak ganda yang luar biasa bagi masyarakat Jawa Barat.
Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Kehidupan Shio Naga Meningkat, Ramalan Keuangan dan Karier 27 September 2026

Ramalan keuangan dan karier 12 shio 27 September 2026. Kehidupan Shio Naga meningkat, sementara shio lain menghadapi peluang dan tantangan berbeda.
IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

IPW Angkat Bicara Soal Ombudsman Sidak Lapas Cibinong: Ada Batas Kewenangan

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso menanggapi inspeksi mendadak (sidak) Ombudsman Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Rabu (23/9/2026).
Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

Bukan Soal Finishing, John Herdman Ungkap Alasan Timnas Indonesia Minim Tembakan Lawan Singapura

ohn Herdman menjelaskan minimnya tembakan Timnas Indonesia saat melawan Singapura. Menurutnya, skuad Garuda masih membangun ritme dan kombinasi pemain baru.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT