News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begadang Jangan Begadang, Kalau Tiada Artinya, dr. Tirta Ungkap Faktanya Lama-lama Bisa Bikin....

Kebiasaan begadang ternyata tak bisa dianggap sepele. dr. Tirta sebut kebiasaan tidur larut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke akibat begadang terus-menerus
Kamis, 31 Juli 2025 - 18:06 WIB
Begadang Jangan Begadang, Kalau Tiada Artinya, dr. Tirta Ungkap Faktanya Lama-lama Bisa Bikin....
Sumber :
  • YouTube PengPengPeng

tvOnenews.com - Di tengah gaya hidup modern, begadang sudah menjadi bagian dari rutinitas harian sebagian besar masyarakat, terutama bagi para pekerja malam, mahasiswa, hingga content creator.

Aktivitas yang berlangsung hingga larut bahkan pagi hari ini kerap dianggap sepele, padahal dampaknya bagi kesehatan bisa sangat serius. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dr. Tirta, kebiasaan begadang dapat merusak sistem tubuh secara perlahan.

Dalam salah satu video edukatif di kanal YouTube resminya, dr. Tirta menjawab pertanyaan warganet seputar efek begadang. 

Ia menegaskan bahwa begadang bukan hanya membuat tubuh kelelahan, tetapi juga mengganggu ritme sirkadian, jam biologis tubuh yang mengatur kapan tubuh harus aktif dan kapan harus beristirahat.

“Saat tidur malam terganggu, proses pemulihan organ dalam dan otak juga ikut terganggu. Ini bisa jadi akar dari berbagai penyakit serius di kemudian hari,” ungkap dr. Tirta.

Begadang Jangan Begadang, Kalau Tiada Artinya, dr. Tirta Ungkap Faktanya Lama-lama Bisa Bikin....
Begadang Jangan Begadang, Kalau Tiada Artinya, dr. Tirta Ungkap Faktanya Lama-lama Bisa Bikin....
Sumber :
  • Istockphoto

 

Dampak begadang bukan isapan jempol belaka. Salah satu efek utama adalah kerusakan sel dan kelelahan kronis. 

Tidur yang cukup berfungsi mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Ketika proses ini terganggu, tubuh akan cepat lelah, konsentrasi menurun, dan daya tahan tubuh ikut melemah. 

Ini membuat seseorang lebih rentan terhadap infeksi dan gangguan metabolisme. Tak hanya itu, dr. Tirta juga menyoroti peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke akibat begadang terus-menerus. 

Saat seseorang tidak cukup tidur, tekanan darah cenderung naik dan pembuluh darah mengalami pengerasan. 

Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa berujung pada serangan jantung mendadak atau stroke.

“Tidur malam itu seperti charging baterai. Kalau terus dibiarkan kosong, jantung dipaksa kerja ekstra. Ini yang bahaya,” kata dr. Tirta dilansir dari YouTube.

Lebih mengerikan lagi, risiko terkena kanker juga meningkat. Kurang tidur membuat sel-sel tubuh tidak sempat diperbaiki, sehingga berpotensi mengalami mutasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bila ini terjadi secara terus-menerus, maka sel-sel rusak bisa berkembang menjadi sel kanker. 

Organ vital seperti hati dan paru-paru yang bekerja tanpa henti akan mengalami penurunan fungsi akibat paparan stres oksidatif yang tinggi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN, Sufmi Dasco Akui Ada Masukan dari DPR ke Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memberikan respon terkait pencopotan Dadan Hindayana dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Mengapa Menanam Pohon Jadi Aksi yang Relevan Hari Ini? Ini Upaya Menumbuhkan Harapan untuk Generasi Berikutnya

Upaya penghijauan kembali melalui penanaman pohon menjadi bagian dari gerakan menjaga keseimbangan alam, memperbaiki lingkungan, dan membangun masa depan
Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi Terpesona dengan Kebersihan Kampung Tobati, KDM: Siapa yang Ngajarin Kebersihan?

Dedi Mulyadi terpesona dengan kebersihan Kampung Tobati Papua, KDM sampai tanya pada warga lansia siapa yang mengajari tentang kebersihan di kampung tersebut.
Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) lebih menekankan mitigasi mengelola tumpukan sampah menjadi bahan bakar alternatif ketimbang status Bandung darurat sampah.
Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang Punya Aset Rp6,3 Miliar, Ini Rincian Properti dan Mobil Mewahnya

Nanik S Deyang resmi ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional menggantikan Dadan Hindayana. Simak profil, perjalanan karier, dan rincian harta kekayaannya yang mencapai Rp6,3 miliar
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT