News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mitos atau Fakta Pengidap Diabetes Bisa Pakai Sambiloto Jadi Ramuan Ajaib untuk Turunkan Gula Darah Tinggi?

Sambiloto disebut bisa bantu turunkan gula darah tinggi pada penderita diabetes. Benarkah ramuan herbal ini manjur atau hanya mitos? Simak penjelasannya.
Minggu, 28 September 2025 - 22:58 WIB
Ilustrasi Tanaman Herbal Sambiloto
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Diabetes masih menjadi salah satu penyakit kronis yang jumlah penderitanya terus meningkat di Indonesia.

Banyak pengidap diabetes mencari alternatif pengobatan alami untuk membantu menurunkan kadar gula darah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu tanaman herbal yang kerap disebut berkhasiat adalah sambiloto.

Lalu, benarkah sambiloto bisa menjadi ramuan ajaib untuk mengendalikan gula darah tinggi

Dilansir dari YouTube dr. Cahyo Purnomo, sambiloto sejak lama telah digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai keluhan kesehatan.

“Sambiloto dari dulu sudah dipakai dalam pengobatan tradisional untuk membantu mengatasi berbagai penyakit mulai dari demam, radang, hingga gangguan pencernaan,” jelas dr. Cahyo.

Ilustrasi Obat Herbal

Beberapa penelitian modern menemukan bahwa sambiloto mengandung senyawa aktif yang diduga berpotensi meningkatkan kerja insulin.

“Bahkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa sambiloto memiliki kandungan senyawa aktif yang diduga bisa membantu meningkatkan kerja insulin dalam menurunkan kadar gula darah,” kata dr. Cahyo.

Dalam beberapa uji coba, ekstrak sambiloto memang menunjukkan hasil yang menjanjikan.

“Pada beberapa uji coba, sambiloto memang tampak bisa menurunkan kadar gula darah, terutama bila dikonsumsi dalam bentuk ekstrak,” lanjutnya.

Meski begitu, masih ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum penderita diabetes menjadikan sambiloto sebagai pilihan utama.

Menurut dr. Cahyo, terdapat beberapa poin penting terkait konsumsi sambiloto untuk penderita diabetes.

Pertama, hingga kini belum ada standar dosis resmi sambiloto yang diakui secara medis untuk menurunkan gula darah.

Hal ini membuat penggunaan sembarangan bisa menimbulkan risiko.

Kedua, efek sambiloto bisa berbeda pada setiap orang.

Ada yang mungkin merasakan manfaat, tetapi ada juga yang tidak mengalami perubahan signifikan.

Ketiga, sambiloto belum bisa menggantikan obat diabetes yang diresepkan oleh dokter.

Artinya, sambiloto hanya bisa menjadi pendukung, bukan terapi utama.

Selain itu, konsumsi berlebihan sambiloto bisa menimbulkan efek samping.

“Yang keempat, konsumsi berlebihan bisa menimbulkan efek samping seperti sakit perut, diare, atau bahkan menurunkan tekanan darah terlalu rendah,” jelas dr. Cahyo.

Banyak orang yang langsung percaya bahwa sambiloto adalah ramuan ajaib untuk menurunkan gula darah.

Namun menurut dr. Cahyo, hal itu masih terlalu dini.

“Jadi, apakah benar sambiloto bisa menurunkan gula darah? Jawabnya, iya, ada potensi, tapi masih butuh penelitian lebih lanjut dan tidak boleh dijadikan satu-satunya pengobatan,” ungkapnya.

Karena itu, penderita diabetes yang ingin mencoba sambiloto sebaiknya tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Hal ini penting agar tidak terjadi interaksi berbahaya dengan obat medis yang sedang dikonsumsi.

Dr. Cahyo juga menegaskan bahwa kunci utama dalam mengendalikan diabetes tetap ada pada pola hidup sehat.

"Dan jangan lupa, kunci utama mengendalikan diabetes tetaplah pada pola makan sehat, olahraga teratur, dan kepatuhan minum obat sesuai anjuran dokter,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, sambiloto memang memiliki potensi membantu menurunkan kadar gula darah, tetapi tidak boleh dijadikan solusi tunggal.

Pendekatan medis dan gaya hidup sehat tetap menjadi prioritas utama dalam mengelola diabetes. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

Ditemukan Rekening Penampung, KPK Dalami Dugaan Setoran dari Sejumlah Kantah ke Kanwil BPN Jawa Timur

KPK mendalami soal dugaan setoran-setoran yang dilakukan sejumlah Kantor Pertanahan ke Kantor Wilayah BPN Jawa Timur.
Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Rekap Hasil UEFA Nations League A, Selasa (29/09/2026): Italia Pesta Gol, Prancis Belum Terkalahkan

Italia meraih kemenangan meyakinkan atas Turkiye pada matchday kedua UEFA Nations League A Grup 1 2026/27. Ini jadi kemenangan perdana pelatih Roberto Mancini.
Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Oknum Guru Bergelar "Ustaz" di Sekolah Internasional Serpong Diduga Lecehkan Siswi, Terjadi saat Korban Kelas 4 SD hingga 1 SMP

Seorang oknum guru bergelar ustaz di salah satu sekolah internasional di Serpong, Tangerang Selatan, diduga melakukan pelecehan terhadap seorang siswi. Ini kata polisi.
Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Padahal Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Bek Malaysia Bangga Bisa Tahan Imbang Skuad Garuda: Sulit Tundukkan Garuda

Bek Timnas Malaysia, Dion Cools, tetap bangga meski Harimau Malaya gagal menang atas Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.
172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair Mual, Muntah hingga Pusing Usai Ikuti Pradik, Sampel Makanan Diperiksa

172 Peserta PPDS Unair mengalami mual, muntah hingga pusing setelah mengikuti kegiatan pra-pendidikan di RSUD Dr. Soetomo pada Senin (28/9/2026).
Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Nasihat Bijak Ketum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Ditahan Imbang Malaysia: Kesempatan Masih Ada, Fokus Laga Selanjutnya

Ketum PSSI Erick Thohir meminta Timnas Indonesia alihkan fokus setelah bermain imbang 0-0 melawan Malaysia. Skuad Garuda diminta bangkit demi tiket ke final.

Trending

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Humble Banget! Megawati Hangestri Ajak Sopir Taksi di Korea untuk Makan Bakso Bareng

Sikap rendah hati Megawati Hangestri kembali dapat pujian dari volimania setelah mengajak seorang sopir taksi di Korea Selatan untuk ikut makan bakso bersamanya
Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia Dapat Apresiasi Meski Gagal Menang, Pelatih Malaysia Sampai Terpukau dan Lempar Pujian Buat Garuda: Sangat Kuat

Timnas Indonesia gagal menang atas Malaysia, tetapi kokohnya pertahanan Garuda membuat Tan Cheng Hoe terpukau hingga melontarkan pujian usai laga.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT