GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketuban Bisa Rembes Tanpa Kontraksi, Ini Ciri-cirinya yang Sering Tak Disadari Ibu Hamil hingga Terlambat Ditangani

Ketuban bisa rembes tanpa kontraksi, kenali ciri-cirinya yang sering salah dikira keputihan atau urine agar ibu hamil tidak terlambat mendapat penanganan.
Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:17 WIB
ilustrasi wanita hamil
Sumber :
  • pexels.com/Amina Filkins

tvOnenews.com - Bagi ibu hamil, menjaga kesehatan kandungan hingga menjelang persalinan adalah hal yang sangat penting.

Namun, ada kondisi yang sering membuat panik, yakni ketika ketuban rembes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak sedikit ibu hamil yang bingung membedakan apakah cairan yang keluar adalah ketuban, keputihan, atau urine.

Yang lebih mengejutkan, menurut informasi dari Alodokter dan Halodoc, ketuban ternyata bisa rembes meski kontraksi belum dirasakan sama sekali.

Kondisi ini dikenal sebagai ketuban pecah dini (KPD), yakni keluarnya cairan ketuban sebelum waktunya atau sebelum kontraksi persalinan dimulai.

Situasi ini harus diwaspadai karena bisa berisiko bagi ibu maupun bayi bila terlambat ditangani.

Ilustrasi Ibu Hamil

Ketuban adalah cairan bening yang melindungi janin di dalam rahim.

Fungsinya sangat penting, mulai dari menjaga suhu stabil, melindungi janin dari benturan, hingga membantu perkembangan paru-paru bayi.

Namun, saat kantung ketuban pecah sebelum waktunya, cairan bisa merembes keluar dari jalan lahir.

Biasanya, kantung ketuban akan pecah ketika kontraksi sudah kuat dan pembukaan jalan lahir terjadi.

Tetapi pada kasus ketuban rembes tanpa kontraksi, cairan keluar lebih dulu, membuat ibu hamil kerap salah mengira hanya keputihan atau urine yang menetes.

Dilansir dari Halodoc, ciri utama ketuban rembes adalah keluarnya cairan dari vagina yang sulit ditahan, berbeda dengan urine yang bisa ditahan.

Beberapa tanda yang sering dialami ibu hamil antara lain:

1. Cairan terus keluar meski sudah dibersihkan.

Cairan ketuban biasanya keluar sedikit demi sedikit dan tidak bisa dikontrol.

2. Berwarna bening atau sedikit kekuningan.

Berbeda dari keputihan yang lebih kental, ketuban rembes cenderung encer dan jernih.

3. Tidak berbau pesing.

Cairan ketuban umumnya tidak memiliki bau seperti urine. Kadang justru ada aroma manis atau amis ringan.

4. Rasa basah terus-menerus di celana dalam.

Ibu hamil biasanya merasa seperti sedang berkemih, padahal itu cairan ketuban yang merembes.

5. Bisa bercampur darah atau lendir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada beberapa kasus, cairan ketuban yang rembes bisa disertai bercak darah sebagai tanda persalinan mendekat.

Ketuban yang pecah terlalu dini berisiko menimbulkan infeksi, baik pada ibu maupun bayi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Polda Metro Jaya Tangkap Empat Begal Bersenpi, Beraksi di Jakarta-Bekasi dan Pernah Tembak Korban

Tim penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali melakukan penangkapan terhadap pelaku begal yang beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, dan videonya sempat viral di media sosial pada beberapa waktu lalu.
Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Dukung Presiden Prabowo, PP ISMAHI Tekankan Pentingnya Persatuan Nasional

Pengurus Pusat Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (PP ISMAHI) menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden RI, Prabowo Subianto dalam memperkuat persatuan nasional dan menjaga stabilitas negara di tengah tekanan ekonomi global.
Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Trending Topic: Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan, hingga Kabar Baik untuk Warga Jabar dari KDM

Berikut tiga rangkuman berita terpopuler paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari keputusan Dedi Mulyadi hingga penghargaan didapat Sherly Tjoanda.
Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Resmi Masuk Jerman, Platform Logistik On-Demand Ini Siap Bikin UKM Berlin Makin Gesit

Platform logistik on-demand resmi masuk Jerman lewat Berlin, menawarkan pengiriman fleksibel untuk UKM di tengah kebutuhan layanan cepat dan transparan.
Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Puji Pelayanan Haji 2026, Timwas DPR: Negara Benar-Benar Hadir Layani Jemaah

Anggota Timwas Haji DPR RI, Nurdin Halid, menyebut layanan haji tahun ini mengalami lonjakan kualitas sejak pengelolaan dialihkan dari Kementerian Agama ke Kementerian Haji dan Umrah.
Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Dari Hafalan Hadis hingga Medali Internasional: Ratusan Santri Rayakan Kelulusan di Gedung KH. Noer Alie Bekasi

Sebanyak 289 santri dari jenjang Madrasah Aliyah Pusat Putra, Putri, serta Madrasah Tahfiz Attaqwa Bekasi secara resmi dilepas untuk melanjutkan pengabdian ke masyarakat dan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Trending

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Cari Keberadaan Aman Yani, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Bapak Balik, Dana Pensiun Saya Tambah Rp750 Juta

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mencari sosok Aman Yani yang hilang sejak 2016 saat menyikapi kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Kabar Baik untuk Warga Jabar, KDM Rencanakan Perubahan Nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan Konsep seperti ini

Belum lama ini Kang Dedi Mulyadi atau KDM merencanakan perubahan nama Alun-alun menjadi Kota Tua dengan konsep tertentu. Salah satu daerah fokusnya Karawang
Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Apresiasi untuk Pemimpin Daerah, Sherly Tjoanda Raih 2 Penghargaan karena Berhasil Menurunkan Pengangguran sampai Stunting

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membagikan momen manis karena mendapatkan penghargaan dari Pemerintah.
Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Jawaban Bos Sassuolo soal Nasib Jay Idzes di Bursa Transfer, Kapten Timnas Indonesia Berpotensi Pindah

Bos Sassuolo berbicara tentang situasi Jay Idzes menjelang bursa transfer musim panas. Sang kapten Timnas Indonesia bisa pindah setelah musim ini berakhir.
Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak Muda Tiba-Tiba Hampiri Dedi Mulyadi saat Tertibkan Pasar Cicadas, Ajak Tinjau Kios Pil Haram

Anak muda tiba-tiba menghampiri Dedi Mulyadi saat proses penertiban kios-kios di kawasan Pasar Cicadas, tak disangka pemuda itu ajak KDM tinjau kios pil haram.
Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Disinggung Soal Tambang Ilegal, Sherly Tjoanda Tegas Tepis Tudingan: Saya ini Nggak Gila, Saya Gubernur!

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda sempat disorot adanya tudingan aktivitas pertambangan ilegal yang melibatkan perusahaan nikel, PT Karya Wijaya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT