News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mulai Sekarang Hindari Jenis Daging Ini Kalau Tak Mau Kualitas Sperma Loyo Saat Program Hamil!

Dokter mengungkap jenis daging yang bikin sperma loyo dan harus dihindari pria saat sedang melakukan program hamil agar tetap subur dan sehat. Seperti apa?
Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:33 WIB
Ilustrasi Program Hamil
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Bagi pasangan suami istri yang sedang menjalani program hamil, menjaga kualitas sperma menjadi hal yang sangat penting.

Bukan hanya gaya hidup sehat dan olahraga yang perlu diperhatikan, tetapi juga pola makan sehari-hari, terutama dalam memilih jenis daging yang dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari kanal YouTube pribadi dr. Jefry Albari Tribowo, Sp.And, spesialis andrologi menegaskan bahwa tidak semua jenis daging baik untuk pria yang sedang menjalani program hamil.

Beberapa jenis daging justru bisa menurunkan kualitas sperma jika dikonsumsi berlebihan.

Menurut dr. Jefry, jenis daging yang sebaiknya dihindari atau dikurangi adalah daging merah.

"Daging-daging yang sebetulnya jangan diperbanyak pada pria yang sedang menjalani program hamil, karena daging ini memiliki dampak yang kurang baik untuk kualitas sperma. Antara lain itu adalah daging merah. Seperti apa daging merah ini? Contohnya ada daging kambing dan daging sapi,” jelasnya.

Ia menambahkan, daging merah cenderung tinggi lemak jenuh, dan kandungan lemak jenuh yang terlalu tinggi bisa berdampak buruk pada kualitas sperma.

Konsumsi berlebihan dalam jangka panjang dapat menurunkan jumlah sperma, mengganggu pergerakannya (motilitas), dan bahkan meningkatkan risiko kerusakan DNA sperma.

Selain daging merah, dr. Jefry juga mengingatkan pria untuk menghindari daging olahan dan daging dalam kemasan.

Jenis daging seperti sarden, kornet, sosis, nugget, hingga daging kalengan lainnya termasuk dalam kategori yang sebaiknya tidak dikonsumsi sama sekali.

“Daging yang paling jelek dan sebaiknya tidak dikonsumsi sama sekali yaitu daging-daging yang dalam kemasan, berproses, dan berpengawet. Karena kalau dalam kaleng ini biasanya dia sudah menjalani serangkaian proses pengawetan dan penambahan bahan lainnya untuk meningkatkan ketahanan. Dan ini kurang baik bagi kualitas sperma pria,” ujar dr. Jefry.

Kandungan pengawet dan bahan kimia tambahan dalam daging olahan bisa memengaruhi keseimbangan hormon testosteron dan mengganggu produksi sperma.

Selain itu, asupan natrium dan nitrat yang tinggi juga bisa meningkatkan stres oksidatif dalam tubuh, yang berujung pada penurunan kualitas sel sperma.

Namun, bukan berarti pria tidak boleh makan daging sama sekali.

Dr. Jefry menegaskan bahwa konsumsi daging segar seperti ayam, ikan, atau daging sapi tanpa lemak masih diperbolehkan, asalkan dalam jumlah wajar dan dengan cara pengolahan yang tepat.

“Sebaiknya kita perbanyak saja konsumsi daging-daging yang segar,” katanya.

“Tapi jangan lupa juga ya, kita harus memperhatikan bagaimana pengolahan masakan dari daging yang sudah kita beli tadi," sambungnya.

Pengolahan yang salah, seperti terlalu sering digoreng, justru bisa menambah kadar kolesterol dan lemak trans dalam tubuh.

Kandungan kolesterol tinggi diketahui berpotensi menurunkan kualitas sperma dan menghambat produksi hormon penting bagi kesuburan.

Untuk menjaga kualitas sperma tetap optimal, dr. Jefry menyarankan agar pria menggunakan metode memasak yang lebih sehat seperti mengukus, merebus, atau memanggang tanpa minyak berlebih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu, kandungan gizi dalam daging tetap terjaga tanpa meningkatkan kadar kolesterol jahat.

Dengan memperhatikan jenis dan cara mengolah daging, para pria yang sedang berjuang mendapatkan keturunan bisa memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan sperma yang sehat, kuat, dan subur. (adk)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menteri HAM Ungkap Motif Sesungguhnya Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT

Menteri HAM Ungkap Motif Sesungguhnya Kasus Siswa SD Bunuh Diri di NTT

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai mengambil langkah tegas merespons tragedi bunuh dirinya siswa SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). 
KPK Tetapkan Tersangka Terkait Hasil OTT Kantor Pajak Madya Banjarmasin

KPK Tetapkan Tersangka Terkait Hasil OTT Kantor Pajak Madya Banjarmasin

KPK telah menetapkan tersangka terhadap pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, Kalimatan Selatan.
Tersengat Listrik Saat Pasang Kanopi, Buruh Asal Kudus Meninggal Dunia di Sumbawa

Tersengat Listrik Saat Pasang Kanopi, Buruh Asal Kudus Meninggal Dunia di Sumbawa

Seorang buruh harian lepas berinisial SW (35), warga asal Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat memasang rangka kanopi
Pigai Ungkap 'Biang Kerok' Anak SD di NTT Nekat Bunuh Diri, Diduga Berhubungan Erat dengan Hal Ini

Pigai Ungkap 'Biang Kerok' Anak SD di NTT Nekat Bunuh Diri, Diduga Berhubungan Erat dengan Hal Ini

Menteri HAM Natalius Pigai menyoroti soal kasus anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Menurut dia, ada masalah utama yang menyebabkan anak itu merasa frustasi.
Kalau Boleh Jujur, Manchester United yang Kini Gacor Diprediksi Bakal Finish di Posisi Ini

Kalau Boleh Jujur, Manchester United yang Kini Gacor Diprediksi Bakal Finish di Posisi Ini

Manchester United tampil impresif musim ini, mampu menaklukkan tim-tim papan atas Liga Inggris seperti Manchester City dan Arsenal. Pengamat beri prediksi finis
Kecelakaan Maut Dua Minibus di Probolinggo, Satu Korban Meninggal

Kecelakaan Maut Dua Minibus di Probolinggo, Satu Korban Meninggal

Kecelakaan maut adu depan dua kendaraan minibus (Toyota Innova) terjadi di Jalan Raya Sumberejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Trending

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Terungkap! Siswa SD Bunuh Diri di NTT Ternyata Terdaftar PIP tapi Tak Bisa Cair, Bupati Ngada: KTP Orang Tua Bukan Warga Sini

Sebagai informasi, PIP adalah bantuan tunai pendidikan untuk peserta didik usia 6-21 tahun yang berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau peserta PKH. 
Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Baru Juga Datangkan Mauro Zijlstra, Persija Dikabarkan Selangkah Lagi Gaet Gelandang Brasil Eks Rekan Messi

Persija kembali jadi pusat perhatian bursa transfer awal 2026. Baru datangkan Mauro Zijlstra, Macan Kemayoran sudah dikaitkan dengan satu nama baru, Jean Mota.
Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Blak-blakan 5 Pemain Asing Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Grade A Eropa

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, membuka peluang besar bagi kehadiran pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. 5 pemain asing ini siap jadi WNI?
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 6 Februari 2026: Angka Hoki Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 6 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces, membahas peluang finansial, kondisi zodiak, dan angka hoki harian.
Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Atalia Bergetar Soroti Anak SD Gantung Diri di NTT, Singgung Dampak Besar Kemiskinan: Prihatin Saja Tidak Cukup!

Anggota Komisi VIII DPR RI, Atalia Praratya menyikapi tragedi pilu anak SD, YBR (10) bunuh diri di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026).
AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

AFC Turun Tangan Selamatkan FAM, Sepak Bola Malaysia Terancam Diskors FIFA!

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah melakukan restrukturisasi besar-besaran terhadap Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) menyusul skandal serius yang menyeret proses naturalisasi pemain.
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Permintaan Salinan 709 Dokumen ke PPID Polda Metro

Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cs Ajukan Permintaan Salinan 709 Dokumen ke PPID Polda Metro

Sambangi Polda Metro Jaya, kubu Roy Suryo cs mengajukan permintaan salinan 709 dokumen terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT