GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Biduran Kambuh Saat Musim Hujan? dr. Zaidul Akbar Bocorkan Ramuan Herbal Sederhana yang Bisa Dicoba!

Biduran kambuh saat musim hujan? dr. Zaidul Akbar bagikan resep herbal dari habbatusauda, air kelapa, hingga nanas yang bisa bantu redakan gatal. Seperti apa?
Sabtu, 25 Oktober 2025 - 18:38 WIB
Ilustrasi Gatal Biduran
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Saat musim hujan tiba, banyak orang mulai mengeluhkan gatal-gatal di kulit, salah satunya biduran.

Bisuran adalah kondisi kulit yang ditandai dengan bentol-bentol merah dan rasa gatal luar biasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Udara dingin, stres, hingga sistem imun yang menurun kerap menjadi pemicunya.

dr. Zaidul Akbar, membagikan cara alami untuk mengatasi biduran tanpa harus bergantung pada obat kimia.

Menurut dr. Zaidul Akbar, gangguan kulit seperti biduran sering kali bukan hanya persoalan fisik semata.

“Penyakit-penyakit kulit itu biasanya ada hubungan dari apa yang saya pelajari dengan orang-orang yang sifatnya auto protect atau perfeksionis,” ujar dr. Zaidul Akbar.

Ia menambahkan bahwa kondisi mental seperti stres atau keinginan untuk selalu sempurna bisa memicu gangguan sistem imun tubuh, yang akhirnya membuat kulit lebih sensitif dan mudah bereaksi.

dr. Zaidul juga menekankan bahwa penyembuhan alami bisa dilakukan secara bertahap dan perlu dilakukan dengan intensif.

“Secara herbalnya sebenarnya banyak sih yang kita bisa pakai untuk mengatasi ini, cuman mungkin harus intensif,” tuturnya.

Salah satu bahan alami yang direkomendasikan adalah Habbatus Sauda atau jintan hitam.

Bahan ini sudah dikenal luas dalam dunia pengobatan herbal karena memiliki sifat antiinflamasi dan antialergi yang kuat.

“Habbatus Sauda sebenarnya adalah salah satu antialergi yang sangat baik, untuk apa biduran,” ujar dr. Zaidul Akbar.

Untuk memaksimalkan khasiatnya, dr. Zaidul membagikan cara membuat ramuan sederhana yang bisa dicoba di rumah.

"Supaya dia lebih efektif kerjanya, jadi nanti habbatussaudanya begini: Anda ambil air kelapa, air kelapa itu Anda masukin gelas saja lalu Anda masukkan mungkin sekitar tiga atau lima kapsul habbatus sauda yang serbuk, campurkan dengan madu tapi tunggu beberapa saat dulu ya, nanti air itu Anda minum,” jelasnya.

Kombinasi air kelapa, madu, dan habbatussauda dipercaya dapat membantu menetralkan reaksi alergi dalam tubuh sekaligus meningkatkan daya tahan.

Air kelapa memiliki efek menenangkan, madu membantu memperbaiki jaringan kulit, sementara habbatussauda bekerja sebagai penangkal alergi.

Selain ramuan tersebut, dr. Zaidul juga mengungkap resep alami lainnya yang tidak kalah ampuh.

“Kalau resep lama yang sudah biasa saya sarankan itu paling mudahnya ya paduannya itu antara bromelin itu yang ada pada nanas atau bonggolnya, itu dicampur dengan Habbatussauda juga bisa,” katanya.

Kandungan bromelin dalam nanas diketahui memiliki efek antiinflamasi alami yang dapat membantu meredakan peradangan pada kulit akibat biduran.

Tak berhenti di situ, dr. Zaidul juga menyarankan untuk menambahkan probiotik dalam rutinitas harian.

"Ketiga, tambah lagi kalau mau pakai probiotik,” ujarnya.

Probiotik membantu menyeimbangkan mikrobiota usus yang berpengaruh besar terhadap sistem imun tubuh.

Ketika usus sehat, tubuh pun lebih kuat melawan reaksi alergi termasuk biduran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan mengikuti resep herbal dari dr. Zaidul Akbar ini, penderita biduran di musim hujan dapat mencoba cara alami.

Tak hanya membantu mengatasi gejala dari luar, ramuan ini juga bekerja dari dalam tubuh untuk memperkuat sistem kekebalan dan menekan reaksi alergi berlebih. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Pekerja Bangunan di Ngronggot Nganjuk Ditemukan Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Seorang pekerja bangunan ditemukan tewas di atap rumah warga di Desa Betet, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Korban dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat memperbaiki atap rumah warga, Selasa (17/2).
Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Hilal Masih Mustahil Terlihat, Kemenag: Ramadan 1447 H Diperkirakan Mulai 19 Februari 2026

Berdasarkan perhitungan hisab, Kemenag memperkirakan 1 Ramadan 1447 Hijriah secara astronomis berpotensi jatuh pada Kamis Pahing, 19 Februari 2026.
BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

BREAKING NEWS Resmi 1 Ramadhan 1447 Hijriah Jatuh Pada 19 Februari 2026

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi umumkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis 19 Februari 2026.
Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo Komentari Gaya Balap Marc Marquez Jelang MotoGP 2026, Sebut The Baby Alien Kini Mirip dengan....

Jorge Lorenzo menyoroti perubahan besar gaya balap Marc Marquez jelang MotoGP 2026. Legenda asal Spanyol itu menilai gaya balap The Baby Alien kini lebih halus.
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris

Agen Jurgen Klopp ungkap kliennya menolak tawaran Manchester United (MU) dan Chelsea. Peluang latih Timnas Inggris sempat terbuka sebelum ia gabung Red Bull.
Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Polres Bojonegoro Ungkap Kasus Korupsi Dana Desa dan 60 Perkara PPA Sepanjang 2024–2025

Satuan Reserse Kriminal Polres Bojonegoro mencatatkan pengungkapan sejumlah perkara menonjol dalam periode kepemimpinan AKP Bayu Adjie Sudarmono sebagai Kasat Reskrim.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Mengenal Neraysho Kasanwirjo, Bek Belanda Bernama Jawa yang Disebut Calon Diaspora Timnas Indonesia

Siapa Neraysho Kasanwirjo? Bek Belanda bernama Jawa ini kerap disebut calon diaspora Timnas Indonesia. Seperti apa garis keturunan sang pemain serbabisa itu?
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Bersinar di Red Sparks, Megawati Hangestri Sudah Diperkenalkan sebagai Pemain Asing Sejak Awal di Jakarta Pertamina Enduro

Megawati Hangestri membuktikan kualitasnya bersama Jakarta Pertamina Enduro (JPE) di Proliga 2026. Sejak awal musim sudah “diperkenalkan” sebagai pemain asing
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT