GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Perbedaan Panas Badan karena Demam Biasa dengan Demam Berdarah Dengue (DBD)?

Kala musim hujan datang, umumnya ada dua sakit yang dialami masyarakat indonesia yaitu demam biasa karena flu dan demam berdarah dengue (DBD).
Selasa, 18 November 2025 - 14:35 WIB
Ilustrasi demam
Sumber :
  • Pexels/Yaroslav Shuraev

Jakarta, tvOnenews.com- Badan panas atau demam biasa dan demam berdarah umum dialami anak-anak sampai usia dewasa. Terlebih saat ini sering turun hujan, perlu diwaspadai.

Kala musim hujan datang, umumnya ada dua sakit yang dialami masyarakat indonesia yaitu demam biasa karena flu dan demam berdarah dengue atau DBD.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Bulan November 2025, bisa dikatakan sebagai masuknya musim hujan di Indonesia. Hal ini berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatalogi dan Geologi (BMKG).

Apa Perbedaan Panas Badan karena Demam Biasa dengan Demam Berdarah Dengue (DBD)?
Apa Perbedaan Panas Badan karena Demam Biasa dengan Demam Berdarah Dengue (DBD)?
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/ilustrasi kemenkes

 

Ketika anda dan keluarga mengalami panas atau demam biasa, ada baiknya dicek terlebih dahulu suhunya. Hal ini bisa menjadi langkah awal memantau kesehatan yang tengah ngedrop.

Lantas, apa apa perbedaan panas badan karena demam biasa dengan demam berdarah dengue atau DBD? berikut penjelasan dari tvOnenews.com yang merangkum penjelasan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan laman kesehatan lainnya.

Demam Biasa

Perlu dipahami soal demam biasa, yang umum dialami karena seseorang sakit infeksi virus ringan (flu, common cold) atau bakteri ringan.

Ciri-ciri demam biasa ini mudah dikenali kok, antara lain: Demam yang bertahap, tidak terlalu tinggi (biasanya 37,5–38,5°C).

Juga adanya gejala pernapasan berupa batuk, pilek, tenggorokan sakit. Lalu nafsu makan sedikit turun tapi tidak drastis.

Juga kadang disertai dengan badan pegal tetapi tidak ekstrem. Ketika diberi obat penurun panas maka demam mudah turun. Terpenting yaitu tidak ada perdarahan atau ruam merah khas DBD.

Demam Berdarah Dengue (DBD)

Sementara untuk demam berdarah dengue, atau biasa disingkat DBD menjadi salah satu penyakit yang harus diwaspadai. Sebab mampu menyebabkan kematian bagi penderitanya. 

Melansir laman Kemenkes kalau DBD disebabkan infeksi virus dengue akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang banyak berkembangbiak di negara tropis dan sub tropis, seperti indonesia.

-Penyebab seperti, virus dengue yang disebarkan nyamuk Aedes aegypti.

-Ciri khas yang perlu dipahami masyarakat agar mudah mendeteksi demam biasa atau DBD.

Pertama adanya demam tinggi mendadak, disertai dengan suhu badan yang bisa mencapai 39–40°C. Lalu, perhatikan kalau DBD suka muncul tiba-tiba dengan periode 1–3 hari sangat tinggi.

Kemudian, bisa turun palsu di hari 3–4 (fase kritis).

Kedua pada kasus tidak ada gejala batuk pilek/flu. Sakit di bagian belakang mata, dan adanya ruam atau bintik merah pada kulit

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu diwaspadai, gejala ketiga ini terjadi pada kondisi darurat. seperti Sakit kepala, Muntah tanpa henti, Mimisan atau perdarahan dari hidung, Gusi berdarah, Darah dalam tinja atau urin, dan Darah dalam muntahan.

Sementara kondisi darurat pada anak berupa: Anak ingin selalu berada di tempat yang sejuk, Menggigil, Rewel dan muntahTidak mau menyusu, minum, atau makan dan Volume urine menurun (tanda dehidrasi).(klw) Apabila kondisi anda tidak membaik ATAU ragu, sebaiknya kunjungi dokter terdekat untuk konsultasi. 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT