GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Sehat Susu UHT atau Pasteurisasi? Meski Sama-sama Melalui Proses Pemanasan, Kandungan Gizinya Berbeda!

Susu UHT dan pasteurisasi sama-sama dipanaskan, tapi kandungan gizinya berbeda! Kenali perbedaan proses, nutrisi, dan daya tahannya agar tak salah pilih.
Jumat, 21 November 2025 - 15:31 WIB
Ilustrasi. Susu Sapi.
Sumber :
  • tim tvonenews

tvOnenews.com - Banyak orang yang bingung ketika dihadapkan dengan dua pilihan susu di pasaran: susu pasteurisasi yang disimpan di etalase pendingin dan susu UHT (Ultra High Temperature).

Meski keduanya sama-sama berasal dari susu sapi segar, ternyata cara pengolahan dan kandungan gizi di antara keduanya sangat berbeda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika Anda mencicipi keduanya, rasa susu pasteurisasi cenderung lebih segar, sementara susu UHT memiliki cita rasa yang lebih “matang”.

Hal ini bukan tanpa alasan, karena perbedaan metode pemanasan yang diterapkan pada kedua jenis susu tersebut memengaruhi rasa, tekstur, hingga kandungan gizinya.

Proses Pasteurisasi untuk Menjaga Kelezatan dan Nutrisi

Dalam konteks susu, pasteurisasi dilakukan pada suhu sekitar 72-75°C selama 15-20 detik (disebut metode High Temperature Short Time atau HTST).

Proses ini cukup untuk mematikan bakteri patogen seperti Salmonella, Listeria, dan E. coli, tetapi tidak sampai membunuh semua mikroorganisme alami yang ada di dalam susu.

Setelah proses pemanasan selesai, susu segera didinginkan hingga suhu 4-8°C untuk mencegah pertumbuhan bakteri baru.

Karena itu, susu pasteurisasi wajib disimpan di lemari pendingin agar tidak cepat rusak. Umur simpannya hanya sekitar 5-7 hari setelah kemasan dibuka.

Selain lebih segar, susu pasteurisasi juga mempertahankan sebagian besar protein, vitamin B kompleks, dan kalsium karena pemanasannya tidak terlalu ekstrem. Namun, karena tidak sepenuhnya steril, susu jenis ini tetap memiliki masa kedaluwarsa yang lebih pendek.

Proses UHT Lebih Tahan Lama tapi Gizi Berkurang

Berbeda dengan pasteurisasi, susu UHT diproses dengan suhu ultra tinggi, sekitar 135-145°C selama 2-4 detik.

Tujuan dari metode ini adalah untuk mensterilkan susu secara total, membunuh semua bakteri dan enzim yang bisa menyebabkan susu cepat rusak.

Karena steril, susu UHT bisa bertahan hingga 6 bulan bahkan 1 tahun dalam kemasan tertutup tanpa perlu disimpan di kulkas. Inilah sebabnya susu UHT biasanya dijual di rak biasa, bukan di etalase pendingin.

Namun, proses pemanasan yang sangat tinggi ini berdampak pada perubahan struktur protein dan penurunan kadar vitamin tertentu.

Berdasarkan penelitian dalam Korean Journal for Food Science of Animal Resources, suhu ekstrem pada proses UHT menyebabkan denaturasi protein, yaitu kondisi di mana struktur protein terurai dan sebagian nutrisinya hilang.

Selain itu, studi dari Journal of the Medical Association of Thailand menunjukkan bahwa susu UHT memiliki kadar vitamin B1 (tiamin) dan vitamin C yang lebih rendah dibandingkan susu pasteurisasi.

Meski begitu, keunggulan susu UHT terletak pada kepraktisan dan daya tahannya yang panjang, terutama untuk kebutuhan distribusi jarak jauh atau konsumsi harian di luar rumah.

Secara umum, keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Susu pasteurisasi lebih unggul dalam menjaga kesegaran dan kandungan gizi, sementara susu UHT lebih praktis dan tahan lama.

Susu pasteurisasi cocok untuk Anda yang ingin mendapatkan cita rasa alami susu segar dan nilai nutrisi maksimal, asal bisa dikonsumsi dalam waktu singkat.

Sedangkan susu UHT lebih cocok untuk yang mencari kepraktisan tanpa perlu repot menyimpannya di lemari pendingin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski kandungan nutrisi susu UHT sedikit berkurang akibat suhu tinggi, susu ini tetap mengandung kalsium, protein, dan mineral penting yang bermanfaat bagi tubuh.

Tidak ada tambahan bahan pengawet dalam proses pembuatan susu UHT, ketahanannya murni karena proses sterilisasi suhu tinggi dan kemasan kedap udara yang mencegah masuknya mikroba baru. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Motor Dinas N-Max Desa di Aceh Hilang, Inspektorat Temukan Kerugian Rp33,4 Juta

Motor Dinas N-Max Desa di Aceh Hilang, Inspektorat Temukan Kerugian Rp33,4 Juta

Inspektorat Aceh Barat menemukan kerugian Rp33,4 juta akibat hilangnya motor dinas Yamaha N-Max milik desa yang dibeli dari dana tahun 2024.
​​​​​​​Belum Ada Pos Jaga, Perlintasan Ampera Bekasi Timur Masih Dijaga Manual oleh Dishub, Babinsa, dan Relawan

​​​​​​​Belum Ada Pos Jaga, Perlintasan Ampera Bekasi Timur Masih Dijaga Manual oleh Dishub, Babinsa, dan Relawan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat membenahi infrastruktur keselamatan di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur, Jawa Barat. Langkah ini
Hot News: Warga Kalbar Minta Tolong KDM dan Sherly Tjoanda, LCC MPR Diulang, Pajak Kendaraan Mau Dihapus Dedi Mulyadi

Hot News: Warga Kalbar Minta Tolong KDM dan Sherly Tjoanda, LCC MPR Diulang, Pajak Kendaraan Mau Dihapus Dedi Mulyadi

Warga Kalbar meminta bantuan langsung kepada Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda, polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar, hingga penghapusan pajak kendaraan bermotor
‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

‎Meski Persija Sudah Pasti Tak Juara, Mauricio Souza Akui akan Turunkan Skuad Utama saat Hadapi Persik Kediri

Persija tak mau asal tampil kontra Persik Kediri meski gagal juara Super League. Mauricio Souza menegaskan Macan Kemayoran bakal turun dengan skuad utama nanti.
Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus Penjambretan di Jakarta Kian Marak, DPRD DKI Minta Pemprov Evaluasi Sistem Keamanan

Kasus penjambretan di Jakarta kembali jadi sorotan usai turis Italia menjadi korban di Bundaran HI. DPRD DKI minta sistem keamanan dievaluasi.
Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Dedi Mulyadi Ingin 70 Persen Hasil Tambang Bogor untuk Warga Sekit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan rencana besar demi mewujudkan keadilan ekonomi bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan Bogor -

Trending

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Direspon KDM, Ini Kronologi Wanita Surabaya Terjerat Love Scamming Rp2,1 M oleh Warga Cirebon yang Ngaku Pegawai UNICEF

Wanita Surabaya, WS mengadu ke Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) imbas jadi korban penipuan & perampokan lewat love scamming warga Cirebon keturunan Kamerun.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT