News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tubuh Gemuk tapi Kolesterol Normal Bukan Berarti Aman dari Risiko Penyakit, Begini Penjelasan Dokter

dr. Hans Tandra ungkap fakta: tubuh gemuk meski kolesterol normal tetap berisiko jantung, stroke, dan diabetes. Lemak perut bisa picu inflamasi kronis.
Sabtu, 22 November 2025 - 23:31 WIB
Ilustrasi Pria Terkena Kolesterol
Sumber :
  • Gemini AI

tvOnenews.com - Banyak orang beranggapan bahwa jika hasil tes kolesterol menunjukkan angka normal, maka kondisi tubuh mereka aman, meskipun memiliki berat badan berlebih.

Namun, anggapan ini ternyata tidak sepenuhnya benar. Menurut penjelasan dr. Hans Tandra, tubuh gemuk dengan kolesterol normal tetap berisiko tinggi terkena penyakit serius seperti jantung, stroke, diabetes, dan bahkan kanker.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tayangan di kanal YouTube Good Talk TV, dr. Hans menjelaskan bahwa kolesterol normal bukan berarti tubuh terbebas dari bahaya lemak.

Banyak orang gemuk yang hasil pemeriksaan darahnya menunjukkan kadar kolesterol dan LDL normal, tetapi justru menyimpan lemak dalam jumlah besar di dalam rongga perut, lemak jenis ini dikenal sebagai lemak viseral (visceral fat).

“Ada orang gemuk diperiksa kolesterolnya baik ya. Karena kalau diperiksa apa? Gemuknya dalam perutnya diperiksa, cek darah gak ada kolesterol. Kolesterol baik-baik aja, LDL-nya gak tinggi. Ada yang begitu ya. Tapi biasanya kalau dokter katakan ini aman-aman aja lalu dibiarkan, itu enggak baik,” ujar dr. Hans.

Menurutnya, lemak di perut adalah pabrik inflamasi yang berbahaya bagi tubuh.

Walau tidak terlihat secara kasat mata seperti lemak di bawah kulit, lemak viseral justru jauh lebih berbahaya karena menumpuk di sekitar organ vital seperti hati, pankreas, dan usus.

Lemak ini bisa memicu peradangan (inflamasi) kronis yang menjadi awal mula berbagai penyakit degeneratif.

"Lemak yang di perut yang besar itu biasanya pabriknya lemak di situ. Sebentar lagi kolesterol naik. Tapi kalau tidak kolesterol tidak naik bagaimana? Perut yang besar tetap pemicu daripada inflamasi,” lanjut dr. Hans.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kolesterol darah tidak selalu bisa mendeteksi bahaya lemak viseral.

Seseorang bisa saja memiliki hasil kolesterol normal, tetapi tubuhnya menyimpan lemak dalam jumlah besar di bagian perut.

Lemak tersebut tidak hanya membuat perut buncit, tetapi juga menjadi penyebab utama terjadinya resistensi insulin, yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif.

"Periksa darah kolesterol bagus tapi insulin resistance. Anda bisa cek insulin, bisa cek HOMA-IR atau HOMA-B, itu biasanya akan terganggu. Insulin resistance terjadi maka inflamasi. Inflamasi hati-hati, gampang stroke, gampang jantung, gampang obesitas dan diabetes,” jelas dr. Hans.

Resistensi insulin ini kemudian memicu peradangan menahun (inflamasi kronis) yang berdampak pada banyak bagian tubuh.

Akibatnya, seseorang lebih rentan mengalami penyempitan dan pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis), gangguan autoimun, bahkan meningkatkan risiko kanker.

“Radang menahun itu memicu pengapuran pembuluh darah di mana-mana. Jadi walaupun kolesterolnya bagus, tetap bahaya. Karena sumber inflamasi tetap ada di lemak perut,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dr. Hans juga menyoroti pentingnya mengontrol lingkar perut sebagai indikator kesehatan metabolik.

Ia menyebutkan bahwa lingkar perut yang melebihi batas normal merupakan tanda adanya penumpukan lemak viseral yang harus segera diwaspadai.

“Ingat rumus 32–36. Untuk wanita, lingkar perut jangan lebih dari 32 inci atau 80 sentimeter. Untuk pria, jangan lebih dari 36 inci atau 90 sentimeter. Kalau lebih dari itu, cepat bertindak, cepat diperbaiki,” tutur dr. Hans.

Selain itu, ia juga menekankan bahwa penurunan berat badan tetap perlu dilakukan, meskipun hasil tes darah menunjukkan kolesterol yang baik.

Sebab, faktor risiko penyakit kronis tidak hanya ditentukan oleh kadar kolesterol, melainkan juga oleh jumlah dan distribusi lemak di tubuh.

Menurut dr. Hans, perubahan gaya hidup seperti mengatur pola makan sehat, menghindari gula berlebih, memperbanyak konsumsi serat, dan rutin berolahraga adalah kunci utama untuk menurunkan kadar lemak viseral dan menjaga metabolisme tetap seimbang.

"Walaupun kolesterol baik, harus kuruskan. Turunkan berat badan sampai normal. Karena lemak di perut itu sumber penyakit. Kalau dibiarkan, cepat atau lambat akan muncul komplikasi,” ujarnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penjelasan dr. Hans ini menjadi pengingat bahwa angka kolesterol normal tidak selalu berarti aman.

Pemeriksaan darah hanyalah salah satu cara melihat kondisi kesehatan, sedangkan faktor lain seperti lingkar perut, kadar gula darah, dan sensitivitas insulin juga harus diperhatikan secara menyeluruh agar risiko penyakit kronis dapat diminimalkan. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela Alami Lebih dari 500 Gempa Susulan Sejak Gempa Pertama Mengguncang pada 24 Juni 2026

Venezuela mengalami lebih dari 500 gempa susulan sejak dua gempa kuat mengguncang pada 24 Juni 2026 lalu.
Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Antisipasi Membludaknya Simpatisan Nadiem Saat Sidang Putusan, Polisi Perketat Keamanan

Pengamanan diperketat karena sidang putusan Nadiem Makarim diperkirakan akan menyedot perhatian publik. Polisi mengantisipasi kehadiran massa, termasuk para simpatisan.
Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal di Tomang, Jakarta Barat

Bank Jakarta wujudkan program CSR berupa pemberian 1 Unit Mandi Cuci Kakus (MCK) berbasis komunal di Kelurahan Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Kerajinan Jabar Semakin Diminati, Nilai Transaksi PKJB 2026 Capai Rp54 Miliar

Nilai transaksi penjualan produk kerajinan pada Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 mencapai Rp54 miliar.
Begini Kondisi Sekarang Korban Taufik Hidayat, Tante YTR Beri Penjelasan

Begini Kondisi Sekarang Korban Taufik Hidayat, Tante YTR Beri Penjelasan

Belum lama ini tante YTR, korban Taufik Hidayat di kasus penyekapan di Bandung mengungkapkan kondisi keponakannya. YTR saat ini masih di RSHS

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT