GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Stevia Lebih Aman dari Gula Pasir dan Tak Bikin Gula Darah Naik? Begini Penjelasan Dokter soal Efeknya!

Stevia disebut lebih aman dari gula pasir dan tak bikin gula darah naik. Benarkah begitu? Dokter jelaskan fakta dan batas aman penggunaannya.
Kamis, 27 November 2025 - 14:46 WIB
ilustrasi stevia
Sumber :
  • freepik

tvOnenews.com - Bagi banyak orang yang ingin hidup sehat, mengurangi konsumsi gula menjadi salah satu langkah utama untuk mencegah diabetes dan menjaga berat badan ideal.

Namun, di sisi lain, kebutuhan akan rasa manis sulit dihindari. Akhirnya, banyak yang beralih ke pemanis alami seperti stevia yang disebut-sebut lebih aman dibandingkan gula pasir. Tapi benarkah stevia tidak membuat kadar gula darah naik?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari kanal YouTube Good Talk TV, dokter Hans Tandra menjelaskan secara rinci tentang apa itu stevia dan bagaimana pengaruhnya terhadap kadar gula darah.

Ia menyebut, stevia memang populer di berbagai negara sebagai pengganti gula alami, namun tetap ada batasan dalam penggunaannya.

“Jadi sekarang sudah mendunia, di mana-mana orang pakai. Itu namanya pemanis. Kita tahu gula itu ya kalau dari buah itu fruktosa. Tapi buah itu penuh dengan fiber. Nah, kalau bon-bon, permen, atau kue manis, itu fruktosa tinggi, dan kalau sudah dalam bentuk high fructose corn syrup, itu adalah gula jahat. Penyebab dari fatty liver, asam urat, dan berbagai penyakit lainnya,” jelas dr. Hans.

Ia menegaskan, meskipun banyak orang mencoba mengganti gula pasir, gula jawa, atau gula aren dengan pemanis buatan, hal itu bukan berarti sepenuhnya aman.

Stevia sendiri termasuk sweetener non-nutritif, artinya tidak mengandung kalori seperti gula biasa, tetapi tetap menimbulkan rasa manis yang serupa.

“Pemanis itu membuat rasa makanan kita menjadi manis bukan dari gula. Contohnya stevia, itu termasuk golongan *non-nutritive sweetener*, kalorinya kecil jadi bisa diabaikan. Tapi kalau kebanyakan juga tetap menambah kalori,” lanjutnya.

Menurutnya, ada dua jenis pemanis pengganti gula yang dikenal secara medis:

1. Nutritive sweetener, yang tetap mengandung kalori, seperti sorbitol, xylitol, dan manitol.

2. Non-nutritive sweetener, seperti stevia atau sukralosa, yang kalorinya sangat rendah.

Meskipun demikian, dr. Hans memperingatkan bahwa konsumsi stevia secara berlebihan juga tidak baik.

Banyak orang merasa aman karena stevia dianggap alami, padahal semua produk pemanis tetap melalui proses olahan pabrik.

“Gara-gara diabaikan lalu merasa aman, jangan lupa stevia kalau kebanyakan juga nanti datangkan kalori juga. Memang kecil tapi kalau banyak tetap berpengaruh. Jadi jangan lebih dari dua saset sehari,” kata dr. Hans.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga pola hidup seimbang. Alih-alih terus mencari pemanis pengganti, lebih baik perlahan-lahan mengurangi ketergantungan terhadap rasa manis.

“Kalau saya pilih ya teh tawar. Minum tanpa pemanis itu jauh lebih baik. Kalau sekali-kali pakai stevia boleh, tapi jangan sering. Dua saset sehari sudah cukup,” ujarnya.

Lebih lanjut, dr. Hans menyinggung bahwa banyak produk di pasaran mengklaim stevia dapat membantu mengontrol kadar gula darah. Ia menegaskan klaim tersebut tidak sepenuhnya benar.

“Klaim bahwa stevia bisa mengontrol kadar gula darah itu omong kosong. Ditambah itu ya tetap aja gula bisa naikkan, tapi sedikit sekali. Bukan berarti kalau pakai itu gula turun, bukan. Tetap gula bisa naik, apalagi kalau sampai tiga-empat saset sehari,” tegasnya.

Dokter Hans juga menjelaskan bahwa efek stevia terhadap kadar gula darah sangat tergantung pada frekuensi dan jumlah konsumsi.

Jika digunakan dalam jumlah wajar, stevia memang tidak memicu lonjakan glukosa secara signifikan, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, tubuh tetap akan merespons peningkatan kadar gula.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa kebiasaan minum kopi manis atau minuman olahan dengan tambahan pemanis buatan juga bisa memengaruhi metabolisme tubuh.

"Jangan sering-sering minum kopi dengan campuran krimer atau susu manis. Kalau mau, pilih Americano tanpa gula atau teh tawar. Cappuccino atau latte susunya kebanyakan, kalorinya jadi tinggi,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan kata lain, penggunaan stevia memang lebih baik dibandingkan gula pasir karena tidak mengandung fruktosa dan kalori tinggi, tetapi tetap perlu dikonsumsi dengan bijak.

Stevia bisa menjadi alternatif aman bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang diet rendah gula, selama digunakan dalam takaran yang sesuai. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pembalap Asal Italia Terakhir yang Menang di Formula 1 Ini Puji Kimi Antonelli yang Raih Kemenangan di F1 GP China 2026

Pembalap Asal Italia Terakhir yang Menang di Formula 1 Ini Puji Kimi Antonelli yang Raih Kemenangan di F1 GP China 2026

Legenda Formula 1 asal Italia, Giancarlo Fisichella, melontarkan pujian untuk pembalap tim Mercedes, Kimi Antonelli, atas kemenangannya di F1 GP China 2026.
Reaksi Inter Milan Dengar Barcelona Berniat Tebus Alessandro Bastoni Seharga Rp1 Triliun di Bursa Transfer Musim Panas

Reaksi Inter Milan Dengar Barcelona Berniat Tebus Alessandro Bastoni Seharga Rp1 Triliun di Bursa Transfer Musim Panas

Bek tengah Inter Milan, Alessandro Bastoni, kabarnya masuk dalam radar Barcelona jelang bursa transfer musim panas. Nilai penawarannya bisa mencapai lebih dari Rp1 triliun alias 60 juta euro.
KPK Sebut Pengalihan Tahanan Rumah Terhadap Yaqut Tidak Dilakukan Sembunyi-sembunyi

KPK Sebut Pengalihan Tahanan Rumah Terhadap Yaqut Tidak Dilakukan Sembunyi-sembunyi

KPK menyebut tidak mendapatkan intervensi dari pihak-pihak lain untuk mengabulkan permohonan tahanan rumah terhadap Yaqut Cholil Qoumas, serta tidak dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
‎Pelatih Bulgaria Bandingkan Perbedaan Timnas Indonesia Era Ivan Kolev dengan John Herdman: Mereka Kini Banyak Pemain Naturalisasi

‎Pelatih Bulgaria Bandingkan Perbedaan Timnas Indonesia Era Ivan Kolev dengan John Herdman: Mereka Kini Banyak Pemain Naturalisasi

‎Bulgaria dijadwalkan tampil menjadi salah satu kontestan di FIFA Series 2026. Terdapat tim tim lainnya yang turut mengikuti ajang tersebut, yakni St. Kitts dan Nevis, Kepulauan Solomon, serta tuan rumah Timnas Indonesia.
Media Vietnam Sindir Kasus Dean James, Disamakan dengan Skandal Naturalisasi Malaysia

Media Vietnam Sindir Kasus Dean James, Disamakan dengan Skandal Naturalisasi Malaysia

Media Vietnam menyoroti polemik izin kerja Dean James di Belanda jelang FIFA Series 2026, bahkan menyamakan kasus tersebut dengan skandal naturalisasi Malaysia.
Pemilik Gresini Marah Besar Mendengar Rumor Fermin Aldeguer akan Gabung ke Tim Milik Valentino Rossi Musim Depan

Pemilik Gresini Marah Besar Mendengar Rumor Fermin Aldeguer akan Gabung ke Tim Milik Valentino Rossi Musim Depan

Beberapa waktu lalu, bursa transfer pembalap untuk MotoGP 2027 kembali memanas setelah rookie of the Year, Fermin Aldeguer dikabarkan akan meninggalkan Gresini.

Trending

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Tegaskan Identitas Baru Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman tegaskan identitas baru Timnas Indonesia jelang laga FIFA Series 2026.
Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Sadar Tak Ada Megawati Hangestri, Media Korea Soroti Kehebatan “Megatron” di Draft Pemain Asing V-League

Media Korea menyoroti draft pemain asing V-League terbaru setelah Megawati Hangestri dipastikan absen, meninggalkan kekosongan di posisi penyerang utama tim.
John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

John Herdman Bawa Balik Pemain Rp3,4 Miliar Ini ke Timnas Indonesia untuk Gantikan Dean James di FIFA Series 2026

Dua hari sebelum laga melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026, John Herdman mendadak mencoret Dean James dari Timnas Indonesia. Siapa penggantinya?
Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Kabarnya Dipanggil John Herdman untuk Perkuat Timnas Indonesia, Tim Geypens Terima Kabar Buruk dari Belanda

Tim Geypens kabarnya dipanggil John Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. Namun, ada kabar buruk yang menantinya di Belanda.
Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Satu Pemain Resmi Dicoret, Begini Prediksi Line-up Ideal Timnas Indonesia di Debut John Herdman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, telah memutuskan untuk mencoret salah satu pemain jelang FIFA Series 2026. Dean James tidak dapat dibawa dengan alasan sakit.
Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Dibanding STY dan Patrick Kluivert, Pundit Bola Puji John Herdman Setinggi Langit, Debut di GBK Sangat Dinanti

Pundit sepak bola ini puji John Herdman setinggi langit, bandingkan dengan STY dan Patrick Kluivert: Debut sang pelatih baru di GBK sangat dinanti!
Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Media Belanda Bongkar Alasan Sebenarnya Dean James Tak Jadi Gabung Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026

Dean James dikonfirmasi batal memperkuat Timnas Indonesia untuk melawan Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Media Belanda ini pun bongkar alasannya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT