GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Matcha atau Kopi Bisa Picu Asam Lambung Naik? Begini Penjelasan Dokter soal Kandungan Kafeinnya

Kopi dan matcha sering disebut pemicu asam lambung. dr. Hans Tandra jelaskan fakta medis soal kafein, cara minum yang benar, dan tips aman agar lambung tetap nyaman.
Minggu, 30 November 2025 - 13:12 WIB
Ilustrasi Matcha dan Kopi
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Minum kopi atau matcha sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Kopi dianggap membantu meningkatkan fokus dan semangat, sementara matcha dikenal sebagai minuman sehat yang kaya antioksidan.

Namun, ada kekhawatiran di masyarakat bahwa dua minuman ini bisa memicu naiknya asam lambung atau memperparah gejala GERD (Gastroesophageal Reflux Disease). Benarkah demikian?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam tayangan YouTube Good Talk TV, dr. Hans Tandra, memberikan penjelasan menarik tentang hubungan antara kopi, matcha, dan gangguan lambung.

Menurutnya, anggapan bahwa kopi atau matcha secara langsung menyebabkan asam lambung naik tidak sepenuhnya benar, tetapi juga tidak sepenuhnya salah.

Menurut dr. Hans Tandra, baik kopi, matcha, maupun cokelat mengandung kafein, zat stimulan alami yang memang dapat memengaruhi produksi asam lambung.

“Matcha atau kopi bikin asam lambung? Ada benarnya sebenarnya begitu, tapi bukan berarti tidak boleh dikonsumsi,” jelasnya.

Ilustrasi kopi & matcha yang jadi bagian lifestyle kekinian.
Ilustrasi kopi & matcha yang jadi bagian lifestyle kekinian.
Sumber :
  • Ist

 

Kafein dapat meningkatkan sekresi asam di lambung dan mempercepat pengosongan lambung, sehingga pada orang dengan sensitivitas tinggi atau penderita GERD, hal ini bisa menimbulkan gejala seperti perih di ulu hati, mual, dan sensasi panas di dada.

Namun, bagi orang yang sehat dan mengonsumsi dengan cara yang benar, efek ini bisa diminimalkan.

Ia juga menjelaskan bahwa kopi bersifat stimulan yang membuat tubuh terasa segar dan berenergi, sementara matcha memiliki efek menenangkan karena kandungan L-theanine di dalamnya.

Meski begitu, keduanya tetap mengandung kafein yang dapat mengiritasi lambung jika dikonsumsi dengan cara yang salah.

Dr. Hans menegaskan bahwa kebiasaan minum kopi atau matcha dalam keadaan perut kosong adalah penyebab utama gangguan lambung.

“Pertama, makan dulu. Jangan perut kosong. Kalau perut kosong minum matcha atau kopi, bisa ganggu lambung,” ujarnya.

Ia menyarankan agar kopi atau matcha dinikmati sekitar satu jam setelah makan, bukan sebelum atau saat perut masih kosong.

Ketika perut sudah terisi makanan, asam lambung tidak akan bekerja terlalu agresif, sehingga kafein tidak menimbulkan iritasi pada dinding lambung.

Selain itu, cara menikmati kopi juga penting. Minuman ini sebaiknya tidak diminum dengan tergesa-gesa.

“Minum kopi atau matcha pelan-pelan, disesap sedikit demi sedikit, jangan langsung glak-glek. Biarkan bercampur dulu dengan air liur,” jelas dr. Hans.

Air liur mengandung enzim alami yang membantu menetralkan keasaman sebelum cairan masuk ke lambung, sehingga bisa mengurangi risiko iritasi dan perih.

Agar bisa tetap menikmati kopi dan matcha tanpa khawatir perut perih, dr. Hans Tandra memberikan beberapa tips penting.

Pertama, hindari menambahkan terlalu banyak gula, susu, atau topping yang justru bisa memperberat kerja lambung.

“Kopinya boleh ditambah sedikit creamer atau sweetener, tapi jangan berlebihan. Saya tidak menyarankan banyak susu, banyak topping, atau terlalu manis,” ujarnya.

Terlalu banyak gula atau susu dapat memperlambat pencernaan dan meningkatkan produksi gas di perut.

Begitu pula dengan matcha. Banyak orang menambahkan es krim, sirup manis, atau whipped cream agar rasanya lebih lezat, padahal hal itu justru membuat lambung bekerja lebih berat.

“Matcha pun demikian, jangan dikasih macam-macam topping. Kasih es krim lagi, itu tidak sehat,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya posisi tubuh setelah makan dan minum kopi atau matcha. Sebaiknya duduk santai dulu selama 30 menit setelah makan sebelum menikmati minuman berkafein.

Posisi ini membantu lambung mencerna makanan dengan baik sebelum menerima tambahan cairan yang bersifat asam.

Secara umum, matcha cenderung lebih bersahabat dengan lambung dibandingkan kopi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena matcha mengandung L-theanine, zat alami yang membantu menenangkan sistem saraf dan mengurangi efek samping kafein seperti jantung berdebar atau peningkatan asam lambung.

Namun, setiap orang memiliki tingkat sensitivitas lambung yang berbeda. Bagi mereka yang memiliki riwayat maag kronis atau GERD, sebaiknya membatasi konsumsi kafein, baik dari kopi maupun matcha. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Idul Fitri 2026 Diprediksi Berbeda, MUI Imbau Masyarakat Tunggu Hasil Sidang Isbat Pemerintah

Idul Fitri 2026 Diprediksi Berbeda, MUI Imbau Masyarakat Tunggu Hasil Sidang Isbat Pemerintah

Berikut penjelasan MUI soal prediksi idul fitri 2026 bisa berbeda. Namun kepastiannya masih menunggu sidang isbat pemerintah.
Kabupaten Lamongan Jadi Daerah Pertama Terima 20 Unit Pick Up KDKMP, Dorong Percepatan Ekonomi Desa

Kabupaten Lamongan Jadi Daerah Pertama Terima 20 Unit Pick Up KDKMP, Dorong Percepatan Ekonomi Desa

Pemerintah Kabupaten Lamongan distribusikan kendaraan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berupa mobil pick-up, di Alun-alun Lamongan. 
Hari ini, 52.330 Pemudik Padati Stasiun Pasar Senen Jelang Perayaan Idul Fitri

Hari ini, 52.330 Pemudik Padati Stasiun Pasar Senen Jelang Perayaan Idul Fitri

Ribuan pemudik tercatat hendak melakukan perjalanan ke luar kota menggunakan moda transportasi kereta api, jelang perayaan Idul Fitri 2026, melalui Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Kamis (19/3/2026).
Empat Warga Binaan Lapas Kelas I Surabaya Terima Remisi Hari Raya  Nyepi 2026

Empat Warga Binaan Lapas Kelas I Surabaya Terima Remisi Hari Raya Nyepi 2026

Dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya memberikan remisi khusus kepada warga binaan beragama Hindu.
Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Penampungan Tebu di Jombang

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Penampungan Tebu di Jombang

Warga Dusun Kupang, Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria tanpa identitas.
‎Di Balik Kemenangan 7-2, Hansi Flick Ungkap Fakta Tak Terduga dalam Duel Barcelona vs Newcastle United

‎Di Balik Kemenangan 7-2, Hansi Flick Ungkap Fakta Tak Terduga dalam Duel Barcelona vs Newcastle United

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menegaskan bahwa kemenangan besar atas Newcastle United tidak datang dengan mudah. Ia secara jujur mengakui timnya harus melewati fase sulit sebelum akhirnya mengunci tiket ke perempat final Liga Champions.

Trending

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Jurus Ampuh Jawab Pertanyaan "Kapan Nikah?" dan "Kapan Punya Anak?" Saat Lebaran

Momentum kumpul keluarga saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu seluruh umat muslim.
Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Berikut ini teks khutbah idul fitri 2026 yang mengajak kita semua untuk menjaga silaturahmi
RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

RESMI! Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026

Resmi, Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026.
Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Pemandangan luar biasa arus mudik terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 
Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

MUI menyarankan agar masyarakat Muslim di Indonesia menantikan pengumuman resmi dari Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT