GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sering Merasa Nyeri Setelah Berhubungan Intim, Apakah Itu Normal? Dokter Jelaskan Penyebab dan Bahayanya

Sering merasa nyeri setelah berhubungan intim? Dokter Bella dari menjelaskan penyebabnya, dari kurang pelumas hingga kemungkinan infeksi vagina.
Selasa, 23 Desember 2025 - 15:17 WIB
ilustrasi hubungan intim suami istri
Sumber :
  • pexels

tvOnenews.com - Banyak perempuan yang mengeluhkan rasa nyeri setelah berhubungan intim dengan suaminya.

Meski sering dianggap hal yang biasa, ternyata tidak semua kondisi ini normal. Dalam beberapa kasus, rasa sakit setelah hubungan seksual bisa menandakan adanya masalah medis yang perlu diperiksa lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari Alodokter, dr. Bella menjelaskan bahwa keluhan seperti ini cukup sering ditemui, terutama pada pasangan suami istri yang baru menikah.

Namun, bukan berarti hal tersebut tidak bisa dialami oleh pasangan yang sudah lama menikah.

“Nah, keluhan ini memang cukup sering ya saya dengar juga nih. Lebih seringnya sih dari pasangan baru, tapi nggak menutup kemungkinan juga hal ini tetap bisa terjadi sama pasangan yang sudah lebih berpengalaman sekalipun. Penyebabnya bisa macam-macam, tapi yang paling sering itu gara-gara kurangnya cairan pelumas, baik pada vagina maupun penis,” jelas dr. Bella.

Ia menambahkan bahwa kurangnya pelumas alami dapat menyebabkan gesekan berlebih saat penetrasi, sehingga dinding vagina menjadi iritasi atau bahkan lecet.

"Kalau cairan pelumasnya kurang, proses penetrasi tuh gesekan di dinding vagina bisa lebih kencang atau kuat. Akibatnya, dinding vagina bisa lecet dan terasa perih. Penis suami juga bisa ikut terasa nyeri,” lanjutnya.

Untuk mengatasi hal ini, dr. Bella menyarankan agar pasangan memastikan pelumasan alami sudah cukup sebelum berhubungan.

Salah satu caranya adalah dengan memperpanjang waktu foreplay atau menggunakan pelumas tambahan berbahan dasar air agar lebih aman bagi organ intim.

Namun, jika sudah mencoba langkah-langkah tersebut tetapi rasa sakit masih muncul, maka perlu diwaspadai kemungkinan adanya penyebab lain.

“Apa benar vagina sudah terlumasi dengan baik? Lalu apa aja yang dilakukan selama beraktivitas seksual yang bisa berisiko bikin vaginanya sakit?” ujar dr. Bella.

Beberapa kebiasaan yang dapat menyebabkan nyeri setelah berhubungan, antara lain gerakan yang terlalu kasar saat berhubungan atau penggunaan jari untuk merangsang vagina dengan kuku yang panjang.

Hal ini bisa menimbulkan luka kecil pada dinding vagina tanpa disadari.

Selain itu, dokter juga menyarankan untuk memperhatikan apakah ada gejala lain yang menyertai rasa nyeri tersebut.

“Coba dicek, ada gejala lain nggak? Misalnya gatal-gatal di vagina, keluar cairan berwarna dan berbau tidak sedap, demam, atau jadi cepat lelah. Kalau iya, bisa jadi kamu mengalami kondisi medis tertentu seperti infeksi vagina atau iritasi,” ungkapnya.

Beberapa penyebab medis yang sering menimbulkan rasa nyeri setelah berhubungan antara lain:

  • Infeksi jamur atau bakteri pada vagina.
  • Radang pada leher rahim (servisitis).
  • Iritasi karena penggunaan sabun kewanitaan atau pembalut berpewangi.
  • Vaginismus, yaitu kondisi di mana otot vagina berkontraksi secara tidak sadar saat penetrasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika rasa nyeri berlangsung lebih dari dua hari, terasa hebat, atau disertai gejala lain seperti demam dan keluarnya cairan berbau, maka penting untuk segera berkonsultasi ke dokter.

“Kalau kamu juga mengalami gejala-gejala selain nyeri pada vagina, saya sarankan mending cek ke dokter deh biar tahu penyebab pastinya apa. Dokter bisa kasih penanganan yang sesuai, misalnya obat pereda nyeri atau antibiotik kalau penyebabnya infeksi bakteri,” tutup dr. Bella. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Tragedi di Gunung Dukono: Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Berpelukan

Operasi pencarian terhadap pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara, berakhir dengan penemuan yang memilukan. 
Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Menteri HAM: Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Bersama Libatkan Eksekutif-Tokoh Nasional

Eskalasi kekerasan di tanah Papua yang terus meningkat kini menjadi alarm bagi pemerintah pusat. 
Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda Salah Ucap, Kades Hoho Nekat Lantik Perangkat Desa, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut

Top 3 Pekan Ini: Sherly Tjoanda salah ucap di hadapan jemaah haji, Kades Hoho nekat lantik perangkat desa setelah curhat ke KDM, 3 alasan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee.
Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Polisi Selidiki Penyebab Tabrakan Beruntun yang Tewaskan Empat Orang di Padang, Periksa Intensif Para Pengemudi

Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Padang tengah bekerja keras mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut yang melibatkan enam kendaraan di Jalan Raya Padang Indarung, Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Trending

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Setelah Ketangkap Basah di Tempat Persembunyiannya, Ashari Sempat Tak Mengaku Dirinya Seorang Kiai

Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo yang diduga mencabuli 50 santriwati sejak 2008 sempat tak akui identitasnya sebagai seorang kiai ketika diringkus polisi.
Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Dedi Mulyadi: Bangun Jalan Tol Ribuan Kilometer Saya Sanggup, Tanam Pohon Sampai Besar dan Rimbun yang Sulit

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal filosofi ekologi Padjadjaran di sela-sela aktivitasnya menyusuri hutan lindung seluas 2,5 hektare di sekitar Istana Cipanas. 
Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Dugaan Ritual Nyeleneh di Ponpes Pati Terbongkar, Mantan Pegawai Sebut Kiai Ashari Sering Lakukan Ini Setiap Malam Sebelum Cabuli Santriwati

Ayah korban berinisial M mengatakan langkah hukum yang diambil keluarganya bukan hanya untuk kepentingan anaknya, tetapi juga karena kekhawatiran masih banyak santriwati lain yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Kang Sung-hyung Resmi Konfirmasi Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung resmi mengonfrimasi secara langsung bahwa Megawati Hangestri bermain untuk timnya di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Kiai Ashari Diduga Tak Sendirian, Orang Dekat Disebut Siapkan ‘Kamar Khusus’ untuk Lakukan Aksi Bejat 

Ali mengatakan perkembangan signifikan baru terlihat setelah adanya pergantian pejabat kepolisian pada awal 2026. Dari hasil pendalaman, muncul dugaan adanya pihak internal ponpes yang ikut membantu memuluskan aksi Kiai Ashari.
Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

Santriwati Bongkar Awal Mula Terjadi Pelecehan di Ponpes Pati, Sebut Pelaku Tidurnya Sering Pindah-pindah

​​​​​​​Santriwati bongkar awal dugaan pelecehan di Ponpes Pati oleh pelaku, termasuk kebiasaan pelaku yang disebut sering pindah tidur. Simak ceritanya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT