News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Gerimis Lebih Bikin Gampang Sakit daripada Hujan Deras? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah gerimis lebih gampang sakit daripada saat hujan deras? Simak penjelasan dokter berikut ini.
Selasa, 20 Januari 2026 - 14:08 WIB
Ilustrasi Kehujanan
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Musim penghujan kerap identik dengan meningkatnya risiko penyakit. 

Banyak orang merasa lebih mudah jatuh sakit, terutama setelah kehujanan—bahkan muncul anggapan bahwa hujan gerimis justru lebih “jahat” dibanding hujan deras. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benarkah demikian? Berikut penjelasan medis dari dr. Alfianto Martin.

Musim Hujan dan Risiko Penyakit

Menurut dr. Alfianto, musim hujan memang sering disebut sebagai “musim sakit”. Ada sejumlah hal yang perlu diwaspadai masyarakat, terutama kebiasaan setelah terkena hujan.

Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan.
Sumber :
  • Antara

“Kalau misalnya kita habis kena hujan terus habis itu basah gitu ya sebaiknya memang kita segera mengeringkan diri dan mandi,” ujar dr. Alfianto, dilansir dari kanal YouTube Hidup Sehat tvOne. 

“Kalau misalnya tubuh kita basah gitu ya kita memakai pakaian yang basah itu kan tubuh otomatis akan bekerja lebih keras untuk menghangatkan tubuh sehingga itu juga akan berpengaruh ke sistem imun kita,” tambahnya.

Selain itu, faktor lingkungan juga berperan besar. Area banjir sebaiknya dihindari karena air yang terkontaminasi dapat menjadi sumber penyakit. 

“Kalau misalnya memang ada area yang akan kita lewati kira-kira banjir ya sebisa mungkin kita hindarilah karena balik lagi tadi air terkontaminasi itu juga bisa menjadi sumber dari penyakit-penyakit,” ujarnya.

Waspadai Demam Berdarah dan Jaga Kebersihan

Pada musim hujan, salah satu penyakit yang paling sering muncul adalah demam berdarah. 

Karena itu, dr. Alfianto menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan langkah pencegahan yang dianjurkan pemerintah.

Ilustrasi hujan.
Ilustrasi hujan.
Sumber :
  • Antara

“Salah satu penyakitnya paling sering demam berdarah ya berarti kita harus melakukan 3M, kita kuras tempat-tempat pembuangan air, kemudian kalau misalnya memang ada sampah-sampah yang kira-kira bisa jadi tempat tergenang ya itu harus segera dibuang,” tuturnya. 

Ia menegaskan bahwa faktor kebersihan lingkungan sangat memegang peranan penting di samping kebersihan kita sendiri.

Mitos: Gerimis Lebih Berisiko daripada Hujan Deras?

Di masyarakat beredar anggapan bahwa kehujanan gerimis lebih mudah menyebabkan sakit kepala atau pusing dibanding hujan lebat. Menurut dr. Alfianto, anggapan ini tidak benar.

“Kalau itu saya bilang mitos karena sebenarnya hampir tidak ada beda ya antara hujan gerimis dengan hujan yang lebat,” tegasnya. 

Ia menjelaskan bahwa yang berpengaruh adalah perubahan cuaca dan suhu. 

“Pada prinsipnya adalah tetap terjadi perubahan cuaca, perubahan suhu ujung-ujungnya itu juga yang menyebabkan seseorang itu lebih rentan untuk menderita penyakit,” ujarnya.

Dengan kata lain, bukan jenis hujannya, melainkan respons tubuh terhadap perubahan suhu yang membuat seseorang lebih rentan sakit. 

“Jadi ya sama aja sebenarnya ya, kadang-kadang mindset seseorang,” tambahnya.

Gerimis maupun hujan deras sama-sama berpotensi membuat tubuh lebih rentan sakit jika tidak diantisipasi dengan baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kunci pencegahan ada pada menjaga kebersihan diri dan lingkungan, segera mengeringkan tubuh setelah kehujanan, menghindari area banjir, serta tidak mengonsumsi air hujan tanpa pengolahan. 

Dengan langkah-langkah sederhana ini, risiko sakit di musim hujan dapat diminimalkan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polisi Terkejut Temukan Hal Ini saat Olah TKP Sekolah Penyimpan Ratusan Senpi di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan bersama Puslabfor Mabes Polri melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekolah swasta yang terletak di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Senin (10/8/2026).
Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Polisi Temukan Puluhan Barang Bukti Baru dari Olah TKP Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel

Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri melakukan penggeledahan lanjutan di sebuah sekolah swasta kawasan Pondok Pinang, Jakarta Selatan, yang ditemukan ratusan senjata.
Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Aksi Heroik Pria Tangkap Sopir Taksi Online yang Diduga Lecehkan Pacarnya di Jakbar

Seorang penumpang perempuan berinisial SN dilaporkan menjadi korban dugaan pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh seorang pengemudi taksi online di kawasan Jakarta Barat. 
Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Momentum HUT ke-81 RI, Organisasi Kepemudaan dan Mahasiswa Ditantang 'Unjuk Gigi' di Kompetisi Badminton

Berbagai kemeriahan bakal dihadirkan kelompok masyarakat dalam momentum HUT ke-81 RI tak terkecuali datang dari Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PP Pemuda Katolik).
Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Jaga Kualitas Komunikasi, TBIG Sabet Dua Penghargaan

Ajang 7th PR Popular Awards 2026 berikan dua penghargaan kepada PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).
Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menggelar Festival Inspirasi 2026 bertema 'Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan' sekaligus momentum hari jadi ke-12 tahunnya.

Trending

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Rahasia Tetap Aktif di Usia 40, 50, hingga Lansia! Instruktur Sarankan Rutin Lakukan Senam Ini

Senam Bogor Bugar kini banyak diminati karena menggabungkan unsur peregangan, koordinasi gerak, latihan pernapasan, keseimbangan, serta penguatan otot dalam satu rangkaian gerakan.
Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib Tanggung Jawab FIFA Registration Ban yang Seret Robert Rene Alberts, Maung Bandung Selesaikan Bursa Transfer Pemain Lebih Cepat?

Persib terkena masa hukuman tidak bisa mendaftarkan pemain baru dalam tiga kali bursa transfer pemain setelah FIFA memasukkan nama Maung Bandung dalam FIFA Registration Ban list per hari Senin (10/8/2026). 
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Bengkulu

Kecamatan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5,1 pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.08 WIB dan dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Kenapa Banyak Orang Sulit Bermeditasi? Ternyata Mengosongkan Pikiran Bukan Satu-satunya Cara

Di tengah meningkatnya tekanan hidup dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental, praktik meditasi semakin banyak dipilih sebagai salah satu cara untuk menenangkan diri.
Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4, Enam Bandara Ditutup

Enam bandara di Kolombia bagian barat mengalami kerusakan dan harus ditutup menyusul gempa bumi berkekuatan magnitude 7,4 yang mengguncang wilayah tersebut, ungkap Otoritas Penerbangan Sipil Kolombia (Aerocivil) pada Senin.
Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Bakal Dibuka Lagi, Wali Kota Bandung Sebut Husein Sastranegara Kini Berstatus Bandar Udara Internasional

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut Bandara Husein Sastranegara kini berstatus bandar udara internasional.
Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Festival Inspirasi 2026 Bawa Misi Bangun Gaya Hidup Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) menggelar Festival Inspirasi 2026 bertema 'Sustainable Living for All: Kolaborasi Lintas Sektor dalam Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan' sekaligus momentum hari jadi ke-12 tahunnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT