GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Anak yang Terkena Campak Perlu Diisolasi? Begini Kata Dokter

Campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Lantas, perlukah tindakan isolasi pada anak yang menderita campak? Begini menurut penjelasan dari dokter.
Senin, 2 Februari 2026 - 02:37 WIB
Ilustrasi anak sakit
Sumber :
  • (ANTARA/Pexels)

tvOnenews.com - Menghadapi anak yang sedang sakit tentu bukan hal mudah bagi orangtua, apalagi jika penyakit tersebut mengharuskan si kecil menjalani isolasi sementara, seperti saat terkena campak.

Banyak orangtua bertanya-tanya, apakah anak yang terkena campak memang perlu diisolasi? Berikut penjelasan dokter mengenai hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dokter Merry melansir dari YouTube Alodokter, menjelaskan bahwa campak, atau measles, merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus.

Gejala awal biasanya muncul sekitar 10–14 hari setelah terinfeksi, meliputi demam, sakit tenggorokan, pilek, tubuh lemas, diare, mata merah dan berair (konjungtivitis), serta bercak putih di dalam mulut yang dikenal sebagai bercak Koplik.

Beberapa hari kemudian, akan muncul ruam kemerahan yang dimulai dari dahi atau belakang telinga, lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Meski umumnya campak dapat sembuh sendiri dalam waktu 7–10 hari, penyakit ini sangat mudah menular.

Ilustrasi Anak Sakit
Ilustrasi Anak Sakit
Sumber :
  • ANTARA

"Penularannya bisa terjadi ketika seseorang gak sengaja menghirup percikan air liur penderita saat bersin batuk atau berbicara, dan selain itu penularannya juga bisa kejadian saat seseorang menyentuh mulut atau hidung setelah menyentuh benda yang terpapar air liur penderita campak," jelas dr. Merry.

Inilah alasan utama mengapa anak yang terkena campak dianjurkan untuk diisolasi.

Campak sangat mudah menular, terutama kepada orang yang belum divaksin, memiliki daya tahan tubuh lemah, atau kekurangan vitamin A.

Jika dokter mengizinkan perawatan di rumah karena gejala tergolong ringan, orang tua disarankan melakukan isolasi mandiri pada anak, mirip dengan prinsip isolasi pada pasien Covid-19.

Selama isolasi di rumah, anak sebaiknya berada di ruangan terpisah dengan ventilasi yang baik dan tidak melakukan kontak langsung dengan anggota keluarga lain.

Untuk memastikan keamanan anak, bisa juga dipilih satu pengasuh yang mengawasinya. Pastikan bahwa orangtua atau pengasuh dalam kondisi yang sangat sehat agar tidak mudah tertular.

Tipa perawatan anak yang terkena campak

Beberapa langkah perawatan yang dapat dilakukan oleh orangtua di rumah antara lain:

  • Mencukupi asupan cairan untuk mencegah dehidrasi
  • Memastikan anak cukup istirahat
  • Mengompres hangat jika anak demam
  • Memastikan anak menggunakan pakaian yang nyaman, jaga suhu ruangan, dan bersihkan mata anak secara rutin jika mengalami kemerahan atau belekan.
  • Memandikan anak dengan air hangat untuk menjaga kebersihan.
  • Memberikan obat penurun demam seperti paracetamol atau ibuprofen sesuai anjuran dokter.

Ciri kondisi campak yang mengharuskan untuk ke Rumah Sakit

Ilustrasi Campak
Ilustrasi Campak
Sumber :
  • Antara

Jika kondisi anak tidak membaik atau muncul gejala berat seperti demam tinggi, kejang, atau sesak napas, segera bawa ke rumah sakit.

dr. Merry menjelaskan, campak yang tidak tertangani dengan baik berisiko menimbulkan komplikasi serius, seperti:

  • Infeksi telinga yang bahkan bisa berujung pada tuli,
  • Diare kronis yang bisa menimbulkan dehidrasi,
  • Laringitis atau peradangan pita suara,
  • Phenomenia atau peradangan paru-paru, dan
  • Ensefalitis atau peradangan pada jaringan otak

Sebagai pencegahan, vaksinasi campak sangat dianjurkan. Imunisasi ini membantu tubuh anak mengenali virus campak sehingga mampu melawannya dengan cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Vaksin campak merupakan imunisasi dasar yang diberikan pada usia 9 bulan, dilanjutkan usia 15-18 bulan, dan booster usia 5-7 tahun. Efek sampingnya umumnya ringan dan jauh lebih kecil dibandingkan risiko terkena campak.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Lontarkan Komentar Menohok Terkait Pemerintah Batasi Anak Main Medsos: Harus Dihilangkan!

MUI Lontarkan Komentar Menohok Terkait Pemerintah Batasi Anak Main Medsos: Harus Dihilangkan!

MUI lontarkan komentar menohok terkait pemerintah bersikap tegas dalam mengimplementasikan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang PP Tunas.
Terpopuler News: Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia, hingga Polisi Imbau Hindari Kawasan Monas

Terpopuler News: Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia, hingga Polisi Imbau Hindari Kawasan Monas

Eks Menteri Pertahanan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Juwono Sudarsono meninggal. Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara ‘Gerakan Sembako Murah’
Sebelum Main di GBK, Bek Bulgaria Hristiyan Petrov yang Cederai Miliano Akhirnya Minta Maaf

Sebelum Main di GBK, Bek Bulgaria Hristiyan Petrov yang Cederai Miliano Akhirnya Minta Maaf

Bek Timnas Bulgaria Hristiyan Petrov akhirnya angkat bicara usai dituding sebagai penyebab cedera ACL yang dialami striker Timnas Indonesia Miliano Jonathans. -
Kementerian PU Bangun Huntara untuk Warga Rel Kereta, Fokus Pada Aceh

Kementerian PU Bangun Huntara untuk Warga Rel Kereta, Fokus Pada Aceh

Pemerintah tengah menyiapkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api dengan target sekitar 1.000 unit. 
Suara Hati Istri Netanyahu Curhat Anaknya Dibully Gegara Kelakuan sang Ayah, Desak Stop Perundungan ke Dunia

Suara Hati Istri Netanyahu Curhat Anaknya Dibully Gegara Kelakuan sang Ayah, Desak Stop Perundungan ke Dunia

Istri Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu mendesak dunia menghentikan perundungan atau bullying lewat perlindungan untuk anak-anak.
PSSI Awards 2026: Erick Thohir Tegaskan Semua Elemen Sepak Bola Penting Dihargai

PSSI Awards 2026: Erick Thohir Tegaskan Semua Elemen Sepak Bola Penting Dihargai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir buka suara soal alasan adanya penghargaan PSSI Awards 2026 di dunia sepak bola tanah air.

Trending

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Kapasitas Stadion Bilino Polje dipastikan berkurang jelang laga krusial final play-off Piala Dunia 2026 antara Italia melawan Bosnia dan Herzegovina.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Inter Milan di Atas Angin! Akanji Kirim Pesan Menohok untuk Para Penantang Gelar Juara

Inter Milan di Atas Angin! Akanji Kirim Pesan Menohok untuk Para Penantang Gelar Juara

Bek andalan Inter Milan, Manuel Akanji, melontarkan pernyataan penuh percaya diri jelang fase penentuan musim, dengan menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi siapa pun dalam perburuan gelar.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT