Pramono Anung Berantas Ikan Sapu-sapu di Sungai Jakarta, Memang Apa Bahayanya?
- tvOnenews.com/Julio Trisaputra
tvOnenews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar aksi pembersihan ikan sapu-sapu secara massal dan serentak sebagai upaya menyelamatkan ekosistem sungai.
Dalam kegiatan tersebut, Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta turut turun langsung memantau dan terlibat dalam pembersihan di kawasan Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
Pemerintah provinsi juga menyiapkan pasukan khusus untuk mengendalikan populasi ikan invasif tersebut.
- Antara
Kebijakan ini diambil karena laju perkembangbiakan ikan sapu-sapu yang sangat cepat, sehingga berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem jika tidak segera ditangani secara serius.
Selain menjaga aspek kesehatan lingkungan, aksi yang digelar pada hari Jumat (17/4) ini juga menyasar perbaikan kondisi fisik sungai yang mengalami kerusakan.
Ikan sapu-sapu diketahui memiliki kebiasaan merusak struktur dinding sungai serta memakan telur ikan lokal, yang mengancam kelestarian spesies asli perairan Jakarta.
Oleh karena itu, pembersihan massal ini menjadi langkah mendesak yang dinilai penting untuk menekan populasi ikan sapu-sapu sekaligus memulihkan fungsi sungai sebagai habitat yang sehat dan berkelanjutan.
Selain akan merusak ekosistem, berikut ini sederet bahaya dari ikan sapu-sapu
- ANTARA
Ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus biasanya hidup di perairan tawar seperti sungai dan danau.
Banyak orang bertanya apakah ikan ini bisa dimakan. Jawabannya, ikan sapu-sapu sebenarnya bisa dikonsumsi, tetapi harus memperhatikan habitat asal ikan dan cara mengolahnya.
Namun, melihat maraknya ikan sapu-sapu dari perairan yang kotor atau tercemar sebaiknya ikan ini tidak dimakan lantaran ikan yang hidup di lingkungan tersebut bisa menyerap logam berat dan zat berbahaya.
Jika dikonsumsi, kandungan racun tersebut bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia.
Berbeda dengan ikan dari perairan bersih, ikan sapu-sapu yang hidup di lingkungan tercemar memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih tinggi.
Air yang kotor biasanya mengandung limbah industri dan rumah tangga, yang kemudian dapat diserap oleh ikan.
Salah satu bahaya utama adalah paparan logam berat. Ikan sapu-sapu dari perairan tercemar bisa mengandung:
Load more