Darah Tinggi Seketika Bakal Turun, dr Zaidul Akbar Bagikan 5 Tips Alami Menjinakkan Hipertensi
- Ilustrasi AI Gemini
tvOnenews.com – Tekanan darah tinggi atau hipertensi kerap dianggap sebagai penyakit kronis yang penanganannya harus bergantung pada konsumsi obat dalam jangka panjang.
Namun, dr Zaidul Akbar menyebut terdapat metode yang lebih alami dan sederhana untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.
Melalui unggahan di Instagram serta berbagai kajian kesehatan yang disampaikannya, dr Zaidul Akbar mengajak masyarakat untuk kembali menerapkan gaya hidup yang lebih aktif dan selaras dengan pola hidup alami.
- Freepik.com
"Salah satu manfaat berjalan kaki adalah menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi," ujarnya, dikutip Selasa (24/6/2025).
Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas kardio yang paling sederhana dan hemat biaya. Tanpa membutuhkan perlengkapan khusus, hampir semua orang dapat melakukannya kapan pun dan di mana pun.
Menurut dr Zaidul Akbar, berjalan kaki selama tiga menit setiap hari sudah mampu memberikan dampak positif terhadap tekanan darah.
Tak hanya itu, ia juga membagikan daftar manfaat jalan kaki berdasarkan durasinya:
3 menit sehari: Menurunkan tekanan darah
5 menit di luar rumah: Meningkatkan suasana hati
5–10 menit: Merangsang kreativitas dan daya pikir
15 menit setelah makan: Menurunkan kadar gula darah
30 menit setelah makan: Membantu menurunkan berat badan
40 menit sehari: Mengurangi risiko penyakit jantung di usia tua
90 menit di luar rumah: Mengurangi pikiran-pikiran depresif
“Dan salah satu cara mudah menaikkan dan memperbaiki kecerdasan adalah dengan berjalan cepat,” ujarnya, mengutip hasil penelitian ilmiah.
- Tangkapan Layar YouTube dr Zaidul Akbar Official
Jalan Kaki ala Rasulullah SAW
dr Zaidul Akbar juga menegaskan pentingnya meneladani cara berjalan Rasulullah SAW. Dalam berbagai riwayat disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW berjalan dengan tubuh tegak, langkah mantap namun tetap penuh kesantunan.
“Beliau tidak pernah berjalan dengan malas atau menyeret kaki,” kata dr Zaidul, yang juga dikenal sebagai pendakwah.
Solusi Herbal dan Gaya Hidup Islami untuk Hipertensi
Selain menjaga aktivitas fisik, dr Zaidul turut menganjurkan sejumlah cara alami bernuansa islami untuk membantu mengontrol tekanan darah tinggi, khususnya setelah Lebaran saat konsumsi makanan berlemak dan olahan daging biasanya meningkat:
1. Mengonsumsi Air Kelapa dan Memperbanyak Air Putih
Air kelapa muda diketahui mengandung elektrolit alami yang dapat membantu menjaga kestabilan tekanan darah. Zaidul Akbar menyarankan konsumsi satu buah air kelapa setiap hari. Ia juga menegaskan bahwa memperbanyak minum air putih dapat menjadi salah satu cara alami untuk membantu menurunkan tekanan darah.
2. Bangun Malam dan Memperbanyak Ibadah Sunnah
Rutin bangun malam untuk beribadah serta memperpanjang gerakan rukuk dan sujud disebut dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Selain memberikan ketenangan spiritual, ibadah malam juga diyakini memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
3. Mengonsumsi Makanan Kaya Serat
Sayuran seperti seledri, brokoli, asparagus, hingga lidah buaya dipercaya mampu membantu proses detoksifikasi tubuh sekaligus menjaga keseimbangan tekanan darah. dr Zaidul juga menekankan pentingnya asupan kolagen yang berasal dari bahan alami.
4. Mengurangi Makanan Olahan
Makanan olahan pabrikan dinilai menjadi salah satu faktor pemicu meningkatnya tekanan darah. Karena itu, dr Zaidul menganjurkan masyarakat untuk mulai menghentikan konsumsi makanan olahan dan beralih ke makanan alami.
5. Rutin Berpuasa dan Menjalani Bekam
Mengikuti sunnah Rasulullah SAW, ia juga menyarankan puasa sunnah dan terapi bekam sebagai metode alami untuk membantu membersihkan darah dari racun sekaligus menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Berdasarkan data World Health Organization, hipertensi dikenal sebagai “silent killer” atau pembunuh senyap yang menyerang hampir satu miliar orang di seluruh dunia. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga komplikasi serius lainnya.
Melalui pendekatan alami dan islami, dr Zaidul Akbar mengajak masyarakat untuk kembali menerapkan pola hidup sehat yang lebih sesuai dengan fitrah manusia, tidak hanya berfokus pada pengobatan tetapi juga pencegahan melalui perubahan gaya hidup secara menyeluruh.
“Jalan kaki tiga menit, minum air kelapa, puasa, dan banyak istighfar — itu jauh lebih kuat dari sekadar obat,” tutup dr Zaidul dalam salah satu kajiannya.
(amr/kmr)
Load more