News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

HIV/AIDS di Indonesia: Epidemi yang Mengancam Bonus Demografi

Ketika publik disibukkan oleh stunting, tuberkulosis, dan penyakit tidak menular, epidemi HIV di Indonesia terus berkembang dalam senyap.
Selasa, 9 Juni 2026 - 11:19 WIB
HIV/AIDS di Indonesia
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Oleh : Budi Setiyono - Sesmendukbangga / BKKBN

Jakarta, tvOnenews.com - Ketika publik disibukkan oleh stunting, tuberkulosis, dan penyakit tidak menular, epidemi HIV di Indonesia terus berkembang dalam senyap. Ia tidak menimbulkan kepanikan seperti Covid-19, tetapi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat dan produktivitas penduduk usia kerja sangat besar. Yang mengkhawatirkan, ketika banyak negara berhasil menurunkan infeksi baru HIV secara signifikan, Indonesia justru masih menghadapi tantangan besar dalam menemukan dan mengobati penderita. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data terbaru Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa pada 2025 diperkirakan terdapat sekitar 564.000 orang hidup dengan HIV (ODHIV) di Indonesia. Namun hingga Maret 2025, baru sekitar 356.638 orang atau 63 persen yang mengetahui statusnya. Dari mereka yang telah teridentifikasi, hanya 67 persen yang menjalani terapi antiretroviral (ARV), dan sekitar 55 persen yang berhasil mencapai supresi virus. Dengan kata lain, hampir separuh penderita HIV di Indonesia masih berada di luar sistem pengobatan yang optimal. 

Situasi ini menjelaskan mengapa Indonesia saat ini menempati peringkat ke-14 dunia dalam jumlah orang hidup dengan HIV dan peringkat ke-9 untuk infeksi baru HIV. Angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan HIV bukan lagi isu kesehatan yang berada di pinggiran agenda pembangunan nasional. 

Masalah terbesar Indonesia sesungguhnya bukan pada ketersediaan obat. Kemajuan ilmu kedokteran telah mengubah HIV dari penyakit yang dulu identik dengan kematian menjadi kondisi kronis yang dapat dikendalikan. Seseorang yang rutin mengonsumsi ARV dapat hidup produktif dengan harapan hidup yang mendekati populasi umum. Bahkan ketika jumlah virus berhasil ditekan hingga tidak terdeteksi (undetectable), risiko penularan seksual praktis menjadi nol, sebuah prinsip yang dikenal sebagai Undetectable = Untransmittable (U=U). 

Persoalannya adalah banyak orang tidak mengetahui dirinya terinfeksi. HIV dapat berkembang tanpa gejala selama bertahun-tahun. Seorang pekerja kantoran, mahasiswa, pengusaha, atau ibu rumah tangga dapat tampak sehat sambil membawa virus dalam tubuhnya. Ketika diagnosis akhirnya ditegakkan, tidak sedikit yang sudah memasuki stadium lanjut dan mengalami komplikasi serius. Inilah yang disebut para epidemiolog sebagai fenomena silent epidemic—epidemi yang berlangsung tanpa terlihat sampai dampaknya menjadi besar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Pakhtakor Tashkent vs Al Nassr 2-6 di LCA 2026: Cristiano Ronaldo Tak Dimainkan, Joao Felix Cetak Brace

Hasil positif diraih skuad Al Nassr, meski mereka harus tampil tanpa kehadiran sang megabintang andalan, Cristiano Ronaldo di Liga Champions Elit AFC 2026 (LCA)
Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Waspada Ancaman DBD saat Musim Hujan, Sejumlah Fasilitas Operasional di LRT Jabodebek Jalani Fogging

Memasuki musim hujan, sejumlah fasilitas operasional di LRT Jabodebek menjalani fogging pada 30 Oktober hingga 1 November 2026 untuk mengantisipasi risiko DBD.
Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

Herri Pras Unggah Hal Ini setelah Videonya Digeruduk Sekelompok OTK karena Tantang 'Fight' Viral

YouTuber Herri Pras langsung mengunggah dan singgung tentang orang yang disebut kuat sukses meredam amarahnya. Itu setelah video digeruduk OTK viral di medsos.
Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

Listyo Sidak KDKMP Cakung Timur, KSP Apresiasi Kemhan Support Gerai Obat

KSP mengecek ketersediaan gerai obat, tabung gas 3 Kg bersubsidi, kebutuhan pokok, serta barang-barang bersubsidi dengan harga yang lebih terjangkau di KDKMP.
Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona Belum Menyerah Kejar Alessandro Bastoni, Inter Milan Pasang Harga Rp1,3 Triliun

Barcelona belum menyerah dalam perburuan bek Inter Milan, Alessandro Bastoni. Klub asal Catalunya itu masih menjaga komunikasi dengan perwakilan sang pemain.
ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

ART yang Cabuli 2 Anak Majikan di Jaktim Jadi Tersangka, Wanita Itu Langsung Ditahan

Atas perbuatannya, tersangka seorang ART dikenakan pasal eksploitasi seksual terhadap anak, dan Undang-Undang TPKS, serta KUHP dan juga Perlindungan Anak..

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT