3 Kebiasaan Buruk di Malam yang Tidak Disadari buat Jantung Tak Sehat
- dok.kolase tvOnenews.com /rsud aceh/Instagram rsud Surakarta
Jakarta, tvOnenews.com- Jarang disadari ternyata kebiasaan buruk di malam hari ini bisa buat jantung tidak sehat. Efek begadang tidak boleh dianggap sepele.
Melansir dalam laman Alodokter, ternyata kebiasaan begadang pada jantung terjadi karena kurang tidur dapat mengganggu kerja jantung dan pembuluh darah.
Dengan kondisi tersebut, membuat tekanan darah naik, detak jantung menjadi tidak teratur, dan pembuluh darah rusak. Jika pola tidur buruk terus dibiarkan, risiko terkena penyakit jantung di kemudian hari pun akan meningkat.
Pasalnya tekanan darah naik, khususnya jika terjadi berulang kali. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.
- dok.kolase tvOnenews.com /rsud aceh/Instagram rsud Surakarta
Lalu, apa saja kebiasaan buruk di malam hari buat jantung tidak sehat, antara lain:
1. Minum Kafein
Minuman kafein seperti teh dan kopi umum diminum kita, terlebih pekerja yang terbagi shif malam.
Dengan minum kopi atau teh di malam hari bqgi sebagian orang memang terasa nyaman, tetapi kafein bertahan lama dalam tubuh. Sehingga bisa merangsang sistem saraf, meningkatkan denyut jantung, dan menunda waktu tidur.
Disebutkan dalam laman Rumah Sakit Umum Daerah Aceh, akibatnya, tidur menjadi kurang nyenyak dan tekanan darah bisa meningkat keesokan harinya.
"Kafein bisa tetap aktif hingga 6 jam atau lebih, sehingga minum kopi jam 7 malam masih bisa memengaruhi tubuh saat tengah malam," keterangan dalam website.
2. Makan Malam
Kebiasaan kedua ini sering dilakukan siapapun, tidak anak muda maupun orang tua. Hal ini juga sudah menjadi rutinitas yang buat nyaman tapi bisa ganggu kesehatan jantung.
Disebutkan menurut ahli kardiologi intervensi, Sanjay Bhojraj, fungsi metabolik tubuh mengikuti ritme sirkadian, sehingga sensitivitas insulin menurun di malam hari. Tubuh jadi kurang efisien dalam memproses glukosa dan lemak.
"Makan larut malam dikaitkan dengan kadar gula darah yang lebih tinggi setelah makan, gangguan metabolisme lipid, dan peningkatan sinyal peradangan," tulis Bhojraj di CNBC Make It.
3. Olahrga Berlebihan
Siapa sangka olahraga yang sehat bisa jadi ganggu kesehatan jantung, bila dilakukan secara berlebihan.
Disebutkan juga, olahraga memang baik untuk jantung, tetapi waktu pelaksanaannya penting. Latihan berat di malam hari dapat meningkatkan kadar kortisol dan menunda peralihan tubuh dari mode "fight-or-flight" ke mode "rest-and-repair".
Sebagaimana kata Bhojraj, kegiatan ini dapat menunda waktu tidur, meningkatkan denyut jantung semalaman, dan menurunkan variabilitas denyut jantung yang merupakan indikator penting ketahanan kardiovaskular. Jadi, lebih baik lakukan olahraga ringan saja di malam hari.(klw)
Load more