News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Anggap Sepele Lantai Licin! WHO Ungkap Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan Alami Cedera Akibat Jatuh

Lantai licin menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan rumah tangga. WHO menyebut jatuh dapat menyebabkan cedera serius hingga kematian lansia
Senin, 3 Agustus 2026 - 18:46 WIB
Ilustrasi Jangan Anggap Sepele Lantai Licin! WHO Ungkap Lansia Jadi Kelompok Paling Rentan Alami Cedera Akibat Jatuh
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Lantai licin masih menjadi salah satu ancaman tersembunyi dalam kehidupan sehari-hari yang sering dianggap sepele. Padahal, area rumah seperti kamar mandi, dapur, teras, hingga sekitar kolam renang menjadi lokasi dengan risiko terpeleset paling tinggi karena permukaannya mudah terkena air dan kehilangan daya cengkeram.

Risiko tersebut semakin besar bagi kelompok lanjut usia. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa orang berusia di atas 60 tahun menjadi kelompok paling rentan mengalami cedera serius akibat jatuh, mulai dari patah tulang panggul, cedera kepala, hingga gangguan mobilitas yang dapat mengurangi kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jatuh bukan sekadar kecelakaan ringan. Dalam banyak kasus, insiden tersebut dapat menyebabkan dampak kesehatan jangka panjang, termasuk keterbatasan bergerak, kebutuhan rehabilitasi dalam waktu lama, hingga meningkatnya risiko komplikasi medis. 

Karena itu, pencegahan faktor risiko di lingkungan rumah menjadi perhatian penting dalam menjaga keselamatan penghuni.

WHO Sebut Jatuh Jadi Penyebab Kematian Cedera Terbesar Kedua

Data WHO menunjukkan bahwa jatuh merupakan salah satu masalah kesehatan global yang serius. Setiap tahun diperkirakan sekitar 684 ribu orang meninggal dunia akibat kejadian jatuh, sementara lebih dari 37 juta kasus lainnya membutuhkan penanganan medis.

Kelompok lansia menjadi pihak yang paling terdampak karena kemampuan fisik, keseimbangan tubuh, serta kepadatan tulang cenderung menurun seiring bertambahnya usia.

Sejumlah penelitian juga memperkuat temuan tersebut. Studi yang dipublikasikan melalui PubMed Central menyebutkan bahwa jatuh merupakan penyebab utama cedera pada kelompok usia 65 tahun ke atas dan menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang terus meningkat.

Cedera akibat jatuh pada lansia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis. 

Rasa takut kembali terjatuh dapat membuat sebagian lansia membatasi aktivitas, mengurangi interaksi sosial, dan kehilangan kepercayaan diri untuk bergerak secara mandiri.

Selain lansia, anak-anak dan orang dewasa juga memiliki risiko mengalami cedera akibat terpeleset. Benturan akibat jatuh dapat menyebabkan memar, keseleo, robekan ligamen, patah tulang, cedera kepala, hingga trauma pada tulang belakang.

Apabila kepala membentur permukaan keras, seseorang bahkan dapat mengalami gegar otak atau cedera otak traumatik yang membutuhkan penanganan medis serius.

Area Rumah Basah Jadi Titik Rawan Kecelakaan

Kamar mandi menjadi salah satu lokasi paling sering dikaitkan dengan risiko terpeleset karena kombinasi antara air, sabun, dan permukaan lantai yang kurang memiliki daya cengkeram.

Namun, risiko tidak hanya berasal dari kamar mandi. Dapur, teras, area mencuci, hingga sekitar kolam renang juga menjadi titik yang perlu mendapat perhatian karena sering mengalami kondisi lembap atau basah.

WHO merekomendasikan sejumlah langkah pencegahan jatuh, termasuk memperbaiki kondisi lingkungan rumah, meningkatkan pencahayaan, memasang pegangan di area tertentu, serta menggunakan material lantai yang memiliki tingkat keamanan lebih baik.

Pemilihan material bangunan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan rumah yang lebih aman. Lantai dengan permukaan yang terlalu licin dapat meningkatkan risiko kehilangan keseimbangan, terutama ketika terkena air.

Karena itu, penggunaan material dengan teknologi anti-slip mulai menjadi perhatian dalam desain hunian modern. Tidak hanya mempertimbangkan estetika, tetapi juga aspek keselamatan bagi seluruh anggota keluarga.

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan rumah, industri material bangunan mulai menghadirkan inovasi lantai dengan tingkat daya cengkeram lebih tinggi.

Salah satunya adalah teknologi keramik anti-slip dengan standar R12 yang dirancang untuk membantu mengurangi risiko terpeleset pada area basah. Salah satu inovasi tersebut dihadirkan oleh Platinum Ceramics Industry melalui Platinum Super Stop. Teknologi tersebut memungkinkan permukaan lantai tetap nyaman diinjak sekaligus memiliki kemampuan mencengkeram lebih baik ketika terkena air.

Keramik anti-slip modern berbeda dengan produk konvensional yang biasanya memiliki permukaan kasar. Teknologi terbaru dirancang agar tetap nyaman digunakan, mudah dibersihkan, namun tetap memberikan daya cengkeram tinggi saat kondisi lantai basah.

Pencegahan kecelakaan akibat jatuh pada dasarnya dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti menjaga kebersihan lantai, memastikan pencahayaan cukup, hingga memilih material rumah yang aman.

Dengan memperhatikan faktor risiko sejak awal, lingkungan rumah dapat menjadi tempat yang lebih nyaman sekaligus mengurangi kemungkinan terjadinya kecelakaan yang berpotensi menimbulkan dampak serius. (udn)

 
 
 
 
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daftar 13 Pemain Drama One of a Kind Romance, Ada Joy Red Velvet dan Kim Hyun Jin

Daftar 13 Pemain Drama One of a Kind Romance, Ada Joy Red Velvet dan Kim Hyun Jin

Kenali 13 pemain drama Korea One of a Kind Romance yang dibintangi Joy Red Velvet dan Kim Hyun Jin. Simak sinopsis, daftar pemeran, dan jadwal tayang lengkapnya.
Kabar Duka, Kombes Pol (Purn) Makmur Sidabuke Meninggal Dunia, Polda Jateng Sampaikan Belasungkawa

Kabar Duka, Kombes Pol (Purn) Makmur Sidabuke Meninggal Dunia, Polda Jateng Sampaikan Belasungkawa

Kabar duka datang dari keluarga besar Kepolisian RI, Kombes Pol (Purn) Makmur Sidabuke, S.H., M.H. meninggal dunia, Polda Jawa Tengah sampaikan belasungkawa.
Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Masalah Keamanan, Duel Timnas Indonesia Kontra Yordania Berpotensi Dipindah ke Turki

Media Timur Tengah turut mengulas kemungkinan bahwa pertandingan Timnas Indonesia melawan Yordania akan dipindah ke Turki. Sebelumnya, laga ini harusnya dilaksanakan di Amman, Yordania.
PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

PNM Hadir Jaga Harapan Masyarakat saat Air Bersih Tak Lagi Mudah Didapat

Melalui PNM Peduli, perusahaan menghadirkan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan, sekaligus mendukung penyediaan sarana air bersih dan sanitasi di sejumlah wilayah.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Ratusan Pebulutangkis Muda dari Berbagai Negara Ramaikan Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 Sepanjang Pekan Ini

Turnamen bulutangkis junior beregu MilkLife Superliga Junior 2026 yang diselenggarakan oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali berlangsung pada pekan ini.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM Sebut Tujuh Pemain Keturunan Ilegal yang Selesaikan Sanksi FIFA Adalah Rakyat Malaysia

Presiden FAM yang juga CEO Liga Malaysia (MFL) ini memastikan para pemain tersebut tetap berstatus sebagai rakyat Malaysia setelah masa sanksi mereka resmi berakhir pada 1 November 2026 lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT