News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Teknologi skrining mata membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Kenali dampak kebiasaan menggunakan gawai dan pentingnya pemeriksaan berkala.
Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:21 WIB
Ilustrasi Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Karena itu, mengurangi waktu menatap layar saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan penglihatan. Pemeriksaan berkala diperlukan untuk mengenali kelainan refraksi, seperti miopia atau rabun jauh, hipermetropia atau rabun dekat, serta astigmatisme atau mata silinder.

Menurut WHO, kelainan refraksi yang tidak dikoreksi dapat mengganggu proses belajar anak, mengurangi produktivitas orang dewasa, dan memengaruhi kualitas hidup. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut umumnya dapat ditangani dengan alat bantu penglihatan yang sesuai, seperti kacamata atau lensa kontak, berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.

Sejumlah negara maju telah mengembangkan pendekatan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan mata. Di Amerika Serikat, National Eye Institute menganjurkan aturan 20-20-20 untuk membantu mengurangi kelelahan mata akibat penggunaan layar: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter selama 20 detik. 

Sementara itu, Australia menekankan pentingnya aktivitas fisik, pembatasan waktu layar rekreasional, dan kebiasaan tidur yang baik bagi anak serta remaja.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu membangun kebiasaan yang lebih sehat. Namun, apabila penglihatan kabur, sakit kepala berulang, atau kesulitan membaca papan di kelas terus terjadi, pemeriksaan mata tetap diperlukan.

Teknologi Skrining Mata Membuka Akses Pemeriksaan Lebih Luas

Teknologi skrining berperan dalam membantu mengidentifikasi orang yang berpotensi mengalami gangguan penglihatan dan membutuhkan pemeriksaan lanjutan. 

WHO melalui Vision and Eye Screening Implementation Handbook mendorong pelaksanaan skrining di lingkungan komunitas dan layanan kesehatan primer agar gangguan dapat dikenali lebih awal, termasuk pada anak prasekolah, siswa, dan kelompok lanjut usia.

Pendekatan ini penting karena tidak semua orang memiliki akses yang sama terhadap fasilitas pemeriksaan mata. Skrining yang dilakukan di sekolah atau lingkungan masyarakat dapat membantu menjangkau peserta yang belum pernah memeriksakan penglihatannya atau tidak menyadari adanya perubahan pada mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di Indonesia, kebutuhan tersebut masih relevan. Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa dari sekitar 55 juta penduduk berusia di atas tujuh tahun yang mengikuti skrining kesehatan mata pada 2025, sekitar 17 persen ditemukan mengalami gangguan penglihatan, termasuk miopia, hipermetropia, dan astigmatisme.

Angka tersebut memperlihatkan pentingnya pemeriksaan yang mudah dijangkau masyarakat. Meski demikian, skrining dan diagnosis merupakan dua tahapan berbeda. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Perseteruan Carlos Prates dan Islam Makhachev memanas usai sang juara disebut menolak bertarung di UFC 336. Prates pun melontarkan sindiran tajam ke Makhachev.
Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory lewat dua gol Balsa Sekulic. Igor Tolic mengibaratkan laga seperti catur dan mengungkap kunci kemenangan Maung Bandung.
Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Teknologi skrining mata membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Kenali dampak kebiasaan menggunakan gawai dan pentingnya pemeriksaan berkala.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT