News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Teknologi skrining mata membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Kenali dampak kebiasaan menggunakan gawai dan pentingnya pemeriksaan berkala.
Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:21 WIB
Ilustrasi Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Hasil skrining membantu mengenali kemungkinan masalah, sedangkan penentuan kondisi mata dan penanganan yang tepat membutuhkan evaluasi tenaga kesehatan sesuai kebutuhan masing-masing individu.

Teknologi juga dapat membantu memperluas edukasi. Selain aplikasi WHOeyes, berbagai program pemeriksaan berbasis komunitas memanfaatkan perangkat skrining untuk mendukung proses pemeriksaan awal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penggunaan teknologi tersebut tetap perlu disertai prosedur yang sesuai, petugas terlatih, serta rujukan apabila ditemukan indikasi gangguan penglihatan.

Dengan demikian, manfaat teknologi bukan sekadar mempercepat pemeriksaan. Nilai pentingnya terletak pada kemampuan memperluas jangkauan layanan, meningkatkan kesadaran, dan membantu masyarakat memperoleh tindak lanjut yang diperlukan.

Dari Edukasi Gawai hingga Pemeriksaan Mata Gratis di Tangerang

Pentingnya deteksi dini menjadi salah satu latar belakang kegiatan Bakti Sosial Pemeriksaan Mata Gratis bertema “Melihat Lebih Jelas, Berbagi Lebih Luas” yang diselenggarakan JEC Eye Hospitals and Clinics bersama Parent Teacher Association (PTA) Secondary Syafana Islamic School.

Program ini melanjutkan semangat World Sight Day 2026 yang diperingati bulan Oktober melalui kampanye global “Love Your Eyes”. Sebanyak 250–300 peserta menjadi sasaran kegiatan, mencakup tenaga pendidik dan staf sekolah, masyarakat sekitar yang membutuhkan terutama kelompok dhuafa, serta anak didik Atta’awun Educare Kampus Lengkong.

Peserta memperoleh skrining mata melalui EyeCheck, edukasi kesehatan penglihatan, dan kacamata gratis bagi yang membutuhkan berdasarkan hasil pemeriksaan. Materi edukasi mencakup penggunaan gawai secara bijak, pentingnya istirahat mata, menjaga jarak pandang, dan mengenali perubahan penglihatan.

Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, menekankan bahwa kelainan refraksi dapat dialami anak-anak maupun orang dewasa dan kerap tidak disadari sejak awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kelainan refraksi, seperti mata minus, plus, dan silinder, dapat dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Kondisi ini kerap tidak disadari sejak awal, padahal dapat memengaruhi kenyamanan belajar, produktivitas, hingga kualitas hidup sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan pentingnya pemeriksaan berkala untuk mengenali gangguan penglihatan sedini mungkin. Pemeriksaan dapat diulang setiap enam bulan hingga satu tahun, menyesuaikan kondisi mata dan anjuran dokter.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

Kesenjangan Digital Masih Jadi Tantangan, Bagaimana Sekolah Menyiapkan Siswa di Era Kecerdasan Buatan?

AI mengubah dunia pendidikan. Literasi digital, kemampuan memeriksa informasi, berpikir kritis, dan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab menjadi bekal
Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat Terpuruk Gegara Cedera, Sahabat Megawati Hangestri Kini Bawa Kabar Baik untuk Red Sparks

Sempat terpuruk akibat cedera dan menjalani operasi pada kedua lututnya, sahabat Megawati Hangestri, Yeum Hye-seon, kini membawa kabar baik bagi Red Sparks.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT Bongkar Sosok DBM Sebelum Kasus Mutilasi Ibu dan Anak Terungkap di Madiun

Ketua RT di Jalan Kunir, Kota Madiun, Bibit, ungkap keseharian Dwi Bagus Martono (DBM), tersangka mutilasi istri siri dan anaknya. DBM dikenal sebagai sosok.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.

Trending

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Alasan Tak Masuk Akal di Balik Siksaan Keji Satu Keluarga Malaysia terhadap ART Asal Banten

Nasib nahas menimpa ART asal Banten, SR. Ia ditemukan dalam kondisi mengenaskan usai dibuang majikannya di pinggir jalan, Selangor, Malaysia, pada 16 Oktober.
Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Komentar Balsa Sekulic Cetak Brace untuk Antarkan Persib Terus Berjaya di Asia

Cetak brace saat Persib mengalahkan Melbourne Victory 2-0, Balsa Sekulic akhirnya lepas dari paceklik gol dan menyoroti assist Berguinho serta Danijel Loncar.
Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Temukan Beras SPHP Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran: Ini Perbuatan Amoral, Tak Ada Kemanusiaan

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, meluapkan amarahnya saat sidak terhadap dugaan praktik pengoplosan beras bersubsidi menjadi premium di Jakarta Timur.
Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,72 Persen, Neraca Perdagangan Defisit USD 3,52 Miliar

Perekonomian Jawa Timur tumbuh 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026.
Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Masih Tak Terima, Carlos Prates Ancam Pensiunkan Islam Makhachev usai Sang Juara Tolak Duel di UFC 336

Perseteruan Carlos Prates dan Islam Makhachev memanas usai sang juara disebut menolak bertarung di UFC 336. Prates pun melontarkan sindiran tajam ke Makhachev.
Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Laga Berjalan Seperti Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Kemenangan Persib Atas Melbourne Victory

Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory lewat dua gol Balsa Sekulic. Igor Tolic mengibaratkan laga seperti catur dan mengungkap kunci kemenangan Maung Bandung.
Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Gangguan Mata Kerap Tak Disadari, Teknologi Skrining Bantu Kenali Gejalanya Lebih Awal

Teknologi skrining mata membantu mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini. Kenali dampak kebiasaan menggunakan gawai dan pentingnya pemeriksaan berkala.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT