3 Langkah Perawatan Kulit Berminyak dan Berjerawat, Jangan Sampai Berlebihan
- Dibuat oleh ChatGPT
tvOnenews.com - Kulit berminyak dan berjerawat membutuhkan perawatan yang tepat agar produksi minyak lebih terkontrol dan jerawat tidak terus muncul. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan kandungan skincare serta penggunaan sabun wajah yang tidak membuat kulit terlalu kering.
Dokter umum sekaligus edukator skincare, dr. Mariana Panjaitan, MPH, membagikan tiga langkah perawatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kulit berminyak dan berjerawat.
Melalui edukasi yang dibagikannya, ia menjelaskan bahwa perawatan kulit tidak hanya berfokus pada membersihkan minyak dan kotoran, tetapi juga menjaga keseimbangan kulit.
Berikut tiga langkah perawatan kulit berminyak dan berjerawat yang bisa dicoba.
1. Bersihkan Pori-pori dengan Salicylic Acid
Langkah pertama adalah menggunakan skincare yang mengandung salicylic acid. Kandungan ini dikenal sebagai salah satu bahan aktif yang sering digunakan dalam produk perawatan kulit berminyak dan berjerawat.
Salicylic acid termasuk kelompok beta hydroxy acid (BHA) yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan membersihkan sumbatan pada pori-pori. Kandungan ini juga membantu mengurangi penumpukan minyak yang berpotensi memicu komedo dan jerawat.
Dalam edukasinya, dr. Mariana menyarankan penggunaan salicylic acid untuk membantu membersihkan pori-pori.
“Pertama bersihkan pori-pori kamu dengan salicylic acid,” ujarnya dalam TikTok @drmarianapanjaitanmph.
2. Kontrol Minyak Wajah dengan Niacinamide
Setelah membantu membersihkan pori-pori, langkah berikutnya adalah mengontrol produksi minyak wajah menggunakan niacinamide.
Niacinamide merupakan salah satu bentuk vitamin B3 yang banyak ditemukan dalam produk skincare. Kandungan ini dikenal dapat membantu memperkuat lapisan pelindung kulit atau skin barrier.
Selain itu, niacinamide juga dapat membantu mengurangi tampilan minyak berlebih sehingga wajah terlihat tidak terlalu mengilap.
Penggunaan niacinamide bisa menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit berminyak. Namun, pemilihan konsentrasi dan frekuensi pemakaian tetap perlu disesuaikan dengan kondisi serta toleransi kulit masing-masing.
“kedua, kontrol minyak wajah kamu dengan niacinamide,” jelas dr. Mariana.
3. Gunakan Sabun Wajah yang Lembut, Jangan Berlebihan
Langkah ketiga yang tidak kalah penting adalah memilih sabun wajah dengan formula lembut. Kulit berminyak dan berjerawat bukan berarti harus dibersihkan menggunakan produk yang membuat wajah terasa kesat atau tertarik setelah mencuci muka.
Pembersih wajah yang terlalu keras dapat mengganggu lapisan pelindung kulit. Akibatnya, kulit bisa menjadi kering, iritasi, bahkan mengalami dehidrasi.
dr. Mariana mengingatkan bahwa kondisi kulit yang terlalu kering justru dapat membuat masalah minyak berlebih semakin sulit dikendalikan. Karena itu, penting untuk menjaga keseimbangan kulit dengan menggunakan sabun wajah yang tidak membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya.
“ketiga pakai sabun wajah yang lembut, supaya kulit kamu seimbang atau nggak terlalu kering atau over stripping karena kalau kulit kamu jadi kering atau dehidrasi minyaknya tambah banyak dan jerawatnya balik terus,” tuturnya.
Dengan demikian, perawatan kulit berminyak dan berjerawat tidak harus dilakukan secara berlebihan. Membersihkan pori-pori, membantu mengontrol minyak, serta menjaga kelembapan kulit merupakan tiga hal yang perlu diperhatikan.
Penggunaan skincare juga sebaiknya dilakukan secara bertahap. Jika muncul iritasi atau jerawat semakin parah, konsultasikan kondisi kulit kepada dokter spesialis kulit agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
(anf)
Load more