GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Cara Menjaga Berat Badan Saat Lebaran Iduladha 1443 H

Menu makanan khas lebaran bisa membuat berat badan menjadi naik. Berikut ada tiga (3) cara menjaga berat badan saat lebaran Iduladha 1443 Hijriah (H).
Kamis, 30 Juni 2022 - 13:03 WIB
Makanan Khas Lebaran
Sumber :
  • viva.co,id/u-report

Medan, Sumatera Utara – Jarang sekali makanan khas lebaran Iduladha yang tidak menggiurkan selera. Pasalnya, makanan dan minuman yang disajikan sangat jarang disajikan di hari biasa.

Bahkan, makanan yang kerap sekali disajikan merupakan menu-menu andalan atau makanan-makanan khas daerah yang begitu lezat. Seperti ketupat, opor ayam, ayam goreng, empal daging, sate ayam, lontong sayur, semur daging, dedeng sapi, dan rendang daging.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ketahuilah, menu makanan tersebut bisa membuat berat badan menjadi naik. Dilansir dari halodoc.com, ada tiga (3) cara menjaga berat badan saat lebaran Iduladha 1443 Hijriah (H).

1. Mengetahui Jumlah Kalori pada Makanan

Nah, yang paling pertama untuk diketahui menjaga berat badan ketika lebaran Iduladha 1443 H. Anda jangan mengkomsumsi makanan yang banyak mengandung kalori. Kemudian, anda juga harus mengetahui jumlah kalori pada makanan khas lebaran tersebut, agar berat badan anda tidak mengalami kenaikan.

Berikut jenis makanan dengan angka kalori dan lemak yang perlu anda perhatikan sehingga berat badan anda setelah lebaran Iduladha 1443 H tidak mengalami kenaikan dan tidak makan  terlalu berlebihan .

  1. Ketupat, memiliki kalori, 144 Kkal per 100 gram, lemak 0,28 gram per gram.
  2. Opor Ayam, memiliki kalori 350 kkal per 100 gram, lemak 29,7 gr per 100 gram.
  3. Ayam goreng, memiliki kalori 275 kkal per 100 gram, lemak 12,2 gr per 100 gram
  4. Empal daging, memiliki kalori 27,5 kkal per 100 gram, lemak 12,2 gr per 100 gram.
  5. Sambal goreng ketang, memiliki kalori 127 kkal per 100 gram.
  6. Sate ayam, memiliki kalori 466 kkal per 100 gram, lemak 3,5 gram per 100 gram.
  7. Kerupuk udang, memiliki kalori 447 kkal per 100 gram, lemak 20,5 gr per 100 gram.
  8. Semur daging memiliki kalori 221 kkal per 100 gram, lemak 10,5 gr per 100 gram.
  9. Dendeng Sapi, memiliki kalori 301 kkal per 100 gram, lemak 9 gr per 100 gram.
  10. Rendang memiliki kalori 193 kkal per 100 gram, lemak 7,9 gr per 100 gram.   

Selain menjaga asupan makanan, ada beberapa cara lain yang bisa anda lakukan, seperti melakukan olahraga.

2. Olahraga

Melakukan olahraga juga bisa menjaga berat badan anda saat lebaran Iduladha. Apabila, anda sudah terlalu banyak mengonsumsi makanan khas lebaran. Anda harus dipastikan melakukan olahraga secara teratur. Lakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki atau bersepeda. 

3. Perbanyak Air Putih

Cara perbanyak minum air putih ini juga ampuh untuk menjaga berat badan saat lebaran Iduladha. Maka, tetaplah mengosumsi air putih sebanyak delapan gelas setiap hari atau sesuai kebutuhan tubuh. Air putih akan membantu menekan rasa lapar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, itulah 3 cara yang bisa dilakukan untuk menjaga berat badan saat hari Lebaran Iduladha 1443 H. Jadi, anda tida perlu takut dengan berat badan yang akan bertambah, asalkan dapat mengosumsi makanan yang anda sukai tidak berlebihan. Selamat lebaran Iduladha 1443 H. (Aag)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Marak Begal hingga Jambret, Pemprov DKI Siapkan Bantalan Sosial untuk Jaga Keamanan Ibu Kota

Marak Begal hingga Jambret, Pemprov DKI Siapkan Bantalan Sosial untuk Jaga Keamanan Ibu Kota

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan bantalan sosial dan memperkuat koordinasi keamanan bersama Polda Metro Jaya menyusul maraknya aksi begal dan penjambretan di ibu kota.
Publik Korea Mulai Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri, Bukan Lagi Megatron

Publik Korea Mulai Beri Julukan Baru untuk Megawati Hangestri, Bukan Lagi Megatron

Megawati Hangestri mendapat julukan baru dari publik Korea usai resmi gabung Hyundai Hillstate. Bukan lagi Megatron, pevoli Indonesia itu kini disebut...
Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha, Polres Yogya Terlusuri Rekening Hakim dan Dosen

Babak Baru Kasus Daycare Little Aresha, Polres Yogya Terlusuri Rekening Hakim dan Dosen

Kasus Daycare Little Aresha memasuki babak baru. Pasalnya, Polresta Yogya menelusuri rekening koran milik hakim aktif bernama Rafid Ihsan Lubis yang namanya
Suami Inayah Wahid Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Suami Inayah Wahid Soroti Maraknya Kekerasan Seksual di Lingkungan Pesantren

Ribuan santri dan alumni Pondok Pesantren Annuqayah menghadiri Rapat Nasional I Majelis Salakan yang digelar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Surabaya.
Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Mohon Maaf Warga Malut, Gubernur Sherly Tjoanda Sampaikan Keputusan Tegas untuk Orang yang Punya Utang Pinjol

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda, menyampaikan keputusan tegas untuk warganya yang punya utang pinjol ataupun utang di bank. Sherly Tjoanda tegaskan soal utang.
Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Bukan Klenik, Ini Penjelasan Ilmiah Ahli BRIN Soal Mahkota Binokasih yang Baru Selesai Dikirab Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi baru saja selesai melakukan puncak acara kirab budaya milangkala tatar sunda mahkota binokasih pada Sabtu (16/5/2026) Bandung -

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT