News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap-Siap Akan Terkena Ini Jika Tak Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Sebagai rongga pertama dari saluran pencernaan, mulut dapat menjadi pintu masuk bakteri, jika tak merawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik, akan terjadi keluhan ini
Minggu, 10 Juli 2022 - 11:17 WIB
Ilustrasi - perawatan di dokter gigi
Sumber :
  • (ANTARA/Pexels)

Jakarta - Sebagai rongga pertama dari saluran pencernaan, mulut dapat menjadi pintu masuk bakteri penyebab penyakit.

Namun, jika Anda dapat merawat kesehatan gigi dan mulut dengan baik, maka hal itu dapat meminimalisir masuknya bakteri berbahaya tersebut. Hal itu disampaikan oleh dokter gigi dari Klinik Rata drg. Gita Caesaria 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mulut itu adalah rongga pertama. Jadi kalau misalnya Anda ada masalah pencernaan, dari pemeriksaan gigi dan mulut itu biasanya dokter gigi akan tahu kesehatan sistemiknya seperti apa," ujar Gita.

Gita melanjutkan, ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat dideteksi melalui pemeriksaan rongga mulut seperti kekurangan asupan vitamin, HIV, hingga autoimun.

"Misalnya sariawan, oh ternyata dia defisiensi, ada vitamin yang kurang atau ada faktor hormonal. Bahkan sesimpel penyakit sistemik kayak HIV bisa dideteksi dari rongga mulut," jelas Gita.

"Biasanya orang-orang dengan gangguan autoimun, itu pasti gampang berjamur rongga mulutnya dan itu jarang ditemukan dengan orang yang tidak memiliki penyakit itu. Jadi karena dia rongga pertama, sudah pasti kita bisa melihat banyak hal di situ," lanjut dia.

Masalah yang muncul 

Gita kemudian menjelaskan mengenai beberapa masalah yang dapat muncul jika kurang merawat gigi dan mulut. Menumpuknya karang gigi, misalnya, akan menyebabkan gingivitis atau radang gusi dan halitosis atau bau mulut.

Menurut Gita, karang gigi merupakan endapan sisa makanan yang termineralisasi karena bercampur dengan air liur dan bakteri di dalam mulut. Oleh karena itu, karang gigi sebenarnya pasti akan terbentuk selama ada saliva atau air liur.

"Misalnya saat ngopi, ngeteh, atau merokok, pasti tercampur sama steam, makanya jadi cokelat. Itu biasanya karena air liur yang mengeras dan menempel di antara gusi dan gigi," jelas Gita.

Jika dibiarkan terus menerus, Gita mengatakan bahwa selain menyebabkan radang gusi dan bau mulut, menumpuknya karang gigi juga dapat membuat gigi goyang atau berlubang.

"Misalnya gusi diisi oleh karang gigi maka dia enggak bisa sempurna saat menyangga gigi, jadi giginya goyang. Atau bisa juga karena dia menutupi permukaan gigi, jadinya enggak sadar kalau ternyata di dalamnya itu bakteri lagi makanin sehingga giginya berlubang," imbuh Gita.

Bicara soal gigi berlubang, menurut Gita, beberapa orang sengaja membiarkan kondisi tersebut karena merasa tak ada keluhan apapun. Namun, jika dibiarkan, kondisi tersebut akan membuat gigi menjadi sangat sensitif yang bisa sampai mengganggu waktu istirahat.

"Kalau dibiarin terus lubangnya karena merasa enggak ada keluhan, itu bisa dalam loh sampai penetrasi ke dalam saraf. Kalau sudah penetrasi ke saraf, udah mulai merasa ngilu kalau minum dingin," ujar Gita.

"Sudah merasa begitu tapi tetap dicuekin, eh lama kelamaan enggak ngapa-ngapain juga sakit, bahkan sampai mengganggu waktu tidur," sambungnya.

Jika hal tersebut sudah terjadi, Gita mengatakan pasien harus menjalani perawatan saluran akar. Namun, jika masih dibiarkan juga, lama kelamaan muncul nanah di ujung akar yang akan menyebar ke gigi lain.

"Atau mungkin giginya sudah enggak bisa dirawat, enggak bisa ditambal lagi tapi sudah harus dicabut," kata Gita.

Selain karang gigi dan gigi berlubang, gigi kuning juga menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang. Menurut Gita, gigi kuning bisa disebabkan banyak faktor seperti gaya hidup yang tidak sehat karena terlalu banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang berwarna pekat, termasuk kopi dan teh.

Gigi kuning juga bisa disebabkan faktor genetik. Selain itu, bisa juga karena saat masih dalam kandungan, ibu terlalu banyak minum antibiotik.

Tak hanya menyebabkan masalah di rongga mulut, kurangnya merawat gigi dan mulut juga dikatakan Gita dapat mempengaruhi masalah kesehatan lainnya.

"Kita sering melihat bahwa bakteri yang ada di penyakit jantung itu juga ada di gigi. Makanya sebelum operasi besar, biasanya harus pastikan gigi pasien bersih dulu," ujar Gita.

"Saya juga pernah dapat rujukan pasien hamil gatal-gatal, pas dilihat ternyata ada sisa akar gigi yang enggak dicabut dan jadi sumber infeksi," lanjutnya.

Tips perawatan gigi dan mulut

Agar rongga mulut dapat terawat dengan baik, Gita mengatakan hal utama yang tak boleh terlewatkan adalah menyikat gigi dua kali sehari yakni setiap habis sarapan dan sebelum tidur.

Saat menyikat gigi, pastikan sikat gigi yang digunakan memiliki bulu sikat yang lembut dan tipis sehingga bisa masuk ke sela-sela gigi. Adapun cara menyikat gigi yang benar adalah dengan gerakan "merah-putih" atau dari gusi ke gigi.

"Harus merah-putih. Karena gusi itu ada naik turunnya jadi jangan dihajar horizontal. Jadi harus dari gusi kemudian sikat ke arah bawah jika menyikat gigi bagian atas, dan sebaliknya. Jadi gusinya ikut kesikat tapi dengan arah yang benar," ujar Gita.

"Dua menit cukup. Semua permukaan harus tersikat dengan baik dengan pasta gigi sebesar biji jagung," lanjut dia.

Gita juga menyarankan untuk mengurangi penggunaan tusuk gigi dan ganti dengan dental floss atau benang gigi. Hal itu, kata dia, guna mencegah luka yang dapat menyebabkan infeksi pada gusi.

Selain itu, bagi Anda yang tak bisa lepas dari minum kopi dan teh setiap harinya, Gita menyarankan untuk minum menggunakan sedotan agar cairan tidak langsung mengenai gigi sehingga warnanya tetap terjaga.

"Kalau enggak pakai sedotan kan nanti giginya terendam, jadi gampang kuning. Kemudian misal makan sesuatu yang berwarna gitu, pastikan selalu kumur air putih setelahnya," ujar Gita.

Tak lupa, Gita juga menyarankan untuk periksa gigi secara rutin enam bulan sekali untuk menghindari masalah kesehatan gigi dan mulut.

"Enam bulan itu biasanya mulai ada pembentukan karang gigi, lalu lubang yang tadinya di email mulai masuk ke dentin. Orang dewasa, anak kecil, semua tetap enam bulan sekali harus ke dokter gigi," pungkas Gita. (ant/mii)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mayat Terborgol di Bangunan Mirip Kantor MBG Kendal, BGN Buka Suara: Bukan Gedung SPPG

Mayat Terborgol di Bangunan Mirip Kantor MBG Kendal, BGN Buka Suara: Bukan Gedung SPPG

Korban dugaan pembunuhan tersebut disebut-sebut ditemukan di gedung yang mirip dengan dapur MBG atau Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Awas Apes Bertubi-tubi! 5 Shio Ini Wajib Ekstra Waspada pada 11 Oktober 2026

Awas Apes Bertubi-tubi! 5 Shio Ini Wajib Ekstra Waspada pada 11 Oktober 2026

Berikut adalah lima shio yang diprediksi berpotensi mengalami apes bertubi-tubi pada 11 Oktober 2026 jika tidak melakukan langkah antisipasi secara cermat.
Arsenal Epic Comeback dan Taklukkan Leeds United 2-1 di Pekan Keenam Liga Inggris 2026/2027: The Gunners Tempel Ketat Pemuncak Klasemen

Arsenal Epic Comeback dan Taklukkan Leeds United 2-1 di Pekan Keenam Liga Inggris 2026/2027: The Gunners Tempel Ketat Pemuncak Klasemen

Arsenal menunjukkan mentalitas pantang menyerah saat menjamu Leeds United pada pekan keenam Liga Inggris 2026/2027. The Gunners bangkit dan berhasil menang 2-1.
Rekomendasi HP 5G Harga Rp5 Jutaan, Ada realme hingga Samsung

Rekomendasi HP 5G Harga Rp5 Jutaan, Ada realme hingga Samsung

Rekomendasi HP 5G harga Rp5 jutaan, dari realme 16 hingga Samsung Galaxy A17. Simak spesifikasi, keunggulan baterai, kamera, dan layar sebelum membeli.
Top 3 Voli: Setter Utama Hyundai Hillstate Ungkap Karakter hingga Keunggulan Megawati Hangestri, serta Megatron Ogah Masuk Kamera Red Sparks

Top 3 Voli: Setter Utama Hyundai Hillstate Ungkap Karakter hingga Keunggulan Megawati Hangestri, serta Megatron Ogah Masuk Kamera Red Sparks

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca publik seputar perkembangan terbaru Megatron di Negeri Ginseng. Berikut rangkuman ketiga berita terpopuler tersebut.
Siapa Devand Febryan Putra Maulana? Terduga Pelaku Bullying Universita Telkom Bandung yang Identitasnya Dikuliti Netizen

Siapa Devand Febryan Putra Maulana? Terduga Pelaku Bullying Universita Telkom Bandung yang Identitasnya Dikuliti Netizen

Seorang netizen di media sosial TikTok membagikan identitas terduga pelaku bullying di Universitas Telkom Bandung, Jawa Barat. Siapa nama asli terduga pelaku?

Trending

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Al Nassr vs Al Draih 3-0 di Liga Pro Saudi 2026/2027: Ronaldo Pembuka Keran Gol, Faris Najd Melesat ke Posisi 2

Menghadapi Al Draih dalam pertandingan pekan kedelapan Liga Pro Saudi 2026/2027, Al Nassr tampil sangat dominan di kandang sendiri pada Sabtu (10/10/2026).
Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Viral Mahasiswa Baru Universitas Telkom Bandung Bully Teman Satu Kamar Asrama, Terduga Pelaku Diminta di-DO

Media sosial dihebohkan dengan kasus bullying yang terjadi di Universitas Telkom Bandung yang diduga dilakukan mahasiswa baru ke teman satu kamar asramanya.
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.
Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dosen Statistika UNAIR Gelar Pengabdian Masyarakat melalui Pelatihan Statistika dan Pembelajaran Interaktif

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas pendidikan, Program Studi Statistika UNAIR melaksanakan Pengabdian Masyarakat Terintegrasi Dosen di Gedung Kuliah Bersama (GKB) UNAIR
Maarten Paes Dapat Wejangan Kiper Legendaris Belanda usai Alami Masa Sulit di Ajax, Pilar Timnas Indonesia Diminta Lakukan Ini

Maarten Paes Dapat Wejangan Kiper Legendaris Belanda usai Alami Masa Sulit di Ajax, Pilar Timnas Indonesia Diminta Lakukan Ini

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tengah menghadapi persaingan ketat di Ajax. Legenda Manchester United, Edwin van der Sar, turut memberikan pandangannya.
Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Mobil Bergaya RWB Ingin Tampil Beda Tanpa Cat Ulang? Ini Teknologi Wrapping Gentian Blue yang Wajib Disimak

Tampilan mobil bergaya RWB bisa diperbarui lewat wrapping Gentian Blue bertekstur liquid metal. Gaya modifikasi mobil ala Rauh-Welt Begriff (RWB)
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT