GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada! Kerusakan Saraf Akibat Diabetes Muncul dalam Berbagai Gejala

Diabetes menyebabkan kadar gula darah seseorang menjadi lebih sering tinggi. Hal ini disebabkan suatu kondisi dimana tubuh berhenti memproduksi cukup insulin
Senin, 1 Agustus 2022 - 23:56 WIB
Ilustrasi Diabetes
Sumber :
  • Pixabay

Diabetes dapat menyebabkan kadar gula darah seseorang menjadi lebih sering tinggi. Hal ini disebabkan suatu kondisi dimana tubuh berhenti memproduksi cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin yang tersedia dalam tubuh. 

Kondisi ini harus diatasi dengan penuh hati-hati agar dapat mencegah terjadinya komplikasi dalam jangka panjang. Namun perlu diwaspadai karena kondisi ini tidak selalu menciptakan gejala nyata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelebihan keringat di malam hari dapat menjadi salah satu tanda bahwa gula darah tinggi sudah merusak saraf. Kelebihan keringat dapat menjadi pertanda baik kadar gula darah rendah atau sebaliknya malah gula darah merusak ke saraf.

Penyebab paling umum untuk keringat tidak biasa yang dialami oleh penderita diabetes yakni kerusakan sistem saraf. Menurut Asosiasi Diabetes Amerika, yang dikutip dari VIVA, sebagian orang yang memiliki penyakit diabetes mengalami beberapa level kerusakan saraf. 

Saat kerusakan saraf terlihat, dikenal sebagai neuropati otonomis yang dapat mempengaruhi kelenjar keringat.

Kadar gula darah dan lemak yang tinggi, seperti trigliserida dapat merusak saraf atau pembuluh darah yang dapat memelihara saraf. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya beberapa gejala yang berbeda, tergantung dari fungsi bagian tubuh mana yang terdampak.

Ilustrasi Gula penyebab Diabetes. (Ist)

Seperti yang tertulis dalam laman Express.co.uk yang dikutip dari VIVA. Institut Nasional Diabetes dan Pencernaan dan Penyakit Ginjal mengatakan ketika saraf yang berfungsi mengendalikan kelenjar keringat tersebut mengalami kerusakan, maka dapat menyebabkan Anda berkeringat yang berlebihan pada malam hari atau saat makan.

“Kelenjar keringat Anda mungkin tidak bekerja sama sekali, atau bagian tertentu dari tubuh Anda mungkin berkeringat saat bagian tubuh lainnya kering,” terang badan kesehatan tersebut. 

“Jika kelenjar keringat Anda tidak bekerja dengan benar, tubuh Anda mungkin tidak bisa mengendalikan suhunya,” lanjutnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkadang kerusakan saraf dapat mencegah sinyal terkirim ke bagian tubuh berbeda yang dapat mengakibatkan kebas. 

Beberapa ciri lainnya yang dapat membuat ketidaknyamanan mungkin muncul, seperti sakit yang menusuk, otot melemah atau sensitif terhadap sentuhan. Tergantung pada saraf yang terdampak atau rusak, karena neuropati dapat menyebabkan Anda mengalami sensasi ini pada tangan, tungkai, dan kaki.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejari Medan Tangkap DPO Korupsi KUR Rugikan Negara hingga Rp6,28 Miliar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan menangkap daftar pencarian orang (DPO) kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian kredit usaha rakyat (KUR) di salah satu bank
Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Menpora Erick Thohir Soroti Piala Presiden 2026 Jadi Alat Pemersatu Bangsa, Libatkan 64 Klub dari 38 Provinsi

Erick Thohir menyebut Piala Presiden 2026 sebagai bukti sepak bola mampu mempersatukan bangsa lewat kompetisi akar rumput yang diikuti 64 klub Liga 4 daerah.
Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

Status Dua Juri LCC Kabarnya 'Dinonaktifkan' Bukan Dari Jabatan di MPR RI Tapi...

MPR RI menjelaskan status dua juri LCC 4 Pilar yang dinonaktifkan usai polemik SMAN 1 Pontianak. Bukan dicopot dari jabatan.
Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Buka Suara usai Persib Bandung Didenda Rp3,5 Miliar dan 2 Laga Tanpa Penonton, Bobotoh Diminta Berkaca

Ketua Viking Tobias Ginanjar meminta Bobotoh introspeksi usai Persib Bandung didenda Rp3,5 miliar dan dihukum laga kandang AFC tanpa penonton di kompetisi Asia.
Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Masih Ingat Park Hang-seo? Eks Rival Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Ini Dikabarkan Bakal Comeback ke Thailand

Park Hang-seo dikabarkan segera comeback ke Thailand dengan bayaran fantastis, eks rival Shin Tae-yong itu bisa memimpin proyek ambisius klub Thai League 2.
Perjalanan Hijrah Clara Shinta Kembali Disorot, Kini Ramai Dikaitkan dengan Dugaan Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Perjalanan Hijrah Clara Shinta Kembali Disorot, Kini Ramai Dikaitkan dengan Dugaan Datangi Kelab Malam Tanpa Hijab

Perjalanan hijrah Clara Shinta kembali dikulik publik usai dirinya diduga terlihat tanpa hijab di kelab malam Jakarta Selatan bersama Jule.

Trending

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

TRENDING: MC Lomba Cerdas Cermat MPR Diputus Kontrak, hingga Kabar Gembira Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Dihapus

Belakangan ini media sosial diramaikan dengan berbagai isu viral. Mulai dari polemik lomba cerdas cermat di Kalimantan Barat, hingga kebijakan Dedi Mulyadi.
Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Dedi Mulyadi Dikerumuni Warga saat Menertibkan Pedagang, KDM buat Pedagang Bakso Tersenyum: Alhamdulillah

Momen heboh Dedi Mulyadi dikerumuni warga, saat mendatangi pedagang kaki lima untuk ditertibkan.
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Akhirnya Buka Suara, Akui Anulir Jawaban Peserta Karena Alasan Ini

Dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI akhirnya buka suara usai menuai kritik dari publik usai aksinya yang menganulir jawaban dari peserta SMAN 1 Pontianak.
Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Juri LCC MPR RI Akhir Blak-blakan Alasan Salahkan Jawaban SMAN 1 Pontianak, Rupanya Bukan Karena Artikulasi

Kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI belakangan ini menjadi topik yang sedang hangat dibicarakan publik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT