GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada! BKKBN Sebut Rokok Picu Perkembangan Janin di Kandungan Jadi Lambat

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menekankan bahwa paparan asap rokok dapat mempengaruhi perkembangan janin yang ada dalam kandungan ibu tumbuh jadi lebih lambat.
Jumat, 5 Agustus 2022 - 11:10 WIB
Petugas medis dan relawan memberikan sosialisasi kepada warga untuk berhenti merokok saat kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD) di Solo, Jawa Tengah, Minggu (5/6/2022).
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menekankan bahwa paparan asap rokok dapat mempengaruhi perkembangan janin yang ada dalam kandungan ibu tumbuh jadi lebih lambat.

“Pengaruh rokok itu terbukti, semua sepakat dari hasil katakanlah meta analisa atau statistika review. Itu semua menunjukkan bahwa pengaruh rokok adalah janin tumbuh lambat. Secara ilmiah antara rokok dan pertumbuhan janin, ini sudah terbukti dan sangat signifikan,” kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasto menuturkan, ibu hamil yang terpapar atau mengkonsumsi rokok, akan menjadi seorang perokok pasif yang mempengaruhi jalannya distribusi nutrisi ataupun oksigen yang ada pada janin dalam kandungan.

Hal itu akan memperbesar kemungkinan terjadinya kekerdilan pada anak (stunting), karena bayi bisa lahir dalam kondisi prematur ataupun berat badan lahir rendah (BBLR) yang merupakan faktor-faktor penyebab stunting.

Data Riskesdas 2018 menyebutkan sebanyak 22,6 persen bayi lahir dalam keadaan panjang badan kurang dari 48 centimeter dan 29,5 persen lahir prematur.

Masalah lain yang timbul dari merokok yakni penggunaan tembakau setidaknya telah membunuh 290 ribu orang setiap tahunnya dan memicu timbulnya 33 penyakit yang berkaitan dengan rokok dengan total kematian 230.862 orang pada 2015.

Rokok juga menjadi penyebab terjadinya kematian terbesar akibat penyakit tidak menular. Adapun kerugian makro mencapai Rp596,61 triliun.

Dengan demikian, Hasto meminta agar seluruh anggota keluarga yang merokok dapat lebih menjaga ibu dan anak di rumah, dengan cara tidak berada di dekat ibu dalam jarak dekat saat merokok.

“Kalau kita melarang orang merokok itu hampir pasti kita gagal. Tapi kalau mencegah orang merokok kemungkinan sukses besar. Oleh karena itu sebaiknya kita mencegahnya lewat perokok baru atau anak-anak ini,” kata Hasto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Tobacco Control Support Center (TCSC) IAKMI Sumarjati Arjoso ikut membeberkan bahwa terjadi peningkatan jumlah perokok pada anak di bawah 18 tahun.

Dari data yang dirinya miliki, tiga dari empat orang telah merokok sejak berusia di bawah 20 tahun. Pada tahun 2013 prevalensi perokok anak di Indonesia mencapai 7,20 persen. Namun, meningkat signifikan di tahun 2019 yakni 10,70 persen.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tak Biasa Aprilia Respons Kemenangan di MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Dapat Hadiah Aneh

Cara Tak Biasa Aprilia Respons Kemenangan di MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Dapat Hadiah Aneh

Aprilia Racing merespons dengan cara tak biasa setelah Marco Bezzecchi, meraih kemenangan impresif pada seri pembuka MotoGP Thailand 2026 pada 1 Maret lalu.
Ini Alasan FIFA Paksa AFC Batalkan Bidding Piala Asia 2031 dan 2035, Timnas Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah?

Ini Alasan FIFA Paksa AFC Batalkan Bidding Piala Asia 2031 dan 2035, Timnas Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah?

Sebelumnya, AFC telah mengumumkan daftar negara yang berminat menjadi tuan rumah di edisi 2031 dan 2035
Jelang Idul Fitri, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Pemudik Persiapan Fasilitas di Jawa Barat Belum Maksimal

Jelang Idul Fitri, Gubernur Dedi Mulyadi Minta Maaf ke Pemudik Persiapan Fasilitas di Jawa Barat Belum Maksimal

Jelang hari raya Idul Fitri, Gubernur Dedi Mulyadi minta maaf ke pemudik yang lewat Jawa Barat karena fasilitas belum maksimal.
Baru Saja Mengukir Sejarah Baru di Liga Voli Korea 2025/2026, Nasib AI Peppers Musim Depan Justru Terancam

Baru Saja Mengukir Sejarah Baru di Liga Voli Korea 2025/2026, Nasib AI Peppers Musim Depan Justru Terancam

Tim termuda di V League yakni AI Peppers baru saja mencatat pencapaian bersejarah di Liga Voli Korea 2025/2026.
Tren Sewa Tas Mewah Jelang Lebaran: Chanel dan Dior Jadi Incaran Utama

Tren Sewa Tas Mewah Jelang Lebaran: Chanel dan Dior Jadi Incaran Utama

Menjelang hari raya Idul Fitri, tren penyewaan tas mewah mengalami peningkatan signifikan. Platform penyedia jasa sewa tas, Lavergne.id, mengungkapkan bahwa merek asal Prancis, Chanel dan Dior, menempati urutan teratas sebagai tas yang paling banyak diminati masyarakat.
Ada Kabar Baik, KDM Kasih ‘THR’ Tak Biasa: Diskon Pajak Kendaraan 10% Selama Lebaran 2026 Untuk Warga Jawa Barat

Ada Kabar Baik, KDM Kasih ‘THR’ Tak Biasa: Diskon Pajak Kendaraan 10% Selama Lebaran 2026 Untuk Warga Jawa Barat

Pemprov Jabar memberikan insentif berupa potongan pajak kendaraan bermotor. Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, menegaskan bahwa program ini bertujuan mendorong

Trending

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

Resmi! FIFA Tetapkan Tanggal untuk FIFA ASEAN Cup Edisi Perdana, Digelar Hanya Sebulan Setelah Piala AFF 2026

FIFA telah resmi menetapkan tanggal penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup di edisi perdana. Turnamen tersebut nyatanya digelar hanya sebulan setelah Piala AFF 2026.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Dinaturalisasi untuk Memperkuat Timnas Indonesia usai FIFA Series 2026, Ada Eks Kapten Timnas Belanda

PSSI dikabarkan akan menaturalisasi pemain setelah FIFA Series 2026, termasuk eks kapten Belanda U-17 dan pemain Eredivisie demi memperkuat Timnas Indonesia?
Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam Tak Terima, Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Disorot Tajam

Media Vietnam menyoroti rumor Timnas Indonesia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026, namun begini menurut regulasi FIFA. Simak selengkapnya.
Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?

Resmi! PSSI Susul Malaysia Dapat Sanksi dari AFC Jelang FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Ikut Terdampak?
Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Demi Tampil di FIFA Series, Pemain Timnas Indonesia Mau Tak Mau Harus Ambil Keputusan, Bung Harpa: Dikasih Pilihan

Bung Harpa mengungkapkan bahwa saat ini pemain Timnas Indonesia di luar negeri diberikan pilihan jika ingin tampil di FIFA Series 2026, apa isi pilihannya?
Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Kevin Diks Syok, Keponakan Giovanni Van Bronckhorst Tertarik Bela Timnas Indonesia, Nama Besar Dicoret John Herdman

Tiga berita bola terpopuler: Kevin Diks syok lihat FC Copenhagen, prediksi pemain yang dicoret Timnas, hingga keponakan Van Bronckhorst tertarik bela Garuda.
Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Mengenal Hristiyan Petrov, Bek Bulgaria yang Bikin Miliano Jonathans Cedera Jelang FIFA Series 2026

Hristiyan Petrov jadi sorotan usai membuat Miliano Jonathans cedera ACL jelang FIFA Series 2026. Simak profil singkat saat bek Bulgaria itu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT