News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masyarakat Percaya, Bahaya Mandi di Malam Hari dapat Sebabkan Rematik. Benarkah Demikian?

Mandi menjadi kewajiban sehari-hari agar menjaga badan tetap bersih sekaligus dapat melepas rasa lelah akibat kerja seharian dengan menggunakan air dingin.
Sabtu, 17 September 2022 - 18:38 WIB
Ilustrasi mandi malam
Sumber :
  • Pixabay

Mandi sudah menjadi kewajiban sehari-hari agar menjaga badan tetap bersih. Apalagi semakin segar bila mandi dengan menggunakan air dingin.

Ketika kita lelah bekerja seharian, mandi sekaligus dapat melepas rasa lelah akibat kerja seharian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski begitu, banyak orang yang mempercayai bahwa mandi terlalu malam dapat meningkatkan risiko terkena penyakit rematik. Apakah benar demikian?

Mandi Malam Menyebabkan Rematik

Spesialis penyakit dalam, dr. Suzy Maria, Sp.PD, K-AI, mengungkapkan bahwa hal tersebut mitos. Mandi di malam hari tidak menyebabkan seseorang terkena penyakit rematik.

“Itu mitos. Jadi sebenarnya penyakit rematik itu sebabnya ada beberapa dan sudah diketahui. Misalnya penyakit rematik itu disebabkan oleh infeksi, oleh penyakit autoimun mungkin, kekebalan tubuh menyerang tubuh sendiri, atau endapan kristal sendi, dan lain-lain. Jadi bukan disebabkan oleh mandi,” ujar dokter Suzy dalam program acara Hidup Sehat, tvOne.

Kemudian, Dokter Suzy menjelaskan penderita rematik sendiri memang merasakan gejalanya ketika terkena suhu yang dingin. Seperti mandi pada malam hari dengan menggunakan air dingin. 

Kondisi tersebut dapat memperburuk gejala penyakit rematik pada pasiennya.

“Kenapa? Karena ternyata suhu dingin itu menyebabkan cairan di sendi menjadi lebih kental. Jadi kalau dikatakan mandi malam hari atau suhu dingin menyebabkan rematik itu tidak, hanya pada orang yang sudah memiliki penyakit rematik akan terjadi perburukan gejalanya,” jelasnya.

Mandi tentu ada manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Beberapa faktor berikut harus diperhatikan agar mandi membuat tubuh semakin sehat.

“Madi memang bermanfaat untuk kesehatan dan jangan lupa berguna untuk membersihkan badan kita. Tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar mandii kita ini menjadi mandi yang sehat dan tidak membawa penyakit atau ketidaknyamanan untuk tubuh kita,” ungkapnya.

“Pertama berapa sering sebenarnya kita harus mandi. Itu tidak ada aturannya sebenarnya, tergantung dimana kita tinggal. Apakah kita tinggal di tempat tropis atau tempat yang musim dingin, tempat kering dan ditentukan oleh seberapa berat kita beraktivitas sehari-hari untuk menghasilkan keringat,” lanjutnya.

Dokter Suzy menilai mandi sebanyak 1-2 kali dalam sehari dapat mampu memberikan kenyamanan bagi orang Indonesia seperti kita yang tinggal di daerah tropis.

“Kedua, berapa lama kita harus mandi. Sebenarnya, terkait dengan kesehatan, secara keseluruhan untuk fungsi jantung, paru, itu tidak ada hubungannya. Tapi untuk kulit, memang sebaiknya mandi jangan terlalu lama. Karena kalau mandi lebih dari 10 atau 15 menit, itu akan menyebabkan kulit kita menjadi kering. Jadi mandilah sekitar 5-10 menit saja,” jelas dokter Suzy.

Terkait dengan suhu air yang digunakan pada saat mandi, dokter Suzy menilai baik air dengan suhu dingin maupun panas, keduanya dapat memperbaiki mood.

Selain itu, mandi dengan suhu yang hangat dapat bermanfaat untuk memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi, kalau untuk kulit perlu diperhatikan. Pada pasien atau orang yang memiliki masalah di kulit, mandi air hangat akan membuat kulit semakin lebih kering. Jadi untuk yang punya masalah kulit, cukup mandi dengan air yang sama dengan suhu tubuh atau air dingin,” pungkasnya.

Mandi di malam hari terutama dengan air dingin, memang menyebabkan pasien rematik lebih terasa gejalanya. Namun bukan berarti mandi di malam hari dapat meningkatkan risiko gejala rematik. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Genjot Pemanfaatan Teknologi Digital, Kemendagri Perluas Akses Face Recognition

Genjot Pemanfaatan Teknologi Digital, Kemendagri Perluas Akses Face Recognition

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus menggenjot penerapan teknologi digital dalam berbagai pelayanan ke masyarakat.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Perselisihan Warga Semarang dan Penjual Bakso Soal Limbah yang Dibuang di Got Berakhir Damai

Perselisihan Warga Semarang dan Penjual Bakso Soal Limbah yang Dibuang di Got Berakhir Damai

Perselisihan warga dengan penjual bakso di Banyumanik, Semarang yang buang limbah minyak dan air cucian ke got secara sembarangan berakhir damai setelah mediasi
Kadispenal Benarkan Ada Pengerahan Pasukan TNI AL ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Kadispenal Benarkan Ada Pengerahan Pasukan TNI AL ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Pemandangan tak biasa terlihat di Jakarta belakangan ini seiring dengan adanya pengerahan personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam jumlah besar. 
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) didorong untuk mengambil peran yang jauh lebih besar dalam pengembangan sains, riset, dan teknologi hilirisasi.

Trending

Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Menteri Agama Ajak PTKIN Perkuat Riset dan Hilirisasi Teknologi untuk Bangkitkan Kejayaan Ilmu Islam

Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) didorong untuk mengambil peran yang jauh lebih besar dalam pengembangan sains, riset, dan teknologi hilirisasi.
Perselisihan Warga Semarang dan Penjual Bakso Soal Limbah yang Dibuang di Got Berakhir Damai

Perselisihan Warga Semarang dan Penjual Bakso Soal Limbah yang Dibuang di Got Berakhir Damai

Perselisihan warga dengan penjual bakso di Banyumanik, Semarang yang buang limbah minyak dan air cucian ke got secara sembarangan berakhir damai setelah mediasi
Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Diminta Shin Tae-yong Ucap 'Gue Persija', Egy Maulana Vikri Malu-malu

Egy Maulana Vikri tersipu malu ketika Shin Tae-yong memintanya untuk mengucapkan 'Gue Persija' disertai menunjukkan simbol jari jempol telunjuk khas Jakmania.
Kadispenal Benarkan Ada Pengerahan Pasukan TNI AL ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Kadispenal Benarkan Ada Pengerahan Pasukan TNI AL ke Jakarta, Begini Penjelasannya

Pemandangan tak biasa terlihat di Jakarta belakangan ini seiring dengan adanya pengerahan personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam jumlah besar. 
Genjot Pemanfaatan Teknologi Digital, Kemendagri Perluas Akses Face Recognition

Genjot Pemanfaatan Teknologi Digital, Kemendagri Perluas Akses Face Recognition

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus menggenjot penerapan teknologi digital dalam berbagai pelayanan ke masyarakat.
Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Hari Ini Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo di PN Jakarta Timur

Kepolisian menyiapkan pengamanan dalam sidang kasus tudingan ijazah palsu Jokowi dengan terdakwa Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11). 
Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Soal Pengerahan Pasukan dalam Skala Besar ke Jakarta, Ini Penjelasan TNI

Tentara Nasional Indonesia kerahkan pasukan dalam skala besar ke Jakarta. TNI AL mengerahkan 20.980 personel untuk mendukung pengamanan di ibu kota DKI Jakarta.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT