Jangan Sepelekan! Gula Darah Tinggi Dapat Beresiko Kebutaan, Pasien Diabetes Perlu Hati-Hati
Diabetic Macular Edema (DME) merupakan masalah kesehatan yang bisa membuat mata alami kebutaan juga gangguan penglihatan dari dampak kondisi gula darah tinggi
Adanya masalah kesehatan tersebut berasal dari dampak kondisi gula darah tinggi dalam tubuh yang tidak terkontrol dalam jangka waktu yang lama, sehingga dapat mempengaruhi penglihatan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dilansir dari laman resmi Bayer, DME berasal dari Diabetik Retinopati (DR) yang telah berkembang. Diabetik Retinopati (DR) merupakan salah satu mikrovaskular diabetes melitus dengan angka prevalensi yang tinggi.
Pengobatan DME yang tidak tepat, dapat berefek pada penglihatan, hilangnya 2 baris dari penglihatannya atau penglihatan yang mulai berkurang dalam waktu 2 tahun pertama hingga akhirnya bisa mengalami kebutaan.
Orang yang memiliki risiko terkena DME paling besar yakni Pasien diabetes melitus. Untuk itu diimbau agar selalu melakukan tindakan pencegahan untuk dapat menghindari DME.
“Pasien Diabetes perlu melakukan tindakan pencegahan agar tidak mengalami komplikasi pada matanya, salah satunya yaitu DME. Bagi pasien DME sendiri harus paham bahwa DME merupakan salah satu penyakit mata yang perlu mendapatkan pengobatan sedini mungkin," ujar Ketua II Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Pusat, dr. Ari Djatikusumo, Sp.M(K),
Kemudian, Dokter Spesialis Mata Konsultan, Dr. dr. Gitalisa Andayani, Sp.M(K), mengatakan bahwa penduduk Indonesia menjadi peringkat 5 dunia dengan penderita diabetes terbanyak di dunia.
Penderita diabetes, baik diabetes tipe 1 maupun 2 berisiko menderita DME dan kehilangan penglihatan.
Ilustrasi Diabetes. (Pixabay)
Hal ini disebabkan apabila gula darah pasien terlalu tinggi, dapat merusak pembuluh darah kecil di dinding belakang bagian dalam mata (retina). Selain itu, gula darah yang tinggi juga dapat menyumbat pembuluh darah secara keseluruhan.
"43 persen pasien diabetes ini memiliki risiko untuk menderita diabetik retinopati (DR) dan 26 persen diantaranya juga memiliki risiko kehilangan pengelihatan," tuturnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Diabetik Retinopati (DR) merupakan salah satu komplikasi mikrovaskular diabetes melitus dengan angka prevalensi yang cukup tinggi. DR yang semakin berkembang akan mengakibatkan Diabetik Makular Edema (DME).
“DME secara umum diakibatkan oleh keadaan hiperglikemia pada pembuluh darah retina yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama pada penderita retinopati diabetik. DME sendiri merupakan salah satu gangguan penglihatan berat yang kerap terjadi pada usia produktif (di bawah 50 tahun)," kata dia.
Pemerintah Kota Denpasar meraih penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2026 dari Kementerian PAN-RB.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengungkap fakta mengejutkan soal tunggakan iuran BPJS Kesehatan, bahwa warga yang tak bayar justri kelas tinggi.
Seorang pria berinisial D laporkan tetangganya karena diduga menjadi korban penganiayaan usai menegur lantaran bermain drum di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat
Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama baru. Kiper Eropa, Kayne van Oevelen layak masuk radar John Herdman usai tampil impresif di Eredivisie.
Peluang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi muda berbakat kembali terbuka. Wonderkid Arsenal, Demiane Agustien, akhirnya masuk radar John Herdman?
Red Sparks kembali diterpa kabar buruk setelah pemain andalannya yang juga merupakan sahabat Megawati Hangestri dikabarkan berpotensi absen panjang di Liga Voli Korea.
Korban pelecehan seksual, Saa dengan akun X @aarummanis merasa pelaku tidak beritikad baik. Itu terjadi pasca Mohan Hazian bikin pernyataan permintaan maafnya.
Load more