GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Hanya Menyerang Wanita, Ternyata Kanker Serviks dapat Mengintai Pria, Apa Penyebabnya?

kanker serviks terjadi pada wanita, banyak yang tidak menyadari bahwa infeksi Human Papillomavirus Genital (HPV), penyebab kanker serviks dapat menyerang pria
Senin, 17 Oktober 2022 - 19:39 WIB
Kanker Serviks dapat menyerang pria
Sumber :
  • Pixabay

TvOnenews.com, Kesehatan - Siapa bilang kanker serviks hanya terjadi pada wanita saja. Memang pada umumnya, penyakit yang satu ini dapat menyerang pada wanita.

Penyakit ini menjadi peringkat kedua sebagai salah satu jenis kanker dengan pasien wanita terbanyak di Indonesia. Tercatat pada tahun 2020, WHO mengungkapkan sebanyak 21.003 kasus kematian perempuan di Indonesia akibat kanker serviks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun kenyataannya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa infeksi Human Papillomavirus Genital (HPV), penyebab kanker serviks dapat menyerang para pria

Bila berhubungan seksual dengan wanita yang terinfeksi HPV, maka virus tersebut dapat menular pada pasangan. Virus ini juga dapat mengintai pria dengan dampak jenis kanker lainnya, seperti kanker penis dan kandung kemih.

“Laki-laki bisa kena HPV. Bisa alami kanker juga arena HPV seperti kanker penis pada pria. Maka, bisa juga divaksin seperti di Australia dan US divaksin pada usia 9-25 tahun,” ungkap Ketua Dewan Penasihat Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia, Prof. Dr. dr. Andrijono, SP.OG(K)-Onk.


Ilustrasi Sperma. (Ist)

Infeksi HPV pada pria dapat memberikan dampak yang membahayakan pada reproduksi pria, seperti gangguan pada sperma. Andrijono meniai, penderita infeksi HPV terbukti jumlah sperma yang dimiliki lebih sedikit dibandingkan dengan pria sehat lainnya.

“Mortilitas sperma pun terganggu. Kanker kandung kemih juga bisa, ada faktor assending dari penis ke vesika (kandung kemih),” ujarnya.

Meski kanker serviks menjadi jenis kanker yang mematikan, namun resikonya dapat dicegah dengan personalisasi sejak dini yang didukung dengan inovasi-inovasi dalam skrining kanker serviks yang berkualitas.

Cukup disayangkan, masyarakat masih terhambat untuk melakukan deteksi dini risiko kanker serviks, seperti masyarakat yang berada di negara-negara tergolong ekonomi menengah ke bawah.

Prof Andrijono menyebutkan survey dari Litbangkes dan HOGI, bahwa wanita masih enggan melakukan skrining apabila tidak ada keluhan atau belum dirasa perlu. Selain hal tersebut, wanita Indonesia masih ada rasa malu untuk memeriksa lantaran adanya stigma di masyarakat.

“Tinggi kasusnya di Indonesia karena deteksi dini tidak berjalan dengan baik. Vaksinnya belum juga (merata). Mudah-mudahan 2023 bisa nasional, 10 tahun lagi mungkin kasusnya menurun,” tutupnya.

Berdasarkan survei global yang dilakukan oleh Roche Indonesia, Director Country manager Diagnostics, Roche Indonesia, Ahmed Hassan menyatakan bahwa sebanyak 60 persen masyarakat global menghadapi hambatan dalam melakukan pemeriksaan secara rutin dan berkala yang disebabkan dari berbagai alasan.

Alasan-alasan tersebut seperti kurangnya informasi, faktor biaya, hingga ketakutan terhadap hasil tes yang positif. Beberapa faktor tersebut dapat menjadi hambatan-hambatan dalam melakukan deteksi dini terhadap suatu penyakit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada kanker serviks yang terlambat dideteksi, angka harapan hidup pasien kanker serviks dapat turun menjadi kurang dari 20 persen. Karenanya, akses yang lebih luas untuk deteksi dan perawatan kanker serviks yang inovatif menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan perempuan,” tutur Ahmed Hassan.

Perlu diinformasikan kepada masyarakat bahwa pemeriksaan fisik melalui deteksi dini yang inovatif hingga penanganan infeksi virus HPV untuk mencegah penularan itu sangat penting. Selain itu informasi tersebut agar membuat kesadaran masyarakat semakin meningkat. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi Jadi Saksi Pernikahan Pasangan Disabilitas Rungu, Beri Pesan Khusus Begini

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir langsung menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri. Kehadiran
Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Trending Topic: Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Reaksi KDM soal Pemujaan dan Klenik Situs Sejarah, Sherly Tjoanda Sentil Porsi MBG-nya Sekolah Rakyat

Berikut tiga berita terpopuler di tvOnenews.com yang sayang dilewatkan, mulai dari polemik LCC Kalbar hingga aksi gubernur Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda.
Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Warga Jabar Curhat, KWH Gratis untuk Lansia Dinilai Menambah Beban, KDM: Teteh yang Bageur, Sebelum Saya Memimpin ada 193 Ribu Rumah

Dalam unggahan video terbaru di akun Instagramnya, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi keluhan seorang warga terkait program KWH gratis bagi jompo atau lansia
Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Kata Media Korea Setelah Megawati Hangestri Gabung Hillstate: Ko Hee-jin yang Tersenyum Kini Menangis

Media Korea Selatan soroti reaksi pelatih Red Sparks Ko Hee-jin setelah mantan anak asuhnya Megawati Hangestri berlabuh ke tim rival Suwon Hyundai Hillstate.
Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Hot News: SMAN 1 Sambas Buka Suara soal Polemik LCC MPR RI, Dedi Mulyadi Buka Suara soal Klenik, hingga Suku Togutil Ragu Janji Sherly Tjoanda

Polemik omba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Kalbar, pernyataan tegas Gubernur Jabar Dedi Mulyadi terkait cara pandang “klenik” terhadap situs sejarah Sunda, hingga kisah

Trending

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Murid Alami Tekanan Psikologis, SMAN 1 Sambas Tolak Laga Ulang Final LCC 4 Pilar MPR RI

Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik pasca viralnya dewan juri yang menganulir jawaban peserta SMAN 1 Pontianak dan membenarkan jawaban dari SMAN 1 Sambas.
Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT