GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sedang Dialami Presenter Indra Bekti, Waspadai Faktor Penyebab Pembuluh Darah Pecah Berikut ini

Presenter ternama Indra Bekti tengah berjuang melawan kondisi pembuluh darah pecah. Diketahui Indra Bekti telah menjalani 2 kali operasi karena kondisi yang
Kamis, 29 Desember 2022 - 19:35 WIB
Potret Indra Bekti
Sumber :
  • Instagram/@indrabekti

Jakarta – Presenter ternama Indra Bekti diketahui tengah dirawat di rumah sakit karena mengalami pecah pembuluh darah.

Indra Bekti dilarikan ke rumah sakit pasca ditemukan pingsan di toilet usai mengisi sebuah acara. Ketika kejadian Indra Bekti diketahui tengah melakukan siaran radio.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah sesi acara, Indra Bekti meminta izin untuk pergi ke toilet namun tidak kunjung kembali. Akibat kondisi tersebut, Indra Bekti harus menjalani dua kali operasi di hari yang sama.

Saat ini Indra Bekti tengah menjalani masa pemulihan di ruang ICU RS Abdi Waluyo. Menurut kabar terbaru, kondisi kesehatan Indra Bekti sudah berangsur normal.

indra bekti
Tangkapan layar unggahan istri Indra Bekti, Aldila Jelita Bekti (Instagram/@dhila_bekti)

Meski begitu, masyarakat masih bertanya-tanya mengenai penyakit yang menimpa Indra Bekti. Pasalnya, berdasarkan berita yang beredar Indra Bekti mengalami pecah pembuluh darah di bagian kepala.

Selama ini diketahui juga bahwa Indra Bekti memiliki riwayat penyakit hipertensi. Hal tersebutlah yang diduga oleh publik jadi penyebab pecahnya pembuluh darah di kepala Indra Bekti.

Mengenal pecah pembuluh darah otak

Dilansir dari Hellosehat, pembuluh darah berfungsi untuk mengalirkan darah ke organ dan jaringan di dalam tubuh. Sementara pecahnya pembuluh darah merupakan kondisi yang tergolong gawat darurat bahkan mengancam nyawa seseorang.

Pembuluh darah yang pecah berakibat pada terjadinya pendarahan, di mana darah keluar dari sistem sirkulasi dan menyebar pada jaringan atau ruang di sekitarnya.

Ketika pendarahan terjadi tepat di bawah kulit, maka rembesan darah akan mengakibatkan warna keunguan pada permukaan kulit yang umumnya dikenal dengan memar.

Sementara, jika pembuluh darah yang pecah berada di daerah otak, maka di dunia medis kerap disebut dengan aneurisma otak pecah. Pecahnya pembuluh darah di otak ini bisa berisiko menyebabkan stroke otak.

Dilansir dari Alodokter, ada 5 faktor yang berpotensi memicu pecahnya pembuluh darah otak, di antaranya:

  • Tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi yang terjadi dalam waktu lama berisiko menyebabkan dinding pembuluh darah di otak menjadi rapuh. Jika tidak mendapatkan perawatan yang benar, hipertensi berkepanjangan ini berisiko menyebabkan pembuluh darah pecah di otak.

  • Cedera kepala

Terjatuh atau mengalami kecelakaan lalu lintas yang megakibatkan benturan berisiko menyebabkan pecahnya pembuluh darah otak.

  • Gaya hidup tidak sehat

Beberapa gaya hidup yang tidak sehat berisiko menyebabkan pecahnya pembuluh darah otak. Gaya hidup yang kurang sehat tersebut antara lain kebiasaan merokok, konsumsi minuman beralkohol secara berlebih, hingga penggunaan obat-obatan terlarang.

  • Kelainan pembuluh darah

Seseorang yang memiliki kelainan pembuluh darah sejak lahir lebih berisiko mengalami pecah pembuluh darah. Meskipun faktor penyebab satu ini cukup jarang terjadi.

  • Aneurisma

Aneurisma merupakan kondisi di mana terjadi pembesaran pembuluh darah akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Ketika sudah parah, risikonya pembuluh darah akan pecah dan menyebabkan banyak darah masuk ke otak.

Penyebab pembuluh darah pecah satu ini lebih berisiko menyebabkan stroke.

  • Angiopati amiloid

Kondisi ini disebabkan oleh adanya kelainan dinding pembuluh darah akibat penumpukan protein beta amiloid. Umumnya angiopati amiloid dialami oleh lansia dan penderita demensia atau penyakit alzheimer.

  • Kelainan darah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Umumnya kelainan darah atau kelainan pembekuan darah, seperti hemofilia atau anemia sel sabit, berdampak pada penurunan kadar trombosit darah.

Meski begitu ada juga faktor lain yang berisiko menyebabkan pecahnya pembuluh darah di otak. Untuk mengetahui secara pasti penyebab pembuluh darah pecah, dokter perlu melakukan pemeriksaan tingkat lanjut. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Jadi Tersangka, Kubu Pelapor Dugaan Kasus Pemalsuan Minta Percepatan Gelar Perkara Khusus

Polda Metro Jaya menetapkan status tersangka terhadap dua orang berinisial ICS dan SR terkait dugaan memberikan keterangan palsu kasus pemalsuan sertifikat tanah.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

SOKSI Gelar Rakernas-Rapimnas, Misbakhun Bawa pesan Khusus dari Partai Golkar

Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) salah satu organisasi pendiri Partai Golkar menggelar Rakernas dan Rapimnas di Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (15/5/2026).
Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Industri penerbangan modern bekerja dengan sistem keselamatan berlapis. Pesawat tidak hanya diperiksa sebelum terbang, tetapi juga terus dipantau sepanjang masa operasionalnya.
Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Libur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang MenurunLibur Panjang Pekan Ini, Penumpang Bus AKAP di Terminal Pulogebang Menurun

Terminal Pulogebang, Jakarta Timur, mencatat terjadi penurunan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan pada periode libur panjang dalam rangka Kenaikan Yesus Kristus pada pekan ini.

Trending

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

Ada Jepang dan Juara Bertahan Qatar, John Herdman Pede Sebut Timnas Indonesia Tim Tangguh di Grup F Piala Asia 2027

John Herdman cukup percaya diri menyebut Timnas Indonesia sebagai tim yang akan ditakuti oleh Jepang dan Qatar, sesama kontestan di grup F Piala Asia 2027.
Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Strategi Perempuan Indonesia Kelola Usaha Mikro agar Bertahan di Tengah Krisis

Salah satu tantangan utama perempuan prasejahtera dalam menjalankan usaha adalah kemampuan mengelola keuangan. Tidak sedikit usaha kecil yang sebenarnya memiliki
Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kemendiktisaintek Ubah Nama Jurusan Teknik Jadi Rekayasa, DPR RI Bilang Begini

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengubah nama program studi atau jurusan 'Teknik' menjadi 'Rekayasa'.
Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur Kenaikan Yesus Kristus, Wisatawan di Monas Membludak

Libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Yesus Kristus membuat masyarakat memanfaatkan waktunya untuk mengunjungi tempat-tempat wisata, salah satunya Monumen Nasional (Monas) di Jakarta Pusat.
Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Tiga Faktor Utama Penentu Keselamatan, Industri Penerbangan Modern Gunakan Sistem Keselamatan Berlapis

Industri penerbangan modern bekerja dengan sistem keselamatan berlapis. Pesawat tidak hanya diperiksa sebelum terbang, tetapi juga terus dipantau sepanjang masa operasionalnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT