Jangan Langsung Gas, Cek 7 Hal ini pada Motor Setelah Dipakai Mudik
- tvOnenews.com - anf
tvOnenews.com - Setelah menempuh perjalanan panjang saat mudik lebaran atau liburan, penting bagi pengguna sepeda motor untuk memeriksa kendaraannya.
Penting untuk menjaga performa motor agar kembali optimal setelah melakukan perjalan panjang.
Berikut tips yang harus diperhatikan untuk kesehatan motor tetap terjaga setelah melakukan perjalan mudik.
7 Tips Merawat Motor Setelah Mudik
1. Bersihkan Sepeda Motor
Ketika mengendarai motor, sering kali terkena lumpur, debu, dan kotoran di jalan akibat hujan, jalanan yang basah.
Ketika kotoran menempel lama di kendaraan maka dapat menyebabkan karat atau merusak komponen tertentu.
Oleh karena itu, segeralah mencuci motor dengan air dan sabun khusus kendaraan agar dapat menghilangkan kotoran yang menempel.
Kemudian, keringkan dengan lap bersih dan berikan pelumas pada beberapa bagian agar performa tetap terjaga.
2. Mengganti oli mesin
Oli mesin sangat perlu untuk diganti secara berkala untuk menjaga mesin tetap sehat, baik menjaga mesin dalam performa yang baik maupun menghindari keausan berlebih setelah perjalanan jauh.
Sesuai dengan waktu dan jarak tempuh yang ditentukan, penggantian oli mesin umumnya dilakukan setiap 2.000 - 4.000 Km.

Ilustrasi Motor Matic Sumber : - Kolase tvOnenews / Freepik
3. Periksa saringan udara
- Kolase tvOnenews / Freepik
Saringan udara atau filter udara merupakan komponen penting lainnya yang perlu diperiksa.
Filter udara berfungsi sebagai penyaring debu agar kotoran tidak masuk ke ruang bakar.
Terdapat tiga jenis filter udara dengan perbedaan fungsi yang perlu diperhatikan. Pertama Urethane Foam, berfungsi untuk mengisi celah, insulasi termal, perekat atau penyegel dan melindungi dari permukaan.
Filter ini bisa dicuci dan dilumasi kembali dengan oli setelah dibersihkan.
Lalu, Dry Paper merupakan sebuah laporan media berserat yang berfungsi untuk menangkap debu dan kontaminan tanpa menggunakan minyak.
Dry Paper bisa dibersihkan dengan menggunakan angin bertekanan dari dalam ke luar.
Sementara Viscous Paper Element berfungsi untuk menangkap debu dan kotoran dengan lebih efektif dari Dry Paper agar memastikan kembali udara yang masuk ke ruang bakar lebih bersih.
Ketiga filter udara dianjurkan untuk diganti setiap 12.000 Km agar bahan bakar motor tetap terjaga.
4. Periksa Cairan Radiator
Untuk menjaga suhu mesin tetap stabil memerlukan radiator yang berfungsi optimal dengan volume cairan yang memadai.
Pastikan untuk menambah cairan pendingin (coolant) jika berkurang dan rutin melakukan pengurasan setiap 10.000 km demi menghindari overheating.
Tak hanya itu, tak lupa memeriksa busi kendaraan agar pembakaran mesin tetap terjaga.
5. Cek Sistem Pengereman
Dalam berkendara, penggunaan rem sangat penting untuk keselamatan pengendara.
Setelah motor dipakai mudik, pastikan kampas rem tidak aus dan tetap dalam kondisi prima.
Periksa selang rem untuk jenis hidrolik serta kabel atau tuas rem untuk tipe mekanis.
Segera ganti selang rem apabila terdapat kebocoran atau keausan komponen, agar pengereman tetap responsif.
6. Periksa CVT Matic
Untuk pengguna motor matic, penting untuk memeriksa komponen CVT (Continously Variable Transmission) secara berkala.
Apabila CVT kotor atau terdapat keausan pada v-belt, maka akan memberikan dampak pada performa motor.
Begitu juga dengan rantai roda pada motor manual, rantai roda harus diperiksa agar tidak terlalu kencang atau longgar.
Tak lupa melakukan penyetelan dan melumasi rantai agar tetap awet dan tidak mudah aus.
7. Cek Ban dan Roda
Terakhir, pastikan tekanan angin dalam ban sesuai standar dan periksa kondisi permukaan ban, seperti adanya retakan atau benjolan pada ban.
Bukan hanya itu, periksa juga pelek tidak terjadi bengkok akibat benturan saat melewati jalanan berlubang.
Itulah tips yang harus dilakukan setelah membawa motor dalam perjalan jauh saat mudik lebaran.
(kmr)
Load more