News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

MotoGP Sampai Geleng-geleng Soal 'Level' Veda Ega Pratama: Hancurkan Dominasi, Indonesia Cetak Sejarah Moto3

MotoGP angkat topi! Veda Ega Pratama ukir sejarah podium pertama Indonesia di Moto3 Brasil. Momen bersejarah ini bukan sekadar hasil balapan biasa. Veda benar-benar
Selasa, 24 Maret 2026 - 21:30 WIB
Veda Ega Pratama, Pembalap Indonesia Pertama yang naik Grand Prix Podium Moto3 Brasil
Sumber :
  • instagram Veda Ega Pratama

tvOnenews.com - MotoGp sampai turun gunung usai lihat prestasi Veda Ega Pratama yang pecah telur cetak sejarah di Moto3 Brasil

Panggung dunia akhirnya mengakui talenta luar biasa Veda. Lewat performa gemilang di Moto3 Brasil 2026, pembalap muda asal Gunungkidul itu sukses menorehkan sejarah sebagai rider Indonesia pertama yang mampu menembus podium Grand Prix. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, akun resmi MotoGP pun ikut memberikan penghormatan atas pencapaian tersebut.

Momen bersejarah ini bukan sekadar hasil balapan biasa. Veda benar-benar mencatatkan tonggak penting bagi dunia balap Indonesia, sekaligus membuka peluang besar menuju level yang lebih tinggi di masa depan. 

Dengan usia yang masih 17 tahun, pencapaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia kini memiliki calon bintang baru di kancah internasional.

Sejarah Tercipta di Brasil

Balapan Moto3 di Sirkuit Ayrton Senna menjadi saksi lahirnya sejarah baru bagi Indonesia. Veda Ega Pratama berhasil finis di posisi ketiga, sekaligus mengamankan podium pertamanya di ajang Grand Prix.

Prestasi ini langsung mendapat sorotan luas, termasuk dari akun resmi MotoGP yang mengunggah momen Veda saat mengangkat trofi.

"History has been made in Brazil ???

#BrazilianGP ?? #MotoGP #Moto3"

Veda Ega Pratama Naik Podium Moto3 GP Brasil
Veda Ega Pratama Naik Podium Moto3 GP Brasil
Sumber :
  • instagram Veda Ega Pratama

Unggahan tersebut menegaskan bahwa pencapaian Veda bukan hanya membanggakan bagi Indonesia, tetapi juga diakui dunia sebagai tonggak penting dalam sejarah Moto3.

Sebelumnya, belum ada pembalap Indonesia yang mampu menembus podium di kelas ini. Dengan demikian, Veda resmi menjadi pelopor dan membuka jalan bagi generasi berikutnya.

Perjuangan Dramatis dari Start hingga Podium

Perjalanan Veda menuju podium tidaklah mudah. Ia memulai balapan dari posisi keempat, lalu langsung menunjukkan start impresif dengan merangsek ke posisi ketiga saat memasuki tikungan pertama.

Namun, persaingan ketat membuatnya sempat keluar lintasan dan turun hingga posisi ke-10. 

Situasi semakin menegangkan ketika balapan dihentikan akibat bendera merah pada lap ke-15, saat Veda berada di posisi kesembilan.

Balapan kemudian dilanjutkan dengan format sprint lima lap. Momentum inilah yang dimanfaatkan Veda untuk bangkit. Dengan agresivitas dan determinasi tinggi, ia perlahan menyalip para rival dan kembali ke barisan depan.

Pada lap terakhir, Veda terlibat duel sengit dalam perebutan posisi ketiga. Hingga akhirnya, ia berhasil mengunci podium dengan performa luar biasa yang membuat banyak pihak terkesima.

Melalui akun Instagram pribadinya, Veda mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya:
"P3??, Alhamdulillah History made in Brazil???

Huge thanks to my team for the hard work this weekend and to everyone who always supports me. more to come, Obrigado Brazil! next Austin?"

Media Italia Tercengang dengan Veda Ega Pratama Bisa Raih Posisi Ketiga di Moto3 Brasil  Seperti Dongeng Pembalap Asia!
Media Italia Tercengang dengan Veda Ega Pratama Bisa Raih Posisi Ketiga di Moto3 Brasil Seperti Dongeng Pembalap Asia!
Sumber :
  • instagram Veda Ega Pratama

Dukungan Tim dan Masa Depan Cerah

Keberhasilan ini tidak lepas dari peran tim yang solid. Honda Team Asia juga merayakan pencapaian Veda dengan gaya khas mereka.

"Boeing 954 Pratama Airlines ?? Ready For Take Off What a Sunday in Brazil by Rocket Boy ? #BrazilianGP?? #AuraFarm"

Unggahan tersebut menggambarkan betapa luar biasanya performa Veda hingga diibaratkan seperti pesawat yang siap lepas landas menuju kesuksesan lebih tinggi.

Kesuksesan di Brasil semakin mempertegas tren positif Veda di musim 2026. Ia menunjukkan bahwa dirinya mampu bersaing dengan pembalap-pembalap terbaik dunia, meskipun masih berstatus rookie.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pencapaian ini, peluang Veda untuk melangkah ke jenjang lebih tinggi seperti Moto2 hingga MotoGP semakin terbuka lebar. Konsistensi dan mental bertanding yang kuat menjadi modal utama untuk menapaki karier yang lebih gemilang.

Kini, publik Indonesia dan pecinta balap dunia menantikan langkah selanjutnya dari Veda Ega Pratama. Setelah mencetak sejarah di Brasil, satu pertanyaan besar muncul: apakah ini awal dari era keemasan pembalap Indonesia di MotoGP? (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Bursa Transfer Inter Milan: Butuh Bek Baru, Nerazzurri Bakal Saling Sikut dengan Como FC demi Bintang Chelsea

Inter Milan terus bergerak membenahi skuad jelang musim 2026/2027. Fokus utama Nerazzurri pada bursa transfer musim panas kali ini adalah memperkuat pertahanan.
Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri Film Nasional Mulai Adaptasi dengan Dunia Kripto dan Teknologi AI, Apa Dampaknya?

Industri perfilman Indonesia mulai memasuki fase baru seiring munculnya teknologi blockchain dan kecerdasan buatan (AI) dalam ekosistem hiburan digital.
Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Kepribadian Taufik Hidayat Diungkap Polda Jabar, Ingatkan Cerita Mantan Istrinya

Sebelum ini mantan istri Taufik Hidayat menceritakan sifat mantan suami ke KDM. Polda Jabar pun mengungkapkan.
Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Mengapa Banyak Orang Terkejut dan Kecewa dengan Korea Selatan usai Tak Mampu Auto Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Banyak pihak yang sama sekali tidak menyangka bahkan kecewa berat melihat Korea Selatan tampil melempem di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 ini. Mengapa?
PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

PAN Kerap Diplesetkan Partai Artis Nasional, Zulhas Contohkan Eko Patrio dan Uya Kuya yang Punya Talenta Luar Biasa

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyinggung soal partainya kerap dikaitkan dengan singkatan Partai Artis Nasional.
Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Kekeringan Landa Tiga Kabupaten di Jawa Tengah, BNPB Minta Warga Hemat Air

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah kini mulai merasakan dampak kekeringan akibat masuknya musim kemarau. 

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT