Memanaskan Mesin Mobil Sebelum Berangkat Bisa Bikin Irit BBM? Ini 5 Fakta yang Perlu Diketahui
- Pixabay/Dariusz Sankowski
Jakarta, tvOnenews.com - Memanaskan mesin mobil sebelum berangkat masih menjadi kebiasaan banyak pengendara, terutama saat kendaraan baru pertama kali digunakan pada pagi hari.
Bahkan, tak sedikit yang sengaja membiarkan mesin menyala selama 10 hingga 15 menit karena percaya cara ini bisa bikin mesin lebih awet sekaligus menghemat bensin.
Padahal, anggapan bahwa memanaskan mesin mobil terlalu lama bisa membuat konsumsi bahan bakar lebih irit belum tentu benar. Khusus mobil keluaran terbaru, kebiasaan tersebut justru berpotensi membuat bensin terbuang percuma tanpa memberikan manfaat yang berarti.
Lantas, apakah mobil sebenarnya masih perlu dipanaskan sebelum digunakan untuk beraktivitas? Berikut lima fakta mengenai kebiasaan memanaskan mesin mobil yang perlu diketahui agar kendaraan tetap terawat tanpa bikin konsumsi BBM membengkak.
1. Mobil Zaman Dulu dan Sekarang Punya Kebutuhan Berbeda
Pada mobil keluaran lama yang masih menggunakan karburator, memanaskan mesin memang lebih sering dibutuhkan agar proses pembakaran bisa berjalan dengan baik. Teknologi pengabutan bahan bakarnya belum secanggih mobil modern sehingga mesin terkadang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai kondisi kerja yang stabil.
Berbeda dengan mobil keluaran terbaru yang umumnya sudah menggunakan sistem injeksi elektronik untuk mengatur suplai bahan bakar secara otomatis. Teknologi tersebut membuat mesin lebih mudah menyesuaikan diri dengan kondisi suhu sehingga gak perlu dibiarkan menyala terlalu lama sebelum mulai berjalan.
2. Memanaskan Mesin Terlalu Lama Justru Bisa Bikin Boros BBM
Banyak pengendara mengira mobil yang dipanaskan selama beberapa menit bakal lebih hemat bensin ketika digunakan berkendara. Padahal, selama mesin menyala meskipun mobil sedang diam, bahan bakar tetap digunakan tanpa menghasilkan jarak tempuh.
Kondisi ini dikenal dengan istilah idling, yakni ketika mesin tetap hidup sementara kendaraan tidak bergerak. Semakin lama mobil dibiarkan menyala tanpa kebutuhan, semakin banyak pula bensin yang terpakai secara percuma.
3. Mesin Bisa Dipanaskan Sambil Berkendara Perlahan
Mobil modern umumnya gak harus menunggu mesin mencapai suhu kerja normal terlebih dahulu sebelum mulai digunakan. Setelah mesin dinyalakan dan kondisinya stabil, pengendara biasanya sudah bisa mulai berjalan secara perlahan sesuai petunjuk pabrikan.
Namun, bukan berarti mobil boleh langsung digeber dengan kecepatan tinggi begitu mesin menyala. Sebaiknya hindari akselerasi mendadak dan putaran mesin tinggi selama beberapa menit pertama agar suhu mesin meningkat secara bertahap.
4. Terlalu Lama Memanaskan Mobil Juga Menambah Emisi
Selain membuat bensin terpakai, membiarkan mesin menyala terlalu lama ketika mobil sedang diam juga menghasilkan emisi gas buang. Semakin lama mesin dibiarkan hidup tanpa digunakan, semakin banyak pula emisi yang dilepaskan tanpa manfaat perjalanan.
Karena itu, memanaskan mesin seperlunya lalu mulai berkendara dengan santai bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal untuk banyak mobil modern. Jangan lupa, hindari memanaskan mobil di garasi tertutup karena gas buangnya mengandung karbon monoksida yang berbahaya.
5. Cara Mengemudi Juga Menentukan Irit atau Borosnya BBM
Kalau ingin mobil lebih hemat bensin, jangan cuma memperhatikan kebiasaan memanaskan mesin sebelum berangkat. Cara mengemudi sehari-hari juga punya pengaruh besar terhadap konsumsi bahan bakar kendaraan.
Biasakan menginjak pedal gas secara halus, menjaga tekanan angin ban sesuai rekomendasi, serta memastikan kondisi oli dan filter udara tetap baik. Perawatan berkala dan gaya berkendara yang gak agresif bisa membantu menjaga efisiensi BBM sekaligus membuat mesin bekerja lebih optimal.
Jadi, Berapa Lama Sebaiknya Memanaskan Mesin Mobil?
Pada banyak mobil modern, pengendara cukup menunggu sebentar setelah mesin dinyalakan sebelum mulai berkendara secara perlahan. Namun, durasi yang tepat tetap perlu mengikuti buku manual karena setiap kendaraan bisa memiliki kebutuhan berbeda, terutama dalam kondisi suhu ekstrem.
Jadi, gak perlu sengaja membiarkan mobil menyala selama 10 hingga 15 menit setiap pagi hanya karena ingin menghemat bensin. Lebih baik panaskan mesin seperlunya, lalu berkendara dengan santai sampai mesin mencapai suhu kerja yang sesuai agar kendaraan tetap terawat tanpa membuang BBM.
(igp/hfp)
Load more