News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Liburan ala Seniman Nusantara di Watulumbung Parangtritis Bantul Yogyakarta

Puluhan seniman dari berbagai daerah menikmati liburan akhir tahun untuk bertemu. Mereka berlibur sambil menampilkan kesenian hingga baca puisi di Bantul, DIY.
Senin, 20 Desember 2021 - 10:06 WIB
Sajian Pentas Seni Budaya dan Baca Puisi di Kampung Edukasi Watulumbung
Sumber :
  • Tim tvOne - Santosa Suparman

Bantul, DIY - Liburan akhir tahun menjadi agenda yang dinantikan oleh masyarakat untuk berwisata. Liburan akhir tahun ini juga dimanfaatkan oleh puluhan seniman dari berbagai daerah untuk bertemu dan menikmati liburan. Namun gaya liburan para seniman sangat berbeda dengan masyarakat.

Puluhan Seniman yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara seperti dari Sulawesi Selatan,  Riau, Lampung, Bengkulu, Bali, Aceh, Jakarta, Banyumas, Cilacap, Surabaya, Semarang dan beberapa daerah lainnya berkumpul di Kampung Edukasi Watulumbung yang berada di bukit Parangtritis, Kretek, Bantul, Yogyakarta untuk menikmati liburan . Kemudian, oleh pengelola Kampung Edukasi Watulumbung, Boy Rifai dikemas dengan sebuah acara yang unik bertema Liburan Seniman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Liburan Seniman di Kampung Edukasi Watulumbung diisi dengan pameran Lukisan dari para seniman seperti DN Koestolo seri lukisan pahlawan, pameran pernik-pernik nusantara, pameran ecoprint dan parade baca puisi sepuluh seniman dari berbagai daerah di nusantara. Mereka membacakan puisi Antologi Plengkung dan pentas seni budaya di alam terbuka di antara sejumlah tari tradisional dari berbagai daerah dan pentas musik hadroh.

Sejumlah seniman dari Yogyakarta juga nampak hadir mnemani seniman dari berbagai daerah menikmati liburan di Kampung Edukasi dan Omah Prau Watulumbung. Di antaranya Merit Hendra, Sitoresmi Prabuningrat, Dewo PLO, Mbah Darmo, Bambang Haryono, Bambang Widiatmoko, Seppa Darsono dan sejumlah seniman lainnya.

Acara diawali dengan sajian tari di jalanan sambil mengarak wayang raksasa Garuda Pancasila yang diiringi musik Hadroh. Kemudian, dilanjutkan dengan parade baca puisi Antologi Plengkung oleh sepuluh seniman dari berbagai daerah. Pembacaan puisi diawali oleh seniman merit Hendra yang kemudian dilanjutkan seniman dari berbagai daerah lain.

Puisi yang paling mendapatkan perhatian puluhan seniman nusantara yang sedang liburan ini, adalah pembacaan puisi Sitoresmi Prabuningrat yang membacakan puisi karya Gusnas yang bercerita tentang Yogyakarta dulu dan kini. Dengan penuh penghayatan Sitorsmi membacakan Puisi tentang Yogyakarta, Keraton Yogyakarta, alun - alun utara Yogyakarta dan Pagelaran kraton yang kini sudah terkurung dan sepi. Seolah ada sekat antara Keraton Yogyakarta dengan rakyat. Suasasa Yogyakarta dan keraton Yogyakarta tidak seperti dulu.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Awalnya Diragukan Dedi Mulyadi, Kakek Jali 84 Tahun Ini Ternyata Veteran Sejati yang Mengagumkan

Awalnya Diragukan Dedi Mulyadi, Kakek Jali 84 Tahun Ini Ternyata Veteran Sejati yang Mengagumkan

​​​​​​​Dedi Mulyadi awalnya meragukan Kakek Jali 84 tahun yang datang menemuinya. Setelah terbukti veteran, sikapnya berubah dan memberi penghormatan penuh.
Tak Hanya Beberkan Penyebab Utama Tingginya Populasi Ikan Sapu-sapu, KDM Bocorkan Sejumlah Langkah Taktis Mengembalikan Ikan Endemik

Tak Hanya Beberkan Penyebab Utama Tingginya Populasi Ikan Sapu-sapu, KDM Bocorkan Sejumlah Langkah Taktis Mengembalikan Ikan Endemik

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM tak hanya beberkan penyebab Utama tingginya populasi ikan sapu-sapu di berbagai wilayah. KDM juga bocorkan
Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Bek Timnas Jerman Ini Kirim Kode Keras untuk Dinaturalisasi, Jadi Rekan Duet Jay Idzes di Timnas Indonesia Saat FIFA Matchday?

Reno Munz, bek Timnas Jerman U-20 kelahiran Jakarta, beri kode bela Timnas Indonesia. Isyarat bendera Merah Putih bikin heboh, berpeluang jadi duet Jay Idzes.
Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta
Mantan Polisi Penembak Mati Pelajar Terlibat Peredaran Narkoba di Penjara, Robig Dipindah ke Nusakambangan

Mantan Polisi Penembak Mati Pelajar Terlibat Peredaran Narkoba di Penjara, Robig Dipindah ke Nusakambangan

Lapas Semarang memindahkan mantan anggota Polrestabes Semarang Robig Zaenudin, terpidana kasus penembakan dengan korban tewas seorang siswa SMKN 4 Semarang ke
Fokus ke Hunian Rakyat, 80 Persen Anggaran Kementerian PKP Dialokasikan untuk Bedah 400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni

Fokus ke Hunian Rakyat, 80 Persen Anggaran Kementerian PKP Dialokasikan untuk Bedah 400 Ribu Rumah Tidak Layak Huni

Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menetapkan target besar dalam meningkatkan kualitas hunian rakyat pada tahun 2026. 

Trending

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut Dugaan Malpraktik RS Muhammadiyah Medan, Kemenkes: Kita Dalami dan Tindaklanjuti Secara Proporsional

Buntut dugaan malpraktik yang dialami seorang pasien Mimi Maisyarah (48) di RS Muhammadiyah Medan membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara. Bahkan
Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Dedi Mulyadi Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Membludaknya Ikan Sapu-Sapu di Sungai

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, mengeluarkan peringatan serius mengenai kondisi sungai-sungai di wilayahnya. 
Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Anggaran Ada Tapi Gaji Tak Cair, Dedi Mulyadi Bongkar Alasan Ribuan Honorer Jawa Barat Belum Gajian

Sebanyak 3.823 tenaga honorer di Jawa Barat, mulai dari guru hingga staf tata usaha, belum menerima upah mereka untuk bulan Maret dan April 2026. 
Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Fakta-fakta Mencengangkan Terkini soal Kasus Dugaan Malpraktik Pasien RS Muhammadiyah Medan

Baru-baru ini warga Medan menyoroti kasus dugaan malpraktik pasien Mimi Maisyarah (48), yang diduga terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Sontak kabar tersebut juga
Idrus Marham Kritik Klaim Jusuf Kalla Terkait Berjasa Terhadap Jokowi: Biarlah Sejarah yang Menilai

Idrus Marham Kritik Klaim Jusuf Kalla Terkait Berjasa Terhadap Jokowi: Biarlah Sejarah yang Menilai

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham menanggapi soal ucapan Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK) yang menyebut ada jasanya yang membuat Jokowi menjadi Presiden.
RS Muhammadiyah Medan Komentari Terkait Tudingan Dugaan Malpraktik Pasien: Keluarga Menandatangani Persetujuan Operasi

RS Muhammadiyah Medan Komentari Terkait Tudingan Dugaan Malpraktik Pasien: Keluarga Menandatangani Persetujuan Operasi

Publik soroti kasus dugaan malpraktik yang dialami pasien yang merupakan warga Jalan Tangguk Bongkar, bernama Mimi Maisyarah (48), di RS Muhammadiyah Medan.
Gaya Seskab Teddy Peluk Anak Pengamen yang Ingin Sekolah Disorot Analis: Sederhana tapi Langka

Gaya Seskab Teddy Peluk Anak Pengamen yang Ingin Sekolah Disorot Analis: Sederhana tapi Langka

Kunjungan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ke Sekolah Rakyat di Pejompongan, Jakarta Pusat, memantik perhatian bukan karena seremoni besar, melainkan karena pendekatan yang dinilai apa adanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT