News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siap-Siap, Polda DIY Akan Terapkan Ganjil Genap Menuju Lokasi Wisata

Polda DIY akan memberlakukan ganjil genap menuju lokasi wisata saat libur Natal dan Tahun Baru, sebagai salah satu pencegahan kerumunan di destinasi wisata.
Kamis, 23 Desember 2021 - 18:50 WIB
Wisata Tebing Breksi Menjadi Salah Satu Lokasi Yang Diberlakukan Ganjil Genap Saat PPKM Level 3 Pada September 2021 lalu.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetyo

Sleman, DIY - Direktorat Lalu Lintas Polda DIY akan memberlakukan ganjil genap (gage) menuju lokasi wisata saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemberlakuan gage dilakukan sebagai salah satu pola pencegahan kerumunan wisatawan di destinasi wisata.

"Adapun pola-pola yang kita terapkan adalah sesuai dengan instruksi pimpinan, pola ganjil genap akan kita terapkan pada lokasi-lokasi atau jalur-jalur menuju tempat wisata. Saya ulangi akan diterapkan di lokasi-lokasi atau jalur-jalur menuju tempat wisata," kata Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Iwan Saktiadi di Mapolda DIY, Kamis (23/12/2021).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penerapan ganjil genap menurut Iwan akan dilakukan secara terbatas. Tidak seluruh pengguna jalan dikenakan kebijakan ganjil genap.

Pemberlakuan ganjil genap disebut Iwan sebagai upaya mengendalikan penumpukan manusia di lokasi wisata. Dengan cara ini diharapkan mobilitas masyarakat akan berkurang sehingga meminimalisir potensi penularan Covid-19.

"Kenapa demikian, hal ini sesuai dengan instruksi pemerintah bahwa tempat-tempat wisata meskipun itu dibuka tetap harus menerapkan protokol kesehatan di antaranya adalah jumlah pengunjung yang bisa dikendalikan. Dengan pengendalian melalui ganjil genap ini harapan kita mobilitas masyarakat agak berkurang," ungkapnya.

Mantan Kapolres Sukoharjo itu menyebut libur Nataru biasanya akan dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Oleh karena itu pihaknya mengantisipasi kerumunan di objek wisata dengan kebijakan penerapan ganjil genap.

Adapun polanya masih sama seperti yang diterapkan saat Yogyakarta turun level PPKM dari 4 ke 3 beberapa waktu lalu. Saat itu Ditlantas Polda DIY juga memberlakukan ganjil genap di beberapa destinasi wisata seperti Tebing Breksi, Hutan Pinus Mangunan, dan Kebun Binatang Gembira Loka.

Namun penerapan ganjil genap kali ini hanya dilakukan untuk kendaraan atau mobil pribadi. Sementara untuk bus pariwisata dan kendaraan umum lainnya akan mendapat pengecualian ganjil genap.

"Kita akan terapkan ganjil genap untuk kendaraan-kendaraan pribadi. Sebagai contoh saya ambil salah satu objek wisata, (pantai) Parangtritis mungkin akses menuju Parangtritis akan kita terapkan akan kita umumkan ke publik bahwa seusai dengan tanggalnya. Misal tanggal 25 berarti ganjil, hanya kendaraan-kendaraan ganjil yang boleh masuk di area wisata, nantinya akan ada cek poin-cek poin pengecekan yang dilaksanakan oleh petugas Polri, bergabung dengan TNI dan stakeholder yang lain," bebernya.

Sementara untuk sepeda motor, Iwan mengaku akan melihat dinamikanya di lapangan. Jika wisatawan yang datang ke lokasi wisata tersebut sudah dirasa penuh maka polisi akan mengambil langkah diskresi.

"Artinya jika memang sudah melebihi kapasitas maksimal yang ditentukan dengan tidak mengurangi rasa hormat kita akan melaksanakan kegiatan-kegiatan pengendalian agar tidak terjadi tumpukan-tumpukan masyarakat di beberapa tempat wisata yang berpotensi adanya Covid-19," ucapnya.

Iwan menambahkan, penerapan ganjil genap sendiri harusnya sudah dimulai sejak tanggal operasi dilaksakan atau hari ini. Namun pihaknya akan melihat dulu perkembangan situasi terkini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika tempat wisata tersebut sudah menunjukkan eskalasi peningkatan jumlah pengunjung maka akan langsung dilakukan ganjil genap. Untuk kendaraan yang tidak sesuai dengan plat nomor ganjil genap, Iwan memintanya untuk beralih ke kendaraan umum.

"Perlakuan kami terhadap kendaraan yang pada saat hari ditetapkan ganjil atau genap tidak sesuai, kita arahkan untuk jika memungkinkan untuk berganti kendaraan, atau beralih kepada kendaraan umum," pungkasnya. (Andri Prasetiyo/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejagung Kembali Tetapkan Satu Tersangka Kasus Tata Kelola MBG, Seret Pihak Swasta Orang Kepercayaan Sony Sonjaya

Kejagung Kembali Tetapkan Satu Tersangka Kasus Tata Kelola MBG, Seret Pihak Swasta Orang Kepercayaan Sony Sonjaya

Kejaksaan Agung RI kembali menetapkan satu orang tersangka dalam kasus kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gianni Infantino Sayangkan Kegagalan Wasit Somalia Pimpin Piala Dunia Gagal Masuk AS Karena Visa

Gianni Infantino Sayangkan Kegagalan Wasit Somalia Pimpin Piala Dunia Gagal Masuk AS Karena Visa

Somalia, tempat asal wasit Omar Artan menjadi daftar hitam negara yang masuk ke Amerika Serikat. Akibat daftar tersebut, sang wasit tak mendapatkan visa yang membuatnya gagal menjadi wasit Somalia pertama yang memimpin Piala Dunia. 
Siapa Sih Joe Octavianus? Adik Ipar Sarwendah yang Disemprot Ruben Onsu Buntut Biarkan Anak-anak Live TikTok

Siapa Sih Joe Octavianus? Adik Ipar Sarwendah yang Disemprot Ruben Onsu Buntut Biarkan Anak-anak Live TikTok

Berikut profil Joe Octavianus, adik ipar Sarwendah sekaligus suami Wendy Lo yang kena sentil Ruben Onsu akibat Thalia ucap "enggak tahu diri" saat live TikTok.
Mendagri Tito Karnavian Pastikan Kemendagri Dukung Penuh Agenda Prioritas Nasional 2027

Mendagri Tito Karnavian Pastikan Kemendagri Dukung Penuh Agenda Prioritas Nasional 2027

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menegaskan komitmen penuh kementeriannya untuk menyukseskan agenda prioritas nasional pada tahun 2027. 
Jusuf Kalla Temui Presiden Prabowo di Istana, Bahas Investasi Rp70 Triliun Bangun 2.000 MW Energi Hijau

Jusuf Kalla Temui Presiden Prabowo di Istana, Bahas Investasi Rp70 Triliun Bangun 2.000 MW Energi Hijau

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) membawa proposal investasi energi senilai Rp60 triliun hingga Rp70 triliun saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (11/6).
Ramalan Finansial 5 Weton pada 12 Juni 2026: Siapa yang Untung Besar dan Harus Berhemat?

Ramalan Finansial 5 Weton pada 12 Juni 2026: Siapa yang Untung Besar dan Harus Berhemat?

Inilah ramalan finansial dan peruntungan rezeki untuk lima weton terpilih pada tanggal 12 Juni 2026 berikut ini.

Trending

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Pujian Erick Thohir untuk Timnas Indonesia, Sinyal Positif untuk John Herdman dalam Melatih

Selamat untuk Timnas Indonesia yang memenangkan dua pertandingan dalam FIFA Match Day 2026, Erick Thohir pun memberikan respons tak terduga.
Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Gudang Rokok Ilegal di Serang Digerebek, Bea Cukai Sita Total 8,9 Juta Batang Selamatkan Cukai Rp6,67 M

Operasi gabungan antar Bea Cukai Jakarta, Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta, dan Kanwil Bea Cukai Banten berhasil menggagalkan peredaran 8.9 juta batang rokok
Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral Aparat Bubarkan Paksa Aksi Unjuk Rasa Protes Kenaikan Harga BBM, Polisi Angkat Bicara

Viral di media sosial aksi pembubaran massa aksi unjuk rasa oleh aparat kepolisian di kawasan Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (10/6/2026) malam.
Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?

Ramalan Keuangan Zodiak 12 Juni 2026: Siapa yang Bakal Bawa Pulang Cuan Hari Ini?

Ramalan keuangan zodiak 12 Juni 2026 untuk 12 rasi bintang sudah hadir. Cek zodiakmu hari ini, siapa yang bawa pulang cuan dan siapa yang perlu tahan diri dulu!
Perluas Literasi Jaminan Sosial bagi Pekerja, Bambang Joko Sutarto Dorong Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan BPD DIY

Perluas Literasi Jaminan Sosial bagi Pekerja, Bambang Joko Sutarto Dorong Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan BPD DIY

Demi memperluas literasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja Indonesia khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, BPJS Ketenagakerjaan menggandeng Bank BPD DIY.
Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam Mendadak Sindir soal Kecurangan usai Kalah Lawan Timnas Indonesia U19 dan Tersingkir dari AFF U19 2026

Media Vietnam tiba-tiba menyindir soal penggunaan taktik curang usai timnya tersingkir dari Piala AFF U19 2026 gara-gara kalah melawan Timnas Indonesia U19.
Tanggapi Keresahan soal Penyusutan Skor Pendaftar PCMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Tanggapi Keresahan soal Penyusutan Skor Pendaftar PCMB Jabar, Dedi Mulyadi Minta Orang Tua Siswa Tidak Panik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi keresahan publik soal penyusutan skor pendaftar dalam sistem Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) Jawa Barat 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT