GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Joget Dangkong Tetap Tegak di Tengah Badai Moderenisasi

Joget Dangkong juga merupakan tarian pergaulan bagi masyarakat melayu pesisir di Kepulauan Riau. Ciri khas Joget Dangkong ini adalah penari dan pengebeng yang menari dengan sesuka hati.
Minggu, 1 September 2024 - 13:50 WIB
Betandak Dangkong.
Sumber :
  • Istimewa

Karimun, tvOnenews.com - Dangkong menjadi sebuah interaksi kesenian pergaulan rakyat yang tumbuh dari dasar elemen sosial. Kehadiran dangkong menciptakan ruang publik yang mempertemukan semua lapisan masyarakat, dari level umum maupun khusus.

“Menandakan bahwa kebudayaan membuat kita lebih bahagia,” ungkap Jumhari, Kepala Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah IV Direktorat Jendral kebudayaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesenian Dangkong melaui kegiatan Betandak Dangkong kembali digelar di Karimun, Kepulauan Riau pada, Jumat 30/8/2024. Ini merupakan penyelenggaraan kedua kalinya, di mana tahun sebelumnya diselenggarakan di Gang Awang Nur Karimun. Kesenian ini mampu mengobati kerinduan akan suasana tradisional dan tradisi Melayu itu sendiri.

Ba'da Isya selesai, masyarakat Karimun berduyun menuju Lapangan Leho yang tidak jauh dari Jembatan Sanur Karimun, mereka berkumpul dengan setelan baju kurung Melayu terbaiknya. Tidak berselang lama, puluhan penari konvoi melewati barisan penonton. Para penari terhimpun tidak hanya dari pulau Karimun, ada juga dari Kabupaten/Kota di Provinsi Kepulauan Riau, Sumatera, Bali bahkan dari negeri jiran Singapura dan Malaysia.

Tabuh gendang dan bunyi gong menjadi nyawa tarian ini dan menginspirasi terbentuknya nama Dangkong. Biola dan akordeon juga ikut mengiringi hampir di semua tarian dan joget. Latar panggung kotak palet bekas sayur dan buah yang disusun acak membawa siapa saja yang hadir merasakan kejayaan perdagangan laut di kepulauan ini.

Pada tahun 2015 silam, Joget Dangkong diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementrian Kebudayaan RI. Joget Dangkong awalnya merupakan hiburan keliling yang disajikan di perkampungan nelayan Melayu. 
Joget Dangkong juga merupakan tarian pergaulan bagi masyarakat melayu pesisir di Kepulauan Riau. Ciri khas Joget Dangkong ini adalah penari dan pengebeng yang menari dengan sesuka hati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Betandak Dangkong yang digelar malam ini mengembalikan dalam khasanah aslinya yaitu tari pergaulan. Kegiatan ini juga membuktikan ekosistem Dangkong mampu menembus teritorinya terbukti dari keikutsertaan Penari dari Malaysia dan Singapura dan seterusnya akan menjadi diplomasi budaya (cultural bridging) antar negeri jiran,” ungkap Jumhari.

Jumhari juga mengungkap rasa bangganya terhadap komunitas sanggar yang dibangun oleh anak-anak milenial. Komunitas ini juga terbentuk atas dasar kesadaran dalam melestarikan kebudayaan Joget Dangkong hingga Dangkong tetap tegak di tengah badai moderenisasi.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gojek Resmi Ubah Skema Bagi Hasil GoRide, Driver Kini Dapat 92 Persen

Gojek Resmi Ubah Skema Bagi Hasil GoRide, Driver Kini Dapat 92 Persen

Gojek resmi mengubah skema bagi hasil GoRide menjadi 92 persen untuk driver dan 8 persen untuk perusahaan mengikuti Perpres Nomor 27 Tahun 2026.
Mahasiswi Teknik Unhas Ditemukan Meninggal di Area Kampus Gowa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Korban

Mahasiswi Teknik Unhas Ditemukan Meninggal di Area Kampus Gowa, Polisi Selidiki Penyebab Kematian Korban

Kabar duka menyelimuti lingkungan Fakultas Teknik Unhas Gowa. Seorang mahasiswi Departemen Teknik Arsitektur 2024 berinisial PTJ ditemukan tewas di area kampus
Siapkan Kejutan untuk F1 GP Kanada 2026, Mercedes Dikabarkan akan Lakukan Upgrade Besar di Montreal

Siapkan Kejutan untuk F1 GP Kanada 2026, Mercedes Dikabarkan akan Lakukan Upgrade Besar di Montreal

Mercedes dilaporkan tengah bersiap menghadirkan pembaruan signifikan pada mobil mereka untuk gelaran F1 GP Kanada 2026 akhir pekan ini.
Dedi Mulyadi soal Cara Atasi Kemiskinan: Pemerintahnya Belanjanya Efisien, Tidak Dipakai Jalan-jalan Pejabat

Dedi Mulyadi soal Cara Atasi Kemiskinan: Pemerintahnya Belanjanya Efisien, Tidak Dipakai Jalan-jalan Pejabat

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, kembali mencuri perhatian saat melakukan blusukan ke kawasan Pasar Cicadas, Kota Bandung, yang mulai sepi aktivitas perdagangan.
Manajemen Casbar Minta Kejelasan Proses Perizinan Usaha ke DPMPTSP Jatim

Manajemen Casbar Minta Kejelasan Proses Perizinan Usaha ke DPMPTSP Jatim

Manajemen operasional tempat hiburan malam Casbar mendatangi Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur
Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional, Lamhot Sinaga dan PARBI Fokus Majukan Pariwisata Danau Toba

Tona Sian Huta Angkat Opera Batak ke Panggung Nasional, Lamhot Sinaga dan PARBI Fokus Majukan Pariwisata Danau Toba

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga menegaskan bahwa gelaran Tona Sian Huta – Opera dan Konser Musik yang akan berlangsung pada 11 Juli 2026 di Gedung

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Tak Cukup Rekrut Sahabat Megawati Hangestri, Pink Spiders Makin Garang Usai Datangkan Pevoli Kuba

Pink Spiders semakin menunjukkan ambisinya jelang musim baru setelah merekrut Yensy Kindelán, usai sebelumnya juga mendatangkan sahabat Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT